alexametrics
22.3 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

PKB Tugasi Fattah Jasin Jalin Kekuatan

SUMENEP – DPP PKB mengeluarkan surat tugas kepada Fattah Jasin. Surat tersebut menunjuk kepala Bakorwil Pamekasan itu untuk melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan sejumlah partai sebagai salah satu bakal calon bupati (bacabup) Sumenep 2020.

Surat tugas dari DPP PKB itu disampaikan Sekretaris DPW PKB Jawa Timur (Jatim) Baddrut Tamam kemarin (12/4). Mantan anggota DPRD Jatim itu menyampaikan, PKB ingin jadi pemenang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Karena itu, pihaknya akan terus melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mendapat dukungan dari seluruh stakeholder dan para ulama.

”Hasil keputusan dari DPP, memberikan surat tugas kepada Fattah Jasin untuk melakukan komunikasi dan konsolidasi. Merajut kekuatan dan dukungan,” ungkapnya.

Ketua DPC PPP Sumenep KH Salahuddin A. Warits juga hadir dalam penyampaian surat tugas itu. Hadirnya petinggi partai berlambang Kakbah itu diharapkan jalinan komunikasi terus berlanjut dan mampu bersatu dalam memenangkan pesta demokrasi lima tahunan di Sumenep kali ini.

Baca Juga :  Gus Acing dan Mas Kiai Ajarkan Politik Santun

Baddrut menegaskan, surat yang dikeluarkan oleh DPP kepada Fattah Jasin sebatas tugas. Bukan rekomendasi sebagai bacabup. Beberapa poin dalam surat tersebut menugaskan Fattah untuk merajut kekuatan, melakukan silaturahmi, menjalin koalisi, dan memperkuat dukungan.

”Surat tugas ini berlaku hingga 2 Mei. Secara teknis surat ini sudah dikeluarkan sebelum ada keputusan KPU mengenai penundaan tahapan pilkada. Bisa jadi akan diperpanjang,” ujar bupati Pamekasan itu.

Mengenai kemungkinan akan berkoalisi dengan PPP, dia menyebut segala kemungkinan bisa terjadi. PKB memiliki sejarah kepemimpinan yang panjang dan kemenangan dalam kontestasi pilkada di Sumenep. ”Keterpaduan kultur, hanya beda tempat. Kalau ini menyatu, akan menjadi kekuatan luar biasa. Saya yakin kebersatuan ini juga diharapkan masyarakat,” ucapnya.

Fattah Jasin mengaku akan melangkah sesuai yang perintah DPP PKB. Termasuk menjalin komunikasi dan koalisi bakal calon wakil bupati (bacawabup) sesuai isi surat tugas. ”Saya akan lakukan komunikasi dan konsolidasi. Mengenai siapa bacawabup nantinya akan diketahui setelah silaturahmi dengan partai-partai sudah terjalin,” terangnya.

Baca Juga :  Fattah Jasin: Bacawabup dari PPP

Beberapa partai yang sudah dijalin komunikasi intensif antara lain dengan PKS, Demokrat, PAN, dan Nasdem. Mengenai kemungkinan akan mengambil bacawabup dari PPP, Fattah belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. ”Antar DPC PKB dan PPP sudah ada pembicaraan. Sepertinya sudah mengarah kepada koalisi,” jelas Fattah.

Sementara Salahuddin A. Warits mengamini jika PKB dan PPP berkoalisi dalam Pilbup Sumenep 2020. Bahkan, dia menyebut koalisi dua partai ini ideal. ”Harus ketemu. Hijau-hijau. Kami tidak berandai-andai. Akan tetap dilakukan pembicaraan intens. Komposisinya seperti apa, masih akan dibicarakan kembali,” paparnya.

Mengenai kemungkinan akan ditunjuk sebagai bacawabup mendampingi Fattah Jasin, dia akan mengikuti setiap proses politik. Namun, dia menegaskan bahwa dirinya daftar ke PKB sebagai bacabup. ”Mengenai nanti kelanjutannya seperti apa, kita ikuti saja prosesnya,” tukasnya.

- Advertisement -

SUMENEP – DPP PKB mengeluarkan surat tugas kepada Fattah Jasin. Surat tersebut menunjuk kepala Bakorwil Pamekasan itu untuk melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan sejumlah partai sebagai salah satu bakal calon bupati (bacabup) Sumenep 2020.

Surat tugas dari DPP PKB itu disampaikan Sekretaris DPW PKB Jawa Timur (Jatim) Baddrut Tamam kemarin (12/4). Mantan anggota DPRD Jatim itu menyampaikan, PKB ingin jadi pemenang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Karena itu, pihaknya akan terus melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mendapat dukungan dari seluruh stakeholder dan para ulama.

”Hasil keputusan dari DPP, memberikan surat tugas kepada Fattah Jasin untuk melakukan komunikasi dan konsolidasi. Merajut kekuatan dan dukungan,” ungkapnya.


Ketua DPC PPP Sumenep KH Salahuddin A. Warits juga hadir dalam penyampaian surat tugas itu. Hadirnya petinggi partai berlambang Kakbah itu diharapkan jalinan komunikasi terus berlanjut dan mampu bersatu dalam memenangkan pesta demokrasi lima tahunan di Sumenep kali ini.

Baca Juga :  Fattah Jasin: Bacawabup dari PPP

Baddrut menegaskan, surat yang dikeluarkan oleh DPP kepada Fattah Jasin sebatas tugas. Bukan rekomendasi sebagai bacabup. Beberapa poin dalam surat tersebut menugaskan Fattah untuk merajut kekuatan, melakukan silaturahmi, menjalin koalisi, dan memperkuat dukungan.

”Surat tugas ini berlaku hingga 2 Mei. Secara teknis surat ini sudah dikeluarkan sebelum ada keputusan KPU mengenai penundaan tahapan pilkada. Bisa jadi akan diperpanjang,” ujar bupati Pamekasan itu.

Mengenai kemungkinan akan berkoalisi dengan PPP, dia menyebut segala kemungkinan bisa terjadi. PKB memiliki sejarah kepemimpinan yang panjang dan kemenangan dalam kontestasi pilkada di Sumenep. ”Keterpaduan kultur, hanya beda tempat. Kalau ini menyatu, akan menjadi kekuatan luar biasa. Saya yakin kebersatuan ini juga diharapkan masyarakat,” ucapnya.

Fattah Jasin mengaku akan melangkah sesuai yang perintah DPP PKB. Termasuk menjalin komunikasi dan koalisi bakal calon wakil bupati (bacawabup) sesuai isi surat tugas. ”Saya akan lakukan komunikasi dan konsolidasi. Mengenai siapa bacawabup nantinya akan diketahui setelah silaturahmi dengan partai-partai sudah terjalin,” terangnya.

Baca Juga :  Bangkalan Butuh Perubahan

Beberapa partai yang sudah dijalin komunikasi intensif antara lain dengan PKS, Demokrat, PAN, dan Nasdem. Mengenai kemungkinan akan mengambil bacawabup dari PPP, Fattah belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. ”Antar DPC PKB dan PPP sudah ada pembicaraan. Sepertinya sudah mengarah kepada koalisi,” jelas Fattah.

Sementara Salahuddin A. Warits mengamini jika PKB dan PPP berkoalisi dalam Pilbup Sumenep 2020. Bahkan, dia menyebut koalisi dua partai ini ideal. ”Harus ketemu. Hijau-hijau. Kami tidak berandai-andai. Akan tetap dilakukan pembicaraan intens. Komposisinya seperti apa, masih akan dibicarakan kembali,” paparnya.

Mengenai kemungkinan akan ditunjuk sebagai bacawabup mendampingi Fattah Jasin, dia akan mengikuti setiap proses politik. Namun, dia menegaskan bahwa dirinya daftar ke PKB sebagai bacabup. ”Mengenai nanti kelanjutannya seperti apa, kita ikuti saja prosesnya,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/