alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Sumpah Jabatan di Pelataran Makam Rato Ebu

SAMPANG – Berakhir sudah drama mutasi jabatan eselon II Sampang. Hari ini Bupati Sampang Slamet Junaidi dijadwalkan mengambil sumpah jabatan para eselon II. Pelantikan ini berjarak tiga bulan dari proses asesmen yang berlangsung pada Juli lalu.

Pj Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan, pelantikan pejabat eselon II ini akan dikonsep berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya diletakkan di pendapa, hari ini akan digelar di pelataran Makam Rato Ebu, Kampung Madegan, Kelurahan Polagan, Sampang. Sengaja dipilih tempat tersebut karena memiliki nilai historis dan sakral.

”Ya, besok (hari ini, Red) pelantikan. Insyaallah di pelataran kompleks Makam Rato Ebu, Madegan,” jelas Yuliadi Setiawan kemarin (24/10).

Ada beberapa alasan mengapa pelantikan digelar di pelataran Makam Rato Ebu, Madegan. Pertama, bupati ingin memberikan nuansa yang berbeda. Apalagi, Madegan memang memiliki sejarah panjang tentang perjalanan pemerintahan Sampang.

Baca Juga :  Paslon Jihad Yakin Raih Dukungan Masyarakat

”Di Madegan ini kan dulu merupakan tempat kerajaan Sampang. Setidaknya, belajar mengingat kembali bahwa dulu Madegan itu tempat aktivitas kerajaan,” jelasnya.

”Kedua, di sini kan memang menjadi tempat sumpah dan sebagainya. Barangkali ada jalinan rohani dan lain sebagainya,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Sampang Fadol menyambut baik pelantikan di tempat sakral itu. Menurutnya, pelataran Makam Rato Ebu memang terkenal sebagai tempat sakral. Bahkan, puluhan tahun yang lalu di tempat itu dijadikan lokasi sumpah pocong.

”Ya mungkin Bapak Bupati ingin agar para pejabat eselon II itu benar-benar menjalankan sumpah jabatannya dengan baik,” kata politikus PKB itu. ”Bapak Bupati menginginkan penataan birokrasi yang lebih baik. Salah satunya ya melalui pengambilan sumpah di tempat yang sakral itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  KPU Akui Ada Selisih 16.570 Pemilih

Kepada para eselon II yang akan dilantik, dia meminta untuk bekerja dengan optimal. Apa yang menjadi visi misi bupati hendaknya bisa diterjemahkan menjadi program-program nyata. Pejabat eselon II menurutnya punya andil besar atas sukses tidaknya pemerintahan di masa-masa yang akan datang.

”Saya tidak tahu komposisinya seperti apa. Siapa menjabat apa. Tapi, karena proses seleksinya ini sudah berlangsung tiga bulan, pasti Bapak Bupati sudah punya pertimbangan yang matang dalam menempatkan pejabat eselon II,” tukasnya.

SAMPANG – Berakhir sudah drama mutasi jabatan eselon II Sampang. Hari ini Bupati Sampang Slamet Junaidi dijadwalkan mengambil sumpah jabatan para eselon II. Pelantikan ini berjarak tiga bulan dari proses asesmen yang berlangsung pada Juli lalu.

Pj Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan, pelantikan pejabat eselon II ini akan dikonsep berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya diletakkan di pendapa, hari ini akan digelar di pelataran Makam Rato Ebu, Kampung Madegan, Kelurahan Polagan, Sampang. Sengaja dipilih tempat tersebut karena memiliki nilai historis dan sakral.

”Ya, besok (hari ini, Red) pelantikan. Insyaallah di pelataran kompleks Makam Rato Ebu, Madegan,” jelas Yuliadi Setiawan kemarin (24/10).


Ada beberapa alasan mengapa pelantikan digelar di pelataran Makam Rato Ebu, Madegan. Pertama, bupati ingin memberikan nuansa yang berbeda. Apalagi, Madegan memang memiliki sejarah panjang tentang perjalanan pemerintahan Sampang.

Baca Juga :  Panwaslu Bangkalan Panggil Guru dan Kades

”Di Madegan ini kan dulu merupakan tempat kerajaan Sampang. Setidaknya, belajar mengingat kembali bahwa dulu Madegan itu tempat aktivitas kerajaan,” jelasnya.

”Kedua, di sini kan memang menjadi tempat sumpah dan sebagainya. Barangkali ada jalinan rohani dan lain sebagainya,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Sampang Fadol menyambut baik pelantikan di tempat sakral itu. Menurutnya, pelataran Makam Rato Ebu memang terkenal sebagai tempat sakral. Bahkan, puluhan tahun yang lalu di tempat itu dijadikan lokasi sumpah pocong.

”Ya mungkin Bapak Bupati ingin agar para pejabat eselon II itu benar-benar menjalankan sumpah jabatannya dengan baik,” kata politikus PKB itu. ”Bapak Bupati menginginkan penataan birokrasi yang lebih baik. Salah satunya ya melalui pengambilan sumpah di tempat yang sakral itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  KPU Akui Ada Selisih 16.570 Pemilih

Kepada para eselon II yang akan dilantik, dia meminta untuk bekerja dengan optimal. Apa yang menjadi visi misi bupati hendaknya bisa diterjemahkan menjadi program-program nyata. Pejabat eselon II menurutnya punya andil besar atas sukses tidaknya pemerintahan di masa-masa yang akan datang.

”Saya tidak tahu komposisinya seperti apa. Siapa menjabat apa. Tapi, karena proses seleksinya ini sudah berlangsung tiga bulan, pasti Bapak Bupati sudah punya pertimbangan yang matang dalam menempatkan pejabat eselon II,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/