alexametrics
21.1 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Ra Momon Ajak Bersaing secara Sehat

BANGKALAN – Upaya Abdul Latif Amin Imron dan Mohni untuk maju sebagai pasangan bacabup-bacawabup pada Pilkada Bangkalan 2018 tidak main-main. Pasangan ini sebelumnya akan menggugat Bupati Muh. Makmun Ibnu Fuad ke PTUN Surabaya. Sebab, surat pengunduran diri Mohni sebagai kepala dinas pendidikan (disdik) belum disetujui.

Rencana tersebut tidak membuat bupati yang akrab disapa Ra Momon itu ciut. Dia enggan menanggapi dan justru bersikap santai. Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dia mengatakan, jelang Pilkada 2018 bersainglah secara sehat dan positif.

Bakal calon (balon) yang benar-benar mau maju diminta menciptakan situasi yang kondusif. Bahkan, kalau perlu berlomba-lomba menyusun program yang bagus dan brilian untuk masyarakat Bangkalan ke depan. ”Kalau soal Mohni no comment. Tapi, saya mengimbau bersainglah secara sehat dalam pilkada nanti,” ujarnya Rabu (13/12).

Ra Momon mengaku mendengar akan banyak tokoh yang mau maju. Bahkan, ada salah satu balon yang memiliki program bagus. Itu perlu dicontoh dan pihaknya sangat mengapresiasi. Karena itu, dia menyarankan balon yang lain juga membuat perencanaan-perencanaan yang baik demi Kota Salak ke depan.

Baca Juga :  KPU Bangkalan Komitmen Laksanakan Pilkada Sesuai Tahapan

”Mari bersama-sama menyusun program yang bagus. Semestinya setiap kompetitor mengedepankan itu,” ucapnya.

Termasuk, kata dia, pihaknya juga akan menyiapkan program andalan ketika ditakdirkan jadi bupati kembali. Misalnya, yang sudah disiapkan, program e-budgeting sebagai fasilitas APBD dan wadah yang bisa menampung keluh kesah masyarakat. ”Itu yang akan kami lanjutkan. Kalau ditakdirkan jadi (bupati) kembali,” terangnya.

Ra Momon menegaskan bahwa dirinya akan maju dalam kontestasi politik 2018 mendatang. Kini masih fokus dan menunggu rekomendasi dari sejumlah partai politik (parpol). ”Sekarang kami intens melakukan komunikasi politik dengan sejumlah pimpinan parpol,” jelasnya.

Siapa yang akan mendampingi untuk menjadi bakal calon wakil bupati (bacawabup)? Dia mengaku belum terpikirkan. Sebab, pihaknya akan konsentrasi dulu ke rekomendasi parpol. ”Konsen ke rekom dulu. Nanti baru melangkah siapa yang akan mendampingi saya,” terangnya.

Baca Juga :  Pj Bupati-KPU Tinjau Persiapan Logistik Pilkada

Dengan demikian, pihaknya berharap rekomendasi parpol turun ke dirinya. Sebab, dengan tiket tersebut pihaknya bisa maju kembali. Rekom tersebut diklaim tidak hanya Partai Gerindra yang diincar. ”Misalnya, seperti PAN, PDIP, dan lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Bacabup-Bacawabup Abdul Latif Amin Imron dan Wakil Bupati Mohni berencana menggugat Muh. Makmun Ibnu Fuad ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Alasannya, sang bupati belum menyetujui surat pengunduran Mohni sebagai Kadisdik Bangkalan.

Muhammad Sholeh, kuasa hukum tim pemenangan Ra Latif-Mohni, menilai sikap bupati yang tidak kunjung menyetujui pengunduran diri Mohni terkesan politis. Padahal, upaya Mohni tersebut agar lebih konsentrasi dan tidak mengganggu kinerja di disdik.

- Advertisement -

BANGKALAN – Upaya Abdul Latif Amin Imron dan Mohni untuk maju sebagai pasangan bacabup-bacawabup pada Pilkada Bangkalan 2018 tidak main-main. Pasangan ini sebelumnya akan menggugat Bupati Muh. Makmun Ibnu Fuad ke PTUN Surabaya. Sebab, surat pengunduran diri Mohni sebagai kepala dinas pendidikan (disdik) belum disetujui.

Rencana tersebut tidak membuat bupati yang akrab disapa Ra Momon itu ciut. Dia enggan menanggapi dan justru bersikap santai. Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dia mengatakan, jelang Pilkada 2018 bersainglah secara sehat dan positif.

Bakal calon (balon) yang benar-benar mau maju diminta menciptakan situasi yang kondusif. Bahkan, kalau perlu berlomba-lomba menyusun program yang bagus dan brilian untuk masyarakat Bangkalan ke depan. ”Kalau soal Mohni no comment. Tapi, saya mengimbau bersainglah secara sehat dalam pilkada nanti,” ujarnya Rabu (13/12).


Ra Momon mengaku mendengar akan banyak tokoh yang mau maju. Bahkan, ada salah satu balon yang memiliki program bagus. Itu perlu dicontoh dan pihaknya sangat mengapresiasi. Karena itu, dia menyarankan balon yang lain juga membuat perencanaan-perencanaan yang baik demi Kota Salak ke depan.

Baca Juga :  Satu Dicabut, Muncul Laporan Kedua, Dugaan Money Politics Lanjut

”Mari bersama-sama menyusun program yang bagus. Semestinya setiap kompetitor mengedepankan itu,” ucapnya.

Termasuk, kata dia, pihaknya juga akan menyiapkan program andalan ketika ditakdirkan jadi bupati kembali. Misalnya, yang sudah disiapkan, program e-budgeting sebagai fasilitas APBD dan wadah yang bisa menampung keluh kesah masyarakat. ”Itu yang akan kami lanjutkan. Kalau ditakdirkan jadi (bupati) kembali,” terangnya.

Ra Momon menegaskan bahwa dirinya akan maju dalam kontestasi politik 2018 mendatang. Kini masih fokus dan menunggu rekomendasi dari sejumlah partai politik (parpol). ”Sekarang kami intens melakukan komunikasi politik dengan sejumlah pimpinan parpol,” jelasnya.

Siapa yang akan mendampingi untuk menjadi bakal calon wakil bupati (bacawabup)? Dia mengaku belum terpikirkan. Sebab, pihaknya akan konsentrasi dulu ke rekomendasi parpol. ”Konsen ke rekom dulu. Nanti baru melangkah siapa yang akan mendampingi saya,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolres Bangkalan Bersyukur Pilkada Aman dan Damai

Dengan demikian, pihaknya berharap rekomendasi parpol turun ke dirinya. Sebab, dengan tiket tersebut pihaknya bisa maju kembali. Rekom tersebut diklaim tidak hanya Partai Gerindra yang diincar. ”Misalnya, seperti PAN, PDIP, dan lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Bacabup-Bacawabup Abdul Latif Amin Imron dan Wakil Bupati Mohni berencana menggugat Muh. Makmun Ibnu Fuad ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Alasannya, sang bupati belum menyetujui surat pengunduran Mohni sebagai Kadisdik Bangkalan.

Muhammad Sholeh, kuasa hukum tim pemenangan Ra Latif-Mohni, menilai sikap bupati yang tidak kunjung menyetujui pengunduran diri Mohni terkesan politis. Padahal, upaya Mohni tersebut agar lebih konsentrasi dan tidak mengganggu kinerja di disdik.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/