PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk legislatif di Kabupaten Pamekasan sedang berjalan.
Namun, caleg yang diprediksi mendapat kursi DPRD Pamekasan mulai bermunculan.
Data yang dihimpun JPRM, partai politik (parpol) terkuat yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Partai berlambang Kakbah ini diprediksi bakal meraup 10 kursi.
Disusul Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang (PBB) masing-masing 6 kursi. Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersaing dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pamekasan Wasirul Jihad optimistis partainya bisa meraih kursi terbanyak.
Meski begitu, dia menunggu hasil penghitungan atau rekapitulasi selesai. Baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. ”Tunggu hasil penghitungan saja, ya,” katanya Rabu (21/2).
Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan Ismail menyampaikan, pemilu kali ini berbeda dibandingkan pemilu sebelumnya.
Tahun ini persaingan perebutan kursi dewan disebut lebih keras. Partainya harus berjuang keras mendapat suara masyarakat.
Ismail enggan berspekulasi terkait potensi raihan kursi pada pemilu kali ini.
Sebab, dia memandang poros politik di Pamekasan berbeda dengan tiga kabupaten lain di Madura. Di Bumi Gerbang Salam, kata dia, politik lebih dinamis.
”Perjuangan kami sangat ekstra di masyarakat. Setiap dapil kami semua bersaing dengan fair,” tuturnya.
Ditanya target kursi legislatif, Ismail menyebut partainya realistis. Jika mengacu pada target awal yakni 7 kursi.
Namun, dalam prosesnya, dia ingin partai minimal meraih satu kursi di setiap dapil.
”Kalau target kami realistis. Minimal kami bisa memenangkan satu kursi di setiap dapil,” ujarnya.
JPRM berupaya meminta tanggapan dari Ketua DPC PKB Pamekasan Ali Wafa Subki dan Ketua DPC PBB Pamekasan Hamdi.
Namun, yang bersangkutan belum bersedia memberikan tanggapan terkait perolehan sementara kursi caleg.
Sementara itu, pengamat politik asal Pamekasan Imadoeddin mengatakan, PPP di Pamekasan termasuk partai besar. Hal itu harus diakui.
Karena itu, maklum jika memiliki target-target ideal dan selalu keluar sebagai pemenang.
Pria yang karib disapa Imad itu menjelaskan, basis dukungan utama dari PPP adalah para alim ulama.
Sementara, masyarakat memiliki kepercayaan besar untuk ikut dengan dukungan ulama. ”Pemilu sebelumnya, mereka (PPP) meraih kursi terbanyak. Itu luar biasa,” jelasnya. (di/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia