alexametrics
29.9 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Bisa Timbulkan Perpecahan, Menkominfo Ajak Pekerja Media Perangi Hoaks

YOGYAKARTA – Maraknya berita bohong atau hoaks saat ini menjadi atensi serius Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Dia mengajak semua pihak di negeri ini, termasuk kalangan pekerja media untuk memerangi hoaks.

Pasalnya, hoaks sangat berbahaya. Bahkan bisa menimbulkan perpecahan bangsa. Memerangi hoaks, kata Rudiantara, tidak maksimal jika hanya dilakukan pemerintah. Dibutuhkan peran dari pekerja media dan setiap warga negeri ini.

”Peran jurnalis sangat besar, terutama media arus utama,” kata Rudiantara saat menjadi key note speaker di Workshop Pendidikan Peningkatan Kesadaran Bela Negara Pekerja Media tingkat Nasional di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Yogyakarta, Rabu (27/3).

Baca Juga :  Tokoh Madura Titip Angka 35

Menurut Rudiantara, bela negera tidak hanya berbentuk fisik seperti angkat senjata. Tetapi juga non fisik. ”Bela negara menjadi kewajiban kita. Pemerintah melihatnya, menjaga negara ini tidak hanya fisik, tapi juga non fisik,” jelas menteri kelahiran Bogor itu.

Dijelaskan, perkembangan dunia digital sangat pesat. Karena itu, Rudiantara mengingatkan insan pers terus berpegang teguh pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Sehingga, informasi yang disajikan bisa mencerdaskan dan menumbuhkan semangat bela negara.

- Advertisement -

YOGYAKARTA – Maraknya berita bohong atau hoaks saat ini menjadi atensi serius Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Dia mengajak semua pihak di negeri ini, termasuk kalangan pekerja media untuk memerangi hoaks.

Pasalnya, hoaks sangat berbahaya. Bahkan bisa menimbulkan perpecahan bangsa. Memerangi hoaks, kata Rudiantara, tidak maksimal jika hanya dilakukan pemerintah. Dibutuhkan peran dari pekerja media dan setiap warga negeri ini.

”Peran jurnalis sangat besar, terutama media arus utama,” kata Rudiantara saat menjadi key note speaker di Workshop Pendidikan Peningkatan Kesadaran Bela Negara Pekerja Media tingkat Nasional di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Yogyakarta, Rabu (27/3).

Baca Juga :  Pilkada Bangkalan, Ra Bir Aly Maju Jalur Parpol


Menurut Rudiantara, bela negera tidak hanya berbentuk fisik seperti angkat senjata. Tetapi juga non fisik. ”Bela negara menjadi kewajiban kita. Pemerintah melihatnya, menjaga negara ini tidak hanya fisik, tapi juga non fisik,” jelas menteri kelahiran Bogor itu.

Dijelaskan, perkembangan dunia digital sangat pesat. Karena itu, Rudiantara mengingatkan insan pers terus berpegang teguh pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Sehingga, informasi yang disajikan bisa mencerdaskan dan menumbuhkan semangat bela negara.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/