Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ra Jali Maju Nyaleg dari Partai Hanura

Abdul Basri • Selasa, 16 Mei 2023 | 23:35 WIB
Ra Jali, Cicit Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan. (JALI UNTUK JPRM)
Ra Jali, Cicit Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan. (JALI UNTUK JPRM)
BANGKALANRadarMadura.id – Kontestasi politik pada Pemilu 2024 semakin menarik diikuti. Terutama, pada pemilihan legislatif (pileg) di Kabupaten Bangkalan.

Tidak sedikit pendatang baru bermunculan. Salah satunya, bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Hanura. Dia adalah Ra Jali yang diketahui merupakan cicit Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan.

Ra Jali mantap maju sebagai bacaleg dari daerah pemilihan (dapil) 2, yakni Kecamatan Klampis, Geger, dan Sepulu. Putra Ra Bir Aly Kholilur Rahman itu menjadi representasi anak muda.

Dia cukup dikenal di tengah-tengah masyarakat. Sebab, ayahnya, Ra Bir Aly, merupakan putra ulama nyentrik, Ra Lilur (Kholilur Rahman). Ra Lilur adalah cicit langsung dari Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan.

Kini Ra Jali baru genap berusia 24 tahun. Meski terbilang muda, Ra Jali ingin berkontribusi untuk kemajuan Bangkalan melalui jalur politik.

Dalam pencalonannya sebagai bacaleg, Ra Jali mendapatkan nomor urut 2 dari partai besutan H. Wiranto itu. ”Tahun ini saya bergabung ke Partai Hanura. Alhamdulillah setelah mendaftar ke KPU, saya mendapatkan nomor urut dua,” katanya kemarin (16/5).

Menurut dia, pada pemilu kali ini, pihaknya maju dari dapil 2.  Dia mengaku sangat yakin terpilih. Apalagi, niat nyaleg tidak lepas karena ingin memberikan kontribusi yang baik untuk Bangkalan. Selain itu, ingin membuktikan bahwa anak muda juga bisa berpartisipasi dalam politik praktis.

”Karena masyarakat mengira ulama itu untuk ditakuti dan disegani. Padahal bukan begitu, saya ingin masyarakat mencintai saya dan saya bisa bermanfaat untuk masyarakat, terutama di dapil saya nanti,” ucapnya.

Dia menyatakan, maju menjadi kandidat bacaleg di usia yang masih milenial tentu bukan tanpa alasan. Namun, pihaknya  ingin membuktikan bahwa anak muda juga memiliki nilai juang.

”Saya ingin memperjuangkan kaum milenial. Saya ingin membuktikan bahwa kaum milenial juga bisa terjun ke dunia politik dan tidak memandang usia,” tandasnya. (ay/daf/par)

  Editor : Abdul Basri
#Pemilu 2024 #hanura bangkalan #pileg #bacaleg #pendaftaran bacaleg