alexametrics
22.8 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Halili Yasin Pimpin DPC PPP Pamekasan

PAMEKASAN – Tuntas sudah drama kepemimpinan DPC PPP Pamekasan. Sejak Rabu (24/1), partai berlambang Kakbah itu resmi dipimpin Halili Yasin. Ketua DPRD Pamekasan tersebut menjadi nakhoda baru setelah KH Mundzir Kholil mengundurkan diri dari posisi ketua.

Pemilihan di kantor DPC PPP Pamekasan itu digelar secara terbuka. Awalnya muncul sejumlah nama yang akan bersaing untuk menjadi pucuk pimpinan partai ini. Salah satunya mantan sekretaris DPC PPP Pamekasan Wazirul Jihad.

Namun dalam rapat pleno, secara terbuka Wazir memilih Halili sebagai pimpinan. Wazir mengaku sreg manakala PPP dipimpin Halili. Akhirnya, Halili terpilih secara aklamasi. Pemilihan ketua DPC PPP ini dihadiri Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffa’ Noer.

Baca Juga :  Berbaur dan Kholifah Berebut Simpati Pemilih

Menurut Musyaffa’, pemilihan digelar untuk mengisi kursi yang kosong. ”Jadi dengan adanya pengisian kekosongan jabatan ketua ini tentunya banyak harapan. Ke depan, PPP bisa lebih baik,” kata Musyaffa’. ”Kedua, harus melakukan konsolidasi partai untuk memenangkan Pilkada 2018,” tambahnya.

Dijelaskan, pemilihan secara langsung hanya dilakukan untuk posisi ketua. Untuk posisi lain boleh diganti sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan di lapangan. ”Mungkin dia sudah pindah partai lain, secara otomatis dia harus diganti. Kedua, mungkin rangkap jabatan di semua struktur partai. PPP tidak boleh, hanya boleh memilih salah satu,” urainya.

Untuk pengurus yang lain, seperti sekretaris, bendahara, wakil ketua, wakil sekretaris, dan wakil bendahara juga boleh diganti atau tidak. Hal itu mengacu pada pertimbangan dan asas kebutuhan partai.

Baca Juga :  Serapan OPD¬†Tak Sampai 30 Persen

PAMEKASAN – Tuntas sudah drama kepemimpinan DPC PPP Pamekasan. Sejak Rabu (24/1), partai berlambang Kakbah itu resmi dipimpin Halili Yasin. Ketua DPRD Pamekasan tersebut menjadi nakhoda baru setelah KH Mundzir Kholil mengundurkan diri dari posisi ketua.

Pemilihan di kantor DPC PPP Pamekasan itu digelar secara terbuka. Awalnya muncul sejumlah nama yang akan bersaing untuk menjadi pucuk pimpinan partai ini. Salah satunya mantan sekretaris DPC PPP Pamekasan Wazirul Jihad.

Namun dalam rapat pleno, secara terbuka Wazir memilih Halili sebagai pimpinan. Wazir mengaku sreg manakala PPP dipimpin Halili. Akhirnya, Halili terpilih secara aklamasi. Pemilihan ketua DPC PPP ini dihadiri Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffa’ Noer.

Baca Juga :  Jika Halili Ketua, Fathor Lengser

Menurut Musyaffa’, pemilihan digelar untuk mengisi kursi yang kosong. ”Jadi dengan adanya pengisian kekosongan jabatan ketua ini tentunya banyak harapan. Ke depan, PPP bisa lebih baik,” kata Musyaffa’. ”Kedua, harus melakukan konsolidasi partai untuk memenangkan Pilkada 2018,” tambahnya.

Dijelaskan, pemilihan secara langsung hanya dilakukan untuk posisi ketua. Untuk posisi lain boleh diganti sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan di lapangan. ”Mungkin dia sudah pindah partai lain, secara otomatis dia harus diganti. Kedua, mungkin rangkap jabatan di semua struktur partai. PPP tidak boleh, hanya boleh memilih salah satu,” urainya.

Untuk pengurus yang lain, seperti sekretaris, bendahara, wakil ketua, wakil sekretaris, dan wakil bendahara juga boleh diganti atau tidak. Hal itu mengacu pada pertimbangan dan asas kebutuhan partai.

Baca Juga :  Halili Ngaku Tidak Minat Nyalon Bupati

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/