Rabu, 18 Jul 2018
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

PKB Klaim Solid Dukung Gus Ipul

Mustasyar Luruskan Dukungan ke Khofifah

Selasa, 20 Mar 2018 03:01 | editor : Abdul Basri

YAKIN MENANG: Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul saat berkunjung ke Sumenep beberapa waktu lalu.

YAKIN MENANG: Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul saat berkunjung ke Sumenep beberapa waktu lalu. (MUSTAJI/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep sempat diterpa kabar tak sedap. Pasalnya, salah satu dewan mustasyar partai berlambang bumi dikelilingi bintang sembilan itu, yakni KH Taufikurrahman FM, dikabarkan mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Padahal secara struktural, PKB sudah merekomendasi paslon Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Bahkan mengemuka informasi bahwa kekuatan PKB Sumenep keropos. Mengingat, kiai-kiai berpengaruh justru mengambil sikap berbeda dengan keputusan partai. Informasi itu ditanggapi Wakil Sekretaris DPC PKB Sumenep M. Khalqi KR.

Menurut Khalqi, dukungan KH Taufikurrahman FM terhadap Khofifah tidak akan berdampak signifikan terhadap mesin partai. Sebab, posisi Kiai Taufik hanya mustasyar di PKB. Dalam struktural PKB, mustasyar bukanlah pihak yang memiliki kebijakan dan tidak termasuk unsur pengurus harian partai.

”Kiai Taufik posisinya mustasyar yang dalam kepengurusan PKB tidak termasuk pengurus inti. Pengurus harian itu dari dewan syuro sampai dewan tanfidz,” kata Khalqi. ”Jadi, Kiai Taufik yang mengambil jalan berbeda itu adalah hak pribadi beliau. Sementara garis keputusan partai sudah jelas mendukung Gus Ipul-Puti,” tegasnya.

Khalqi meyakini pilihan Kiai Taufik mendukung Khofifah tidak berkaitan dengan kapasitas dirinya sebagai Rois Syuriah PC NU Sumenep. Sebab dalam berkali-kali pertemuan, ulama asal Kecamatan Lenteng, Sumenep, itu selalu menekankan agar NU netral. Dua cagub Jatim sama-sama berlatar belakang NU.

”Tapi, nyatanya beliau sendiri tidak netral. Jadi, sebagai pribadi itu hak beliau. Sebagai pilihan itu sah,” jelas Khalqi. ”Tapi kemudian bahwa PKB mulai keropos, tidak. Karena PKB ke bawah sudah sangat jelas. Dari DPC hingga ranting sudah digerakkan,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, KH Taufikurrahman FM membenarkan pernah berstatemen mendukung pencalonan Khofifah sebagai Cagub Jatim 2018. Akan tetapi, menurut dia, dukungan itu hanya bersifat pribadi. Tidak ada kaitannya dengan PKB ataupun NU.

Bahkan, kata dia,, dukungan itu disampaikan karena Khofifah bertamu ke rumah Kiai Taufik. Sebagai tuan rumah, lanjut dia, sudah seharusnya menghormati tamu. Pernyataan tersebut juga tidak untuk dikonsumsi publik secara umum, melainkan hanya orang yang hadir di sana.

”Khofifah ke rumah, saya sebagai tuan rumah menyambut. Saya mendukung secara pribadi saya, seperti itu. Seandainya Gus Ipul ke rumah saya, saya juga akan mengatakan begitu,” katanya.

Sebagai sesepuh NU, Kiai Taufik memastikan dirinya mendukung kedua cagub, baik Khofifah ataupun Gus Ipul. ”Mendukung dua-duanya. Saya tidak mau ikut-ikutan,” tukas dia.

(mr/mam/hud/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia