alexametrics
21.5 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

PKB Tunda Deklarasi Bakal Calon

SUMENEP – Agenda deklarasi bacabup-bacawabup PKB belum terlaksana. Sebelumnya, deklarasi pasangan calon yang diusung partai dengan peroleh 10 kursi di parlemen Kota Keris tersebut akan dilaksanakan hari ini (12/7) di Pondok Pesantren Terate Selatan asuhan KH Abd. Rahem Usymuni.

Ketua DPC PKB Sumenep Imam Hasyim menjelaskan, agenda deklarasi diundur karena bersamaan dengan penganugerahan gelar doktor Ketua DPW PKB Jawa Timur (Jatim) Abdul Halim Iskandar. Semula direncanakan ketua DPW Jatim yang akrab disapa Gus Halim itu akan menghadiri langsung deklarasi.

”Diminta agar disesuaikan dengan jadwal Gus Halim. Namun berhalangan. Jadi ditunda,” jelasnya.

Kiai Imam Hasyim belum memberikan kepastian jadwal berikutnya. Sebab, masih akan menyesuaikan kembali dengan agenda kegiatan Gus Halim.  ”Masih menunggu konfirmasi dari ketua DPW PKB Jatim,” ujarnya.

Baca Juga :  Petugas Coklit Harus Paham Kondisi Wilayah

Sebelumnya, DPP PKB resmi memberikan rekomendasi pasangan bacabup-bacawabup kepada Fattah Jasin-KH Muhammad Ali Fikri A. Warits. Agenda deklarasi yang tertunda rencananya juga sekaligus bersama dengan partai koalisi.

Sementara itu, sepekan terakhir beredar informasi jika rekomendasi bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) PPP akan turun 11 Juli 2020. Namu,n isu itu ditepis DPC PPP Sumenep.

Sekretaris DPC PPP Sumenep M. Syukri menyebut, sampai saat ini rekomendasi dari DPP belum keluar. Selain itu, partai berlambang Kakbah dengan perolehan tujuh kursi di DPRD Sumenep ini juga tidak memastikan kapan rekomendasi itu akan diturunkan oleh DPP.

”Kalau kabar di luaran, itu hanya asumsi-asumsi saja. Kepastiannya, kami masih menunggu,” ungkapnya kemarin (11/7).

Baca Juga :  Mayoritas Warga NU, PKB, dan Loyalis Jokowi Pilih Khofifah-Emil

DPC PPP Sumenep sudah menunaikan tugas sesuai petunjuk dari DPP. Di antaranya penjaringan bakal calon. Nama-nama yang mendaftar sudah disampaikan ke DPP. Termasuk hasil rapat pimpinan cabang (rapimcab). Sisanya, tinggal menunggu rekomendasi bacabup-bacawabup yang akan diusung.

”Ranah penentuan rekomendasi bacabup-bacawabup itu DPP. Termasuk soal koalisi,” ujar anggota komsi IV DPRD Sumenep ini.

SUMENEP – Agenda deklarasi bacabup-bacawabup PKB belum terlaksana. Sebelumnya, deklarasi pasangan calon yang diusung partai dengan peroleh 10 kursi di parlemen Kota Keris tersebut akan dilaksanakan hari ini (12/7) di Pondok Pesantren Terate Selatan asuhan KH Abd. Rahem Usymuni.

Ketua DPC PKB Sumenep Imam Hasyim menjelaskan, agenda deklarasi diundur karena bersamaan dengan penganugerahan gelar doktor Ketua DPW PKB Jawa Timur (Jatim) Abdul Halim Iskandar. Semula direncanakan ketua DPW Jatim yang akrab disapa Gus Halim itu akan menghadiri langsung deklarasi.

”Diminta agar disesuaikan dengan jadwal Gus Halim. Namun berhalangan. Jadi ditunda,” jelasnya.

Kiai Imam Hasyim belum memberikan kepastian jadwal berikutnya. Sebab, masih akan menyesuaikan kembali dengan agenda kegiatan Gus Halim.  ”Masih menunggu konfirmasi dari ketua DPW PKB Jatim,” ujarnya.

Baca Juga :  PKB Panggil Ketua Dewan

Sebelumnya, DPP PKB resmi memberikan rekomendasi pasangan bacabup-bacawabup kepada Fattah Jasin-KH Muhammad Ali Fikri A. Warits. Agenda deklarasi yang tertunda rencananya juga sekaligus bersama dengan partai koalisi.

Sementara itu, sepekan terakhir beredar informasi jika rekomendasi bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) PPP akan turun 11 Juli 2020. Namu,n isu itu ditepis DPC PPP Sumenep.

Sekretaris DPC PPP Sumenep M. Syukri menyebut, sampai saat ini rekomendasi dari DPP belum keluar. Selain itu, partai berlambang Kakbah dengan perolehan tujuh kursi di DPRD Sumenep ini juga tidak memastikan kapan rekomendasi itu akan diturunkan oleh DPP.

”Kalau kabar di luaran, itu hanya asumsi-asumsi saja. Kepastiannya, kami masih menunggu,” ungkapnya kemarin (11/7).

Baca Juga :  Coklit Dinilai Tak Maksimal, Timses Temukan Ratusan Data Ganda di DPS

DPC PPP Sumenep sudah menunaikan tugas sesuai petunjuk dari DPP. Di antaranya penjaringan bakal calon. Nama-nama yang mendaftar sudah disampaikan ke DPP. Termasuk hasil rapat pimpinan cabang (rapimcab). Sisanya, tinggal menunggu rekomendasi bacabup-bacawabup yang akan diusung.

”Ranah penentuan rekomendasi bacabup-bacawabup itu DPP. Termasuk soal koalisi,” ujar anggota komsi IV DPRD Sumenep ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/