alexametrics
21.5 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Khofifah Dorong Kawasan Bromo Masuk Proyek Strategis Nasional

SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pembangunan infrastruktur kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, masuk ke dalam proyek strategis nasional. Menurut Khofifah, Bromo merupakan aset strategis nasional. Lokasi wisata itu memiliki potensi menyumbang pemasukan negara melalui wisatawan mancanegara.

Hal tersebut Khofifah sampaikan saat mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, kemarin (15/3). Itu juga sekaligus menjawab harapan para pelancong dan pemandu wisata di kawasan Bromo tersebut.

Salah satunya, Saiful, pelancong dari Jawa Barat yang berharap akses jalan menuju kawasan Bromo diperluas. Dengan begitu, menurutnya, mobilitas kendaraan lebih mudah. ”Wisatanya sudah bagus. Mudah-mudahan nanti kalau jadi dipimpin Bu Khofifah semakin maju. Jalannya dibenerin,” ucap Saiful.

Senada dengan Saiful, Sugi, pemandu wisata sekaligus sopir mobil jip juga meminta hal yang sama. Infrastruktur jalan dinilai masih kendala wisatawan untuk datang. ”Jalan aja sih kendalanya,” ucapnya.

Baca Juga :  HPP Buram, Petani Jadi Korban

Aspirasi masyarakat menjadi masukan dan Menteri Sosial 2014–2018 ini ingin menggagas promosi khusus wisata Bromo untuk menarik lebih banyak pelancong dari dalam maupun luar negeri. Dia ingin mengajak sebanyak-banyaknya wisatawan dalam dan luar negeri menikmati keindahan Bromo.

”Saya melihat infrastruktur di atas ada perlu yang ditambah. Musalanya mungkin harus lebih luas, tempat wudunya lebih luas. Kemudian, MCK-nya harus lebih convenient karena di atas harus menaiki lebih tinggi lagi,” kata Khofifah.

Jika melihat perkembangan kawasan wisata, Khofifah menegaskan Bromo harus masuk proyek strategis pembangunan. Dengan begitu, pembangunan akan lebih menjadi prioritas. Jika masuk strategis nasional, akses pendukungnya itu akan menjadi koordinasi antara pemerintah pusat.

Baca Juga :  Jelang Pelantikan Pimpinan Tetap DPRD 2019–2024

”Hari ini ada 9 proyek strategis nasional. Ini seharusnya masuk prioritas, memang jadi proyek strategis nasional. Termasuk infrastruktur akan menjadi satu paket,” pungkasnya.

Gagasan Khofifah tersebut bermaksud menciptakan wisata dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup di 51 titik potensi pariwisata Jawa Timur. Komitmen tersebut tertuang pada poin Jatim Harmoni. Dalam Nawa Bhakti Satya ke-9 itu disebutkan, pasangan Khofifah-Emil akan memaksimalkan potensi wisata Jawa Timur dengan menjaga Harmoni Sosial dan alam.

Terkait pembangunan wilayah Bromo masuk dalam daftar kerja Nawa Bhakti Satya Khofifah-Emil dalam Jatim Akses. Nawa Bhakti Satya keempat tersebut, salah satunya memprioritaskan revitalisasi infrastruktur jalan lintas wilayah demi membangun akses untuk masyarakat desa pedalaman. Termasuk pembenahan Kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo.

SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pembangunan infrastruktur kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, masuk ke dalam proyek strategis nasional. Menurut Khofifah, Bromo merupakan aset strategis nasional. Lokasi wisata itu memiliki potensi menyumbang pemasukan negara melalui wisatawan mancanegara.

Hal tersebut Khofifah sampaikan saat mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, kemarin (15/3). Itu juga sekaligus menjawab harapan para pelancong dan pemandu wisata di kawasan Bromo tersebut.

Salah satunya, Saiful, pelancong dari Jawa Barat yang berharap akses jalan menuju kawasan Bromo diperluas. Dengan begitu, menurutnya, mobilitas kendaraan lebih mudah. ”Wisatanya sudah bagus. Mudah-mudahan nanti kalau jadi dipimpin Bu Khofifah semakin maju. Jalannya dibenerin,” ucap Saiful.

Senada dengan Saiful, Sugi, pemandu wisata sekaligus sopir mobil jip juga meminta hal yang sama. Infrastruktur jalan dinilai masih kendala wisatawan untuk datang. ”Jalan aja sih kendalanya,” ucapnya.

Baca Juga :  Bersiap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Aspirasi masyarakat menjadi masukan dan Menteri Sosial 2014–2018 ini ingin menggagas promosi khusus wisata Bromo untuk menarik lebih banyak pelancong dari dalam maupun luar negeri. Dia ingin mengajak sebanyak-banyaknya wisatawan dalam dan luar negeri menikmati keindahan Bromo.

”Saya melihat infrastruktur di atas ada perlu yang ditambah. Musalanya mungkin harus lebih luas, tempat wudunya lebih luas. Kemudian, MCK-nya harus lebih convenient karena di atas harus menaiki lebih tinggi lagi,” kata Khofifah.

Jika melihat perkembangan kawasan wisata, Khofifah menegaskan Bromo harus masuk proyek strategis pembangunan. Dengan begitu, pembangunan akan lebih menjadi prioritas. Jika masuk strategis nasional, akses pendukungnya itu akan menjadi koordinasi antara pemerintah pusat.

Baca Juga :  Khofifah Silaturahmi dengan Ribuan Kader Muslimat NU

”Hari ini ada 9 proyek strategis nasional. Ini seharusnya masuk prioritas, memang jadi proyek strategis nasional. Termasuk infrastruktur akan menjadi satu paket,” pungkasnya.

Gagasan Khofifah tersebut bermaksud menciptakan wisata dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup di 51 titik potensi pariwisata Jawa Timur. Komitmen tersebut tertuang pada poin Jatim Harmoni. Dalam Nawa Bhakti Satya ke-9 itu disebutkan, pasangan Khofifah-Emil akan memaksimalkan potensi wisata Jawa Timur dengan menjaga Harmoni Sosial dan alam.

Terkait pembangunan wilayah Bromo masuk dalam daftar kerja Nawa Bhakti Satya Khofifah-Emil dalam Jatim Akses. Nawa Bhakti Satya keempat tersebut, salah satunya memprioritaskan revitalisasi infrastruktur jalan lintas wilayah demi membangun akses untuk masyarakat desa pedalaman. Termasuk pembenahan Kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/