alexametrics
24.6 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Yuk, Datang ke TPS!

Sebagai warga Negara Indonesia, kita berkewajiban menyuksekan pemilu. Suara kita hari ini akan menentukan masa depan dan arah bangsa.

 

HARI ini, 17 April 2019, menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Termasuk bagi masyarakat Madura. Kita semua menentukan pilihan. Mulai presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten.

Demi suksesnya pemilihan umum (pemilu) serentak, ayo bersama-sama datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Ajakan ini juga digelorakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyatakan, pesta demokrasi kali ini sangat menentukan masa depan negara dan bangsa selama lima tahun ke depan. Warga diimbau tidak golput. ”Ayo datang ke TPS dan gunakan hak suara kita dengan baik,” ajaknya kemarin (16/4).

warga yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) memiliki hak untuk memilih calon legislatif (caleg) serta calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). ”Tunjukkan bahwa warga Sampang sangat antusias mewujudkan demokrasi yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Baca Juga :  Ra Hasani Genggam Surat Tugas PDIP

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman menyampaikan, pihaknya memiliki tanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban para pemilih yang akan menggunakan hak suaranya ke TPS. Warga diimbau tidak takut untuk datang ke TPS.

Setiap TPS sudah dijaga aparat penagak hukum yang akan memberikan keamanan. ”Kesuksesan pemilu dan keamanannya menjadi tanggung jawab kami. Ini jadi pertaruhan kami,” tegasnya.

Pihaknya siap mengamankan surat suara (SS) yang sudah dicoblos mulai dari TPS ke tingkat kecamatan hingga kabupaten. ”Kami juga akan pastikan suara Anda aman,” janjinya.

Hal senada disampaikan Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Ary Syahrial. Pihaknya akan memaksimalkan pengamanan dan kelancaran dalam pencoblosan di TPS.

”TNI akan bersinergi dengan aparat lain untuk mengamankan jalannya pencoblosan di TPS,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang Syamsul Muarif menambahkan, aturan dan larangan serta tata cara pencoblosan sudah diatur secara nasional. Pihaknya sudah memfasilitasi dan melayani seluruh pemilih di Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  57 Warga Binaan Terancam Golput

”Kalau aturannya sama, nanti ada lima lembar surat suara yang akan diterima pemilih untuk dicoblos,” terangnya.

Petugas di tiap TPS telah dibekali dengan buku panduan mengenai tata cara pencoblosan. Selain itu, apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan pada saat di dalam TPS juga sudah ada dalam buku panduan tersebut. ”Petugas TPS akan menjelaskan dan mengarahkan para pemilih saat di TPS,” sambungnya.

Berkaitan dengan undangan formulir C6, Syamsul menegaskan bahwa itu tidak menjadi syarat mutlak. Pemilih bisa langsung datang ke TPS dan menunjukkan identitas jika tak memiliki formulir C6.

”Asal terdaftar dalam DPT, maka bisa langsung datang ke TPS dan menunjukkan kartu identitas resmi,” imbuhnya.

 

- Advertisement -

Sebagai warga Negara Indonesia, kita berkewajiban menyuksekan pemilu. Suara kita hari ini akan menentukan masa depan dan arah bangsa.

 

HARI ini, 17 April 2019, menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Termasuk bagi masyarakat Madura. Kita semua menentukan pilihan. Mulai presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten.


Demi suksesnya pemilihan umum (pemilu) serentak, ayo bersama-sama datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Ajakan ini juga digelorakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyatakan, pesta demokrasi kali ini sangat menentukan masa depan negara dan bangsa selama lima tahun ke depan. Warga diimbau tidak golput. ”Ayo datang ke TPS dan gunakan hak suara kita dengan baik,” ajaknya kemarin (16/4).

warga yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) memiliki hak untuk memilih calon legislatif (caleg) serta calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). ”Tunjukkan bahwa warga Sampang sangat antusias mewujudkan demokrasi yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Baca Juga :  Serapan Anggaran di Sembilan OPD Rendah, Apa Saja?

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman menyampaikan, pihaknya memiliki tanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban para pemilih yang akan menggunakan hak suaranya ke TPS. Warga diimbau tidak takut untuk datang ke TPS.

Setiap TPS sudah dijaga aparat penagak hukum yang akan memberikan keamanan. ”Kesuksesan pemilu dan keamanannya menjadi tanggung jawab kami. Ini jadi pertaruhan kami,” tegasnya.

Pihaknya siap mengamankan surat suara (SS) yang sudah dicoblos mulai dari TPS ke tingkat kecamatan hingga kabupaten. ”Kami juga akan pastikan suara Anda aman,” janjinya.

Hal senada disampaikan Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Ary Syahrial. Pihaknya akan memaksimalkan pengamanan dan kelancaran dalam pencoblosan di TPS.

”TNI akan bersinergi dengan aparat lain untuk mengamankan jalannya pencoblosan di TPS,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang Syamsul Muarif menambahkan, aturan dan larangan serta tata cara pencoblosan sudah diatur secara nasional. Pihaknya sudah memfasilitasi dan melayani seluruh pemilih di Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Ra Hasani Genggam Surat Tugas PDIP

”Kalau aturannya sama, nanti ada lima lembar surat suara yang akan diterima pemilih untuk dicoblos,” terangnya.

Petugas di tiap TPS telah dibekali dengan buku panduan mengenai tata cara pencoblosan. Selain itu, apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan pada saat di dalam TPS juga sudah ada dalam buku panduan tersebut. ”Petugas TPS akan menjelaskan dan mengarahkan para pemilih saat di TPS,” sambungnya.

Berkaitan dengan undangan formulir C6, Syamsul menegaskan bahwa itu tidak menjadi syarat mutlak. Pemilih bisa langsung datang ke TPS dan menunjukkan identitas jika tak memiliki formulir C6.

”Asal terdaftar dalam DPT, maka bisa langsung datang ke TPS dan menunjukkan kartu identitas resmi,” imbuhnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/