alexametrics
20.6 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Satgas DD Pastikan Penyimpangan Dana Desa Terungkap

PAMEKASAN – Pemerintah desa harus benar-benar hati-hati dalam merealisasikan dana desa (DD). Pemerintah pusat mengawasi secara ketat. Penyimpangan sekecil apapun dipastikan akan ketahuan.

Anggota Divisi Pengaduan Masyarakat dan Pengawasan Internal Satgas DD Kemendes PDTT Mashudi mengatakan, pengawasan realisasi DD tidak sulit. Ditutupi serapat apa pun, jika ada penyimpangan pasti diketahui.

Satgas memiliki cara tersendiri untuk melihat penyimpangan itu. Dengan demikian, dia meminta agar Kades selalu pengelola anggaran harus berhati-hati dan memerhatikan prosedur.

Mashudi mengatakan, mayoritas desa merealisasikan DD untuk pembangunan fasilitas umum. Yakni, seperti jalan, pemasangan paving, irigasi, dan sejumlah fasilitas lainnya. Menurut dia, pembangunan fisik sangat diketahui jika ada penyimpangan. Apalagi, setiap pekerjaan pasti memiliki rencana anggaran biaya (RAB). Termasuk, rincian mengenai spesifikasi dan volume pekerjaan.

Baca Juga :  Kasus Dana Desa, Camat Kedungdung dan Kasi Diganjar 1,8 Tahun

Pengawasan terhadap program DD nonfisik juga mudah. Hal itu bisa dilakukan oleh Satgas DD Kemendes PDTT yang sudah dibekali kemampuan. ”Ingat, sekecil apa pun penyimpangan yang dilakukan, pasti diketahui,” katanya di Pamekasan Jumat (11/8).

Hasil pemantauan di Madura belum bisa dipublikasikan secara detail. Apalagi, kedatangannya ke Pulau Garam sebagai langkah preventif agar tidak ada penyimpangan. Sebagian besar desa sudah merealisasikan DD dengan baik. Pembangunan jalan, paving, dan fasilitas lainnya berjalan normal. ”Kalau bicara temuan, pasti ada. Nanti kita bahas di Jakarta,” katanya.

Mashudi mengatakan, realisasi DD menjadi perhatian khusus pemerintah. Melalui penegak hukum dan satgas, pemerintah mengawasi langsung perwujudan dana yang masuk salah satu program unggulan Presiden Jokowi itu. Meski demikian, dia meminta Kades tidak takut merealisasikan dana tersebut. Selama tidak ada penyimpangan, dipastikan tidak akan ada masalah. ”Kenapa harus takut kalau benar,” katanya lalu tertawa.

Baca Juga :  Konsultasikan Pemekaran Desa ke Kemendes PDTT

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan Andi Suparto mengingatkan Kades untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan DD. Dia berharap, tidak ada Kades bermasalah dengan hukum lantaran dana tersebut.

Kedatangan Satgas DD Kemendes PDTT itu diharapkan membawa dampak positif terhadap pengelolaan DD. Harapannya, pembangunan yang bersumber dari dana tersebut bermanfaat bagi masyarakat. ”Pengelolaan DD harus lebih maksimal,” tandasnya. 

- Advertisement -

PAMEKASAN – Pemerintah desa harus benar-benar hati-hati dalam merealisasikan dana desa (DD). Pemerintah pusat mengawasi secara ketat. Penyimpangan sekecil apapun dipastikan akan ketahuan.

Anggota Divisi Pengaduan Masyarakat dan Pengawasan Internal Satgas DD Kemendes PDTT Mashudi mengatakan, pengawasan realisasi DD tidak sulit. Ditutupi serapat apa pun, jika ada penyimpangan pasti diketahui.

Satgas memiliki cara tersendiri untuk melihat penyimpangan itu. Dengan demikian, dia meminta agar Kades selalu pengelola anggaran harus berhati-hati dan memerhatikan prosedur.


Mashudi mengatakan, mayoritas desa merealisasikan DD untuk pembangunan fasilitas umum. Yakni, seperti jalan, pemasangan paving, irigasi, dan sejumlah fasilitas lainnya. Menurut dia, pembangunan fisik sangat diketahui jika ada penyimpangan. Apalagi, setiap pekerjaan pasti memiliki rencana anggaran biaya (RAB). Termasuk, rincian mengenai spesifikasi dan volume pekerjaan.

Baca Juga :  DPRD Sampang Serahkan Rekomendasi LKPj Bupati

Pengawasan terhadap program DD nonfisik juga mudah. Hal itu bisa dilakukan oleh Satgas DD Kemendes PDTT yang sudah dibekali kemampuan. ”Ingat, sekecil apa pun penyimpangan yang dilakukan, pasti diketahui,” katanya di Pamekasan Jumat (11/8).

Hasil pemantauan di Madura belum bisa dipublikasikan secara detail. Apalagi, kedatangannya ke Pulau Garam sebagai langkah preventif agar tidak ada penyimpangan. Sebagian besar desa sudah merealisasikan DD dengan baik. Pembangunan jalan, paving, dan fasilitas lainnya berjalan normal. ”Kalau bicara temuan, pasti ada. Nanti kita bahas di Jakarta,” katanya.

Mashudi mengatakan, realisasi DD menjadi perhatian khusus pemerintah. Melalui penegak hukum dan satgas, pemerintah mengawasi langsung perwujudan dana yang masuk salah satu program unggulan Presiden Jokowi itu. Meski demikian, dia meminta Kades tidak takut merealisasikan dana tersebut. Selama tidak ada penyimpangan, dipastikan tidak akan ada masalah. ”Kenapa harus takut kalau benar,” katanya lalu tertawa.

Baca Juga :  Hasil Hitung Internal, Pasangan Jihad Menang

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan Andi Suparto mengingatkan Kades untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan DD. Dia berharap, tidak ada Kades bermasalah dengan hukum lantaran dana tersebut.

Kedatangan Satgas DD Kemendes PDTT itu diharapkan membawa dampak positif terhadap pengelolaan DD. Harapannya, pembangunan yang bersumber dari dana tersebut bermanfaat bagi masyarakat. ”Pengelolaan DD harus lebih maksimal,” tandasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/