alexametrics
29.5 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Ra Bir Aly: Bangkalan Harus Bersih Narkoba

BANGKALAN – Kedatangan Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. Budi Waseso ke Universitas Trunojoyo Madura (UTM) membawa dampak baik. Banyak tokoh ingin terlibat dalam pemberantasan narkotika. Salah satunya bakal calon bupati (bacabup) 2018–2023 KH R. Bir Aly bin KH Cholilurrohman (Ra Lilur, Red).

Ra Bir Aly mengatakan, selama ini Bangkalan kerap menjadi daerah potensial peredaran narkoba. Karena itu, semua pihak harus ikut sama-sama memberangus barang haram tersebut. Kepolisian harus dibantu dalam memerangi jaringan tak terpuji itu.

”Bangkalan harus bersih dari barang haram. Kembalikan Bangkalan ke marwahnya, yakni kota santri. Bukan kota sabu,” tegasnya.

Anggota DPRD Bangkalan itu menyampaikan, hasil pertemuannya dengan kepala BNN RI, banyak hal yang bisa dipetik. Ketika nanti ditakdirkan bisa memimpin Bangkalan tahun mendatang, pihaknya mengaku akan mengaktifkan kembali BNNK.

Baca Juga :  Wabup Pamekasan Ingatkan PNS Bertanggung Jawab

”Dalam jangka panjang, kami akan galakkan lagi BNNK. BNNK harus hidup. Sebab, kehadirannya sangat dibutuhkan untuk pemberantasan narkoba di Bangkalan,” terangnya.

Dia mengakui, upaya ini tidak sepenuhnya membersihkan total peredaran narkoba. Namun, setidaknya bisa mempersempit gerak para pemasok untuk mengedarkan narkoba di Bangkalan. ”Harus dipersempit langkah mereka,” ucapnya.

Apabila kondisi ini dibiarkan, akan berdampak buruk pada generasi muda. ”Pasti hancur. Makanya, harus segera diantisipasi,” tuturnya. Terlebih, penyalahgunaan narkoba tidak memandang umur, jabatan, dan lainnya. Sekali pernah mengonsumsi barang haram bisa kecanduan. ”Karena itu harus segera diantisipasi sejak dini,” tandasnya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Kedatangan Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Drs. Budi Waseso ke Universitas Trunojoyo Madura (UTM) membawa dampak baik. Banyak tokoh ingin terlibat dalam pemberantasan narkotika. Salah satunya bakal calon bupati (bacabup) 2018–2023 KH R. Bir Aly bin KH Cholilurrohman (Ra Lilur, Red).

Ra Bir Aly mengatakan, selama ini Bangkalan kerap menjadi daerah potensial peredaran narkoba. Karena itu, semua pihak harus ikut sama-sama memberangus barang haram tersebut. Kepolisian harus dibantu dalam memerangi jaringan tak terpuji itu.

”Bangkalan harus bersih dari barang haram. Kembalikan Bangkalan ke marwahnya, yakni kota santri. Bukan kota sabu,” tegasnya.


Anggota DPRD Bangkalan itu menyampaikan, hasil pertemuannya dengan kepala BNN RI, banyak hal yang bisa dipetik. Ketika nanti ditakdirkan bisa memimpin Bangkalan tahun mendatang, pihaknya mengaku akan mengaktifkan kembali BNNK.

Baca Juga :  Bacabup-Bacawabup Bangkalan 2018 Tunggu Restu Partai

”Dalam jangka panjang, kami akan galakkan lagi BNNK. BNNK harus hidup. Sebab, kehadirannya sangat dibutuhkan untuk pemberantasan narkoba di Bangkalan,” terangnya.

Dia mengakui, upaya ini tidak sepenuhnya membersihkan total peredaran narkoba. Namun, setidaknya bisa mempersempit gerak para pemasok untuk mengedarkan narkoba di Bangkalan. ”Harus dipersempit langkah mereka,” ucapnya.

Apabila kondisi ini dibiarkan, akan berdampak buruk pada generasi muda. ”Pasti hancur. Makanya, harus segera diantisipasi,” tuturnya. Terlebih, penyalahgunaan narkoba tidak memandang umur, jabatan, dan lainnya. Sekali pernah mengonsumsi barang haram bisa kecanduan. ”Karena itu harus segera diantisipasi sejak dini,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/