Senin, 23 Jul 2018
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Desak PDAM Tingkatkan Kualitas Air

Senin, 16 Apr 2018 15:27 | editor : Abdul Basri

SANTAI: Warga berada di depan kantor PDAM Pamekasan Minggu (15/6).

SANTAI: Warga berada di depan kantor PDAM Pamekasan Minggu (15/6). (MOH. ALI MUHSIN/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Kualitas air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan masih dikeluhkan. Air PDAM belum layak minum. Padahal, semestinya air PDAM bisa dikonsumsi pelanggan.

”Perlu ada standardisasi kualitas air PDAM agar layak konsumsi,” kata Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik. Politikus Partai Nasdem itu menjelaskan, kenaikan tarif air PDAM harus diikuti dengan peningkatan pelayanan dan kualitas air.

Dengan demikian, pelanggan PDAM bisa puas. Bahkan, tidak akan dipermasalahkan jika tarif kembali dinaikkan pada tahun-tahun berikutnya. ”Yang penting standar air betul-betul sesuai dengan harapan kita bersama, bisa diminum,” tegasnya.

Apik melanjutkan, selain membayar ke PDAM, pelanggan masih mengeluarkan biaya untuk membeli air galon. Padahal jika air PDAM layak konsumsi, pelanggan tidak perlu lagi membeli air untuk diminum.

”Satu galon harganya Rp 3 ribu–Rp 15 ribu. Dikalikan dalam satu bulan, kan banyak. Lain lagi pelanggan harus membayar air PDAM. Karena itu, kami mendesak air PDAM juga layak dikonsumsi,” terangnya.

Direktur PDAM Pamekasan Agoes Bachtiar mengakui bahwa untuk saat ini PDAM belum bisa untuk menjadikan air PDAM layak minum. Di Jatim hanya ada satu atau dua air PDAM yang bisa diminum. Itu pun ada zona-zonanya.

”Sangat sulit air PDAM layak minum. Tergantung pada pengolahan dan treatment. Surabaya juga belum. Tapi kami akan mengupayakan secara bertahap,” janji dia.

(mr/sin/hud/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia