alexametrics
25.1 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Retribusi Minus Rp 3 M

BANGKALAN – Realisasi pajak daerah melebihi target. Namun, retribusi daerah perlu digenjot lagi karena masih jauh dari target. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan Ismet Effendi mengutarakan, sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak dan retribusi sejauh ini masih bagus. Hanya, retribusi daerah harus dioptimalkan. Sebab, sampai sekarang baru 81,8 persen atau masih kurang Rp 3.058.032.688. 

”Kalau retribusi berkaitan dengan OPD (organisasi perangkat daerah) lain, kami hanya di pajak yang melakukan penagihan,” kata Ismet kemarin (30/12). 

Menurut Ismet, tercapainya target retribusi daerah bergantung pada OPD. Sebab, waktu yang tersedia tinggal sehari lagi. ”Kami mohon kerja sama OPD yang lain,” pintanya. 

Baca Juga :  Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, TRK Belum Sumbang PAD

Namun, meski retribusi daerah tidak mencapai target, itu masih ditutupi sumber pemasukan lain sehingga tidak terlalu jadi masalah. Hanya, kalau bisa 100 persen semua. ”Kan banyak sumber PAD. Salah satunya, retribusi. Misalnya tidak sesuai target capaiannya, kan ada pemasukan yang lain,” ujarnya. 

Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyatakan, tidak ada alasan untuk tidak mencapai target. Sebab, target itu diseuaikan dengan kemampuan OPD. Apabila ternyata dalam praktiknya melenceng, berarti perlu dievaluasi oleh bupati. 

”Harus jadi evaluasi, sumber pemasukan apa saja yang tak target. Sebab, di dalamnya pasti ada problem,” desak politikus PDI Perjuangan itu. 

- Advertisement -

BANGKALAN – Realisasi pajak daerah melebihi target. Namun, retribusi daerah perlu digenjot lagi karena masih jauh dari target. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan Ismet Effendi mengutarakan, sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak dan retribusi sejauh ini masih bagus. Hanya, retribusi daerah harus dioptimalkan. Sebab, sampai sekarang baru 81,8 persen atau masih kurang Rp 3.058.032.688. 

”Kalau retribusi berkaitan dengan OPD (organisasi perangkat daerah) lain, kami hanya di pajak yang melakukan penagihan,” kata Ismet kemarin (30/12). 


Menurut Ismet, tercapainya target retribusi daerah bergantung pada OPD. Sebab, waktu yang tersedia tinggal sehari lagi. ”Kami mohon kerja sama OPD yang lain,” pintanya. 

Baca Juga :  Timgar-Banggar Memanas

Namun, meski retribusi daerah tidak mencapai target, itu masih ditutupi sumber pemasukan lain sehingga tidak terlalu jadi masalah. Hanya, kalau bisa 100 persen semua. ”Kan banyak sumber PAD. Salah satunya, retribusi. Misalnya tidak sesuai target capaiannya, kan ada pemasukan yang lain,” ujarnya. 

Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyatakan, tidak ada alasan untuk tidak mencapai target. Sebab, target itu diseuaikan dengan kemampuan OPD. Apabila ternyata dalam praktiknya melenceng, berarti perlu dievaluasi oleh bupati. 

”Harus jadi evaluasi, sumber pemasukan apa saja yang tak target. Sebab, di dalamnya pasti ada problem,” desak politikus PDI Perjuangan itu. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/