alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Pemilihan Anggota BPD Serentak Butuh Kejelasan

BANGKALAN – Mestinya pemilihan anggota badan permusyawaratan desa (BPD) serentak digelar 9 OktobeR, tetapi diundur. Hingga kemarin, belum jelas kapan pemilihan anggota BPD serentak dilaksanakan.

Wakil rakyat pun mulai angkat bicara. Anggota Komisi A DPRD Bangkalan Agus Suwito mengutarakan, pemilihan anggota BPD serentak diundur karena berkaitan dengan ketersediaan personel keamanan. Untuk itu, pihak DPMD segera menjadwal ulang pesta demokrasi tingkat desa tersebut. ”Harusnya sudah ada jadwal lagi,” katanya kemarin (14/10).

Menurut Agus, desa-desa yang sudah siap melaksanakan pemilihan BPD serentak hendaknya diperhatikan. Terlebih, biaya pemilihan itu menggunakan APBDes. DPMD harus mencari jalan keluar. ”Ini murni karena urusan keamanan atau konflik tingkat desa yang belum selesai,” tanyanya.

Baca Juga :  Pemilihan Kacong-Cebbing Tak Masuk DPA

Apabila yang terjadi di bawah karena dua persoalan itu, DPMD secepat mungkin turun tangan. Kurang elok jika penundaan terlalu lama. ”Agar tidak ada gesekan, laksanakan sesuai aturan. Itu saja,” tegasnya.

Politikus PDIP itu mendesak DPMD menjadwal ulang pemilihan anggota BPD serentak. Informasinya sudah banyak BPD yang terbentuk. ”Jelas hal itu ilegal. Makanya, supaya tidak tambah banyak masalah, jadwal ulang segera ditentukan,” desaknya.

Sementara itu, Kabid Pemdes DPMD Bangkalan Amir Lutfi memilih tidak memberikan penjelasan kemarin. Dia beralasan masih ada rapat. ”Maaf masih rapat,” katanya singkat.

Di tempat terpisah, Kepala DPMD Bangkalan Akhmad Ahadiyan Hamid mengaku belum bisa memberikan tanggapan mengenai penjadwalan ulang pemilihan anggota BPD serentak. Alasannya, meski dia sudah dilantik sebagai kepala baru DPMD, serah terima jabatan masih akan dilangsungkan Jumat (18/10). ”Tunggu Jumat,” ucapnya.

Baca Juga :  Ajukan Helikopter Pengamanan Pilkada

BANGKALAN – Mestinya pemilihan anggota badan permusyawaratan desa (BPD) serentak digelar 9 OktobeR, tetapi diundur. Hingga kemarin, belum jelas kapan pemilihan anggota BPD serentak dilaksanakan.

Wakil rakyat pun mulai angkat bicara. Anggota Komisi A DPRD Bangkalan Agus Suwito mengutarakan, pemilihan anggota BPD serentak diundur karena berkaitan dengan ketersediaan personel keamanan. Untuk itu, pihak DPMD segera menjadwal ulang pesta demokrasi tingkat desa tersebut. ”Harusnya sudah ada jadwal lagi,” katanya kemarin (14/10).

Menurut Agus, desa-desa yang sudah siap melaksanakan pemilihan BPD serentak hendaknya diperhatikan. Terlebih, biaya pemilihan itu menggunakan APBDes. DPMD harus mencari jalan keluar. ”Ini murni karena urusan keamanan atau konflik tingkat desa yang belum selesai,” tanyanya.

Baca Juga :  Pendaftar Jalur Independen Melawan, Mahar Laporkan KPU ke Panwaslu

Apabila yang terjadi di bawah karena dua persoalan itu, DPMD secepat mungkin turun tangan. Kurang elok jika penundaan terlalu lama. ”Agar tidak ada gesekan, laksanakan sesuai aturan. Itu saja,” tegasnya.

Politikus PDIP itu mendesak DPMD menjadwal ulang pemilihan anggota BPD serentak. Informasinya sudah banyak BPD yang terbentuk. ”Jelas hal itu ilegal. Makanya, supaya tidak tambah banyak masalah, jadwal ulang segera ditentukan,” desaknya.

Sementara itu, Kabid Pemdes DPMD Bangkalan Amir Lutfi memilih tidak memberikan penjelasan kemarin. Dia beralasan masih ada rapat. ”Maaf masih rapat,” katanya singkat.

Di tempat terpisah, Kepala DPMD Bangkalan Akhmad Ahadiyan Hamid mengaku belum bisa memberikan tanggapan mengenai penjadwalan ulang pemilihan anggota BPD serentak. Alasannya, meski dia sudah dilantik sebagai kepala baru DPMD, serah terima jabatan masih akan dilangsungkan Jumat (18/10). ”Tunggu Jumat,” ucapnya.

Baca Juga :  PKB TugasiĀ Fattah Jasin Jalin Kekuatan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/