alexametrics
24.3 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Berbaur Cerminan Koalisi Rakyat

PAMEKASAN – Pasangan KH Baddrut Tamam-Raja’e resmi mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati ke KPU Pamekasan Rabu (10/1). Mereka dikawal para ulama, pimpinan, dan pengurus partai. Istri tercinta KH Baddrut Tamam dan Raja’e turut serta mendampingi.

Sebelum mendaftar ke KPU, paslon ini terlebih dahulu berkumpul di area monumen Arek Lancor, salat Duha berjamaah di Masjid Agung Asy-Syuhada, serta sarapan bareng warga di pedagang kaki lima (PKL). Setelah itu, mereka long march dari Arek Lancor menuju kantor KPU Pamekasan.

Tiba di kantor KPU, paslon ini disambut dengan salawat Badar. Mereka diantar oleh seluruh pimpinan partai koalisi. Yakni, PKB, PAN, PKS, dan Gerindra. Para komisioner KPU lengkap menyambut kedatangan mereka dengan senyum ramah.

Baca Juga :  Berbaur Unggul, Cawabup Fathorrahman Minta Maaf

”Sungguh kegiatan hari ini luar biasa. Saya tidak menduga ada banyak kawan dan saudara yang mengantarkan saya mendaftar ke KPU. Saya yakin, berkat doa dukungan dari ajunan, pilkada Pamekasan akan sejuk dan damai,” kata Ra Baddrut, sapaan akrab KH Baddrut Tamam.

Dia menjelaskan, mulai kemarin, proses politik dan proses kepemimpinan sudah dimulai. Sejarah akan mencatat, dalam pilkada Pamekasan ada kandidat muda dengan semangat tinggi, visi yang kuat, dan memiliki etos kerja yang bagus. Ra Baddrut dan Raja’e saat ini masih berusia sekitar 40 tahun.

Ra Baddrut berkomitmen kuat menjadi pemimpin yang melayani, menjadi teladan, takzim dan sopan, serta andhap asor kepada rakyat. ”Landasan politik kita, sataretanan ban ta’ notop parembagan. Kenapa sataretanan? Manabi sataretanan kita mesti saling asih, saling asuh, saling cinta untuk kemaslahatan,” jelas Ra Baddrut.

Baca Juga :  Noer Tjahja: Saya Dukung Bupati Terpilih

Sementara itu, Raja’e memaparkan, koalisi Berbaur (Bersama Baddrut Tamam-Raja’e) merupakan cerminan dari koalisi rakyat Pamekasan. Dia merupakan representasi dari masyarakat utara. Sedangkan Ra Baddrut sebagai representasi masyarakat selatan.

”Ca’epon parebasan, accem e gunong buje e tase’ manabi epacampo e settong cobik insya Allah sae,” ujar Raja’e. Dia berkomitmen menciptakan pemerataan pembangunan. Baik di wilayah perkotaan, perdesaan, selatan dan utara, semua akan dibangun secara berkeadilan.

”Pemerataan pembangunan, pertumbuhan yang berkeadilan, pertumbuhan yang merata di semua desa. Desa semuanya kita dorong menjadi desa yang mandiri, makmur, dan sejahtera di masa-masa yang akan datang,” ucapnya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Pasangan KH Baddrut Tamam-Raja’e resmi mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati ke KPU Pamekasan Rabu (10/1). Mereka dikawal para ulama, pimpinan, dan pengurus partai. Istri tercinta KH Baddrut Tamam dan Raja’e turut serta mendampingi.

Sebelum mendaftar ke KPU, paslon ini terlebih dahulu berkumpul di area monumen Arek Lancor, salat Duha berjamaah di Masjid Agung Asy-Syuhada, serta sarapan bareng warga di pedagang kaki lima (PKL). Setelah itu, mereka long march dari Arek Lancor menuju kantor KPU Pamekasan.

Tiba di kantor KPU, paslon ini disambut dengan salawat Badar. Mereka diantar oleh seluruh pimpinan partai koalisi. Yakni, PKB, PAN, PKS, dan Gerindra. Para komisioner KPU lengkap menyambut kedatangan mereka dengan senyum ramah.

Baca Juga :  DPMD Gelar Pelatihan Kader Teknis Desa

”Sungguh kegiatan hari ini luar biasa. Saya tidak menduga ada banyak kawan dan saudara yang mengantarkan saya mendaftar ke KPU. Saya yakin, berkat doa dukungan dari ajunan, pilkada Pamekasan akan sejuk dan damai,” kata Ra Baddrut, sapaan akrab KH Baddrut Tamam.

Dia menjelaskan, mulai kemarin, proses politik dan proses kepemimpinan sudah dimulai. Sejarah akan mencatat, dalam pilkada Pamekasan ada kandidat muda dengan semangat tinggi, visi yang kuat, dan memiliki etos kerja yang bagus. Ra Baddrut dan Raja’e saat ini masih berusia sekitar 40 tahun.

Ra Baddrut berkomitmen kuat menjadi pemimpin yang melayani, menjadi teladan, takzim dan sopan, serta andhap asor kepada rakyat. ”Landasan politik kita, sataretanan ban ta’ notop parembagan. Kenapa sataretanan? Manabi sataretanan kita mesti saling asih, saling asuh, saling cinta untuk kemaslahatan,” jelas Ra Baddrut.

Baca Juga :  Ra Latif Ajak Masyarakat Gelorakan Zikir dan Salawat

Sementara itu, Raja’e memaparkan, koalisi Berbaur (Bersama Baddrut Tamam-Raja’e) merupakan cerminan dari koalisi rakyat Pamekasan. Dia merupakan representasi dari masyarakat utara. Sedangkan Ra Baddrut sebagai representasi masyarakat selatan.

”Ca’epon parebasan, accem e gunong buje e tase’ manabi epacampo e settong cobik insya Allah sae,” ujar Raja’e. Dia berkomitmen menciptakan pemerataan pembangunan. Baik di wilayah perkotaan, perdesaan, selatan dan utara, semua akan dibangun secara berkeadilan.

”Pemerataan pembangunan, pertumbuhan yang berkeadilan, pertumbuhan yang merata di semua desa. Desa semuanya kita dorong menjadi desa yang mandiri, makmur, dan sejahtera di masa-masa yang akan datang,” ucapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/