alexametrics
23.1 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Putri Indonesia Janji Promosikan Batik Sumenep

SUMENEP – Putri Indonesia Kezia Roslin Cikita Warouw berkunjung ke Bumi Sumekar, Jumat (8/12). Pada kesempatan itu, mantan Duta Sulawesi Utara tersebut banyak berbicara tentang batik. Batik Sumenep tidak kalah saing untuk dipromosikan hingga internasional.

Sebagai putri Indonesia, dirinya wajib mengenalkan dan mempromosikan potensi Indonesia. Batik Sumenep yang merupakan khas daerah dinilai tidak kalah saing dengan batik daerah lain. Bahkan dinilai layak bersaing.

”Kami akan mempromosikan batik Sumenep di tingkat nasional bahkan internasional. Di Indonesia banyak sekali kerajinan batik yang sama-sama bagus. Tentunya batik Sumenep mempunyai ciri khas khusus yang berbeda dengan daerah lain,” ucapnya.

Dirinya akan melihat langsung kerajinan batik. Selama event Sumenep Batik Festival 2017, perempuan yang akrab disapa Keke ini akan mengenakan pakaian berbahan batik. Kehadirannya didampingi desainer nasional Anaz Khairunnas.

Baca Juga :  Perempuan Itu Penyayang dan Ngemong

Kedatangannya ke Sumenep juga dalam rangka mengenal potensi pariwisata. Sebagai Putri Indonesia dirinya akan mengetahui lebih banyak kebudayaan dan potensi alam. Setelah itu, promosi potensi daerah akan dilakukan.

Perempuan yang hobi traveling tersebut mengaku sangat banyak potensi batik dan wisata di Indonesia. Dirinya berkomitmen mengenalkan semua potensi itu. Dia berharap potensi tersebut terus dikembangkan.

Desainer yang dipercaya Putri Batik Indonesia Anaz Khairunnas menambahkan, batik Sumenep sudah bagus. Namun perlu promosi dan pengembangan produksi. ”Secara promosi masih kalah dengan batik di luar. Kami harap juga didukung dengan pengembangan potensi yang lebih baik,” ucap laki-laki asal Sumenep tersebut.

Beberapa karyanya selalu menyertakan batik Sumenep sebagai upaya promosi. ”Kebetulan orang tua saya salah satu perajin batik. Dalam karya kami selalu tampilkan batik Sumenep. Saya ingin batik Sumenep lebih banyak dipakai semua orang,” ucap desainer yang karyanya akan digunakan 38 finalis Putri Indonesia 2017.

Baca Juga :  Suarakan Anti Kekerasan Seksual

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Mien Ahmad Rifai mengatakan, batik Sumenep mempunyai ciri khas. Karena itu, wajib dikembangkan dan dipromosikan sebagai bagian potensi kerajinan Indonesia. ”Tidak hanya batik Sumenep yang akan dipromosikan. Tapi, lebih pada potensi batik Madura satu kesatuan,” imbuhnya.

Humas Pelaksana Event Sumenep Batik Festival 2017 Ibnu Hajar mengatakan, dalam lomba desainer batik menggunakan tema Batik Sekar Jagat. Motif batik tersebut merupakan salah satu motif keraton Sumenep. ”Event ini sebagai upaya meningkatkan potensi batik di Sumenep,” katanya.

SUMENEP – Putri Indonesia Kezia Roslin Cikita Warouw berkunjung ke Bumi Sumekar, Jumat (8/12). Pada kesempatan itu, mantan Duta Sulawesi Utara tersebut banyak berbicara tentang batik. Batik Sumenep tidak kalah saing untuk dipromosikan hingga internasional.

Sebagai putri Indonesia, dirinya wajib mengenalkan dan mempromosikan potensi Indonesia. Batik Sumenep yang merupakan khas daerah dinilai tidak kalah saing dengan batik daerah lain. Bahkan dinilai layak bersaing.

”Kami akan mempromosikan batik Sumenep di tingkat nasional bahkan internasional. Di Indonesia banyak sekali kerajinan batik yang sama-sama bagus. Tentunya batik Sumenep mempunyai ciri khas khusus yang berbeda dengan daerah lain,” ucapnya.


Dirinya akan melihat langsung kerajinan batik. Selama event Sumenep Batik Festival 2017, perempuan yang akrab disapa Keke ini akan mengenakan pakaian berbahan batik. Kehadirannya didampingi desainer nasional Anaz Khairunnas.

Baca Juga :  Rifanissa Eka Pratiwi Jaga Martabat Perempuan

Kedatangannya ke Sumenep juga dalam rangka mengenal potensi pariwisata. Sebagai Putri Indonesia dirinya akan mengetahui lebih banyak kebudayaan dan potensi alam. Setelah itu, promosi potensi daerah akan dilakukan.

Perempuan yang hobi traveling tersebut mengaku sangat banyak potensi batik dan wisata di Indonesia. Dirinya berkomitmen mengenalkan semua potensi itu. Dia berharap potensi tersebut terus dikembangkan.

Desainer yang dipercaya Putri Batik Indonesia Anaz Khairunnas menambahkan, batik Sumenep sudah bagus. Namun perlu promosi dan pengembangan produksi. ”Secara promosi masih kalah dengan batik di luar. Kami harap juga didukung dengan pengembangan potensi yang lebih baik,” ucap laki-laki asal Sumenep tersebut.

Beberapa karyanya selalu menyertakan batik Sumenep sebagai upaya promosi. ”Kebetulan orang tua saya salah satu perajin batik. Dalam karya kami selalu tampilkan batik Sumenep. Saya ingin batik Sumenep lebih banyak dipakai semua orang,” ucap desainer yang karyanya akan digunakan 38 finalis Putri Indonesia 2017.

Baca Juga :  Perempuan Itu Penyayang dan Ngemong

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Mien Ahmad Rifai mengatakan, batik Sumenep mempunyai ciri khas. Karena itu, wajib dikembangkan dan dipromosikan sebagai bagian potensi kerajinan Indonesia. ”Tidak hanya batik Sumenep yang akan dipromosikan. Tapi, lebih pada potensi batik Madura satu kesatuan,” imbuhnya.

Humas Pelaksana Event Sumenep Batik Festival 2017 Ibnu Hajar mengatakan, dalam lomba desainer batik menggunakan tema Batik Sekar Jagat. Motif batik tersebut merupakan salah satu motif keraton Sumenep. ”Event ini sebagai upaya meningkatkan potensi batik di Sumenep,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Saat Mondok Jualan Permen

Putri Guru Ngaji Penyuka Seni

Suarakan Anti Kekerasan Seksual

Perempuan Harus Berpendidikan

Most Read

Pengunjung Jumiang Terus Menyusut

Buku RTH Gladak Anyar Dibakar

Artikel Terbaru

/