alexametrics
22.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Demokrat Condong ke Fattah Jasin

SUMENEP – Baru segelintir partai politik (parpol) yang buka-bukaan soal bakal calon yang akan diusung dalam pilkada Sumenep. Mayoritas partai memilih menunggu keputusan final dari dewan pengurus pusat (DPP) masing-masing.

Beda halnya dengan Partai Demokrat Sumenep. Rekomendasi dari DPP memang belum turun hingga kemarin (8/6). Namun, DPC mulai mengumbarkan nama yang akan diusung. Meski keputusan akhir tetap mengacu pada restu DPP.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Sumenep Indra Wahyudi menyampaikan, rekomendasi resmi dari DPP memang belum turun. Namun, berdasar komunikasi antar elite pimpinan partai dan fraksi mulai dari DPC hingga DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim), pembicaraan mengerucut pada sosok Fattah Jasin.

”Soal kesiapan DPC dalam memberikan partisipasi kepada Fattah Jasin sudah diamini oleh ketua DPC juga. Bisa dianggap untuk DPC dan DPD Jatim 90 persen ke Fattah Jasin,” ungkap Indra kemarin (8/6).

Baca Juga :  Penanggulangan Bencana Perlu Anggaran Khusus

Potensi arah dukungan dari hasil pembicaraan elite pimpinan partai tersebut tinggal menunggu konsolidasi lebih lanjut di internal Demokrat. Indra menyebut DPD sebelumnya juga mempertimbangkan memberi porsi lebih bagi kader sendiri. Sepanjang memiliki elektabilitas dan operasional politik yang memadai.

”Namun, jika kriteria itu juga dimiliki seseorang di eksternal partai, kemungkinan besar rekomendasi arahnya ke sana,” ujar wakil ketua DPRD Sumenep itu.

Pada saat pendaftaran bakal cabup-cawabup, lanjut Indra, pihaknya menyertakan persyaratan bahwa setiap bakal calon harus menyerahkan hasil survei dari lembaga survei yang ditentukan DPP. Namun, hingga saat ini dia mengakui belum ada pendaftar yang menyetor.

Akan tetapi, berdasar penyampaian DPD, menurut dia, Fattah Jasin telah memiliki kelengkapan kriteria sesuai keinginan partai besutan SBY itu. ”Tapi, keputusan finalnya tetap DPP. Harapannya apa yang diinginkan DPD dan DPC ini sinergis dengan keputusan yang akan dikeluarkan DPP,” ujar Indra.

Baca Juga :  PPP Prioritaskan Usung Kader

Sementara itu, Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat belum memberikan kejelasan soal keberpihakan politik pada pesta demokrasi di Kota Keris tahun ini. DPD sudah menyerahkan nama bakal calon potensial kepada DPW Jatim dan diteruskan pada DPP. Hanya, pihaknya masih menunggu respons DPP terkait usulan tersebut.

”Sampai saat ini, kami belum menerima rekomendasi. Sebab, masih dalam proses pembahasan oleh tim pemenangan pemilu,” ucap Rimbun.

Kecondongan dukungan pada salah satu bakal calon belum bisa dipublikasikan. Namun, yang jelas DPC PKS Sumenep sudah mengantongi nama yang dianggap layak didukung pada Pilkada Sumenep 2020. Termasuk hasil survei internal partai terhadap tingkat elektabilitas para bakal calon.

”Sudah ada nama yang diusulkan. Kami diminta menyetor tidak hanya satu nama oleh DPP. Semoga dalam waktu dekat sudah ada kejelasan,” pungkasnya. 

- Advertisement -

SUMENEP – Baru segelintir partai politik (parpol) yang buka-bukaan soal bakal calon yang akan diusung dalam pilkada Sumenep. Mayoritas partai memilih menunggu keputusan final dari dewan pengurus pusat (DPP) masing-masing.

Beda halnya dengan Partai Demokrat Sumenep. Rekomendasi dari DPP memang belum turun hingga kemarin (8/6). Namun, DPC mulai mengumbarkan nama yang akan diusung. Meski keputusan akhir tetap mengacu pada restu DPP.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Sumenep Indra Wahyudi menyampaikan, rekomendasi resmi dari DPP memang belum turun. Namun, berdasar komunikasi antar elite pimpinan partai dan fraksi mulai dari DPC hingga DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim), pembicaraan mengerucut pada sosok Fattah Jasin.


”Soal kesiapan DPC dalam memberikan partisipasi kepada Fattah Jasin sudah diamini oleh ketua DPC juga. Bisa dianggap untuk DPC dan DPD Jatim 90 persen ke Fattah Jasin,” ungkap Indra kemarin (8/6).

Baca Juga :  Sumenep Bangkit Program Unggulan Sumenep Barokah

Potensi arah dukungan dari hasil pembicaraan elite pimpinan partai tersebut tinggal menunggu konsolidasi lebih lanjut di internal Demokrat. Indra menyebut DPD sebelumnya juga mempertimbangkan memberi porsi lebih bagi kader sendiri. Sepanjang memiliki elektabilitas dan operasional politik yang memadai.

”Namun, jika kriteria itu juga dimiliki seseorang di eksternal partai, kemungkinan besar rekomendasi arahnya ke sana,” ujar wakil ketua DPRD Sumenep itu.

Pada saat pendaftaran bakal cabup-cawabup, lanjut Indra, pihaknya menyertakan persyaratan bahwa setiap bakal calon harus menyerahkan hasil survei dari lembaga survei yang ditentukan DPP. Namun, hingga saat ini dia mengakui belum ada pendaftar yang menyetor.

Akan tetapi, berdasar penyampaian DPD, menurut dia, Fattah Jasin telah memiliki kelengkapan kriteria sesuai keinginan partai besutan SBY itu. ”Tapi, keputusan finalnya tetap DPP. Harapannya apa yang diinginkan DPD dan DPC ini sinergis dengan keputusan yang akan dikeluarkan DPP,” ujar Indra.

Baca Juga :  45 Anggota Dewan Masih Nganggur

Sementara itu, Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat belum memberikan kejelasan soal keberpihakan politik pada pesta demokrasi di Kota Keris tahun ini. DPD sudah menyerahkan nama bakal calon potensial kepada DPW Jatim dan diteruskan pada DPP. Hanya, pihaknya masih menunggu respons DPP terkait usulan tersebut.

”Sampai saat ini, kami belum menerima rekomendasi. Sebab, masih dalam proses pembahasan oleh tim pemenangan pemilu,” ucap Rimbun.

Kecondongan dukungan pada salah satu bakal calon belum bisa dipublikasikan. Namun, yang jelas DPC PKS Sumenep sudah mengantongi nama yang dianggap layak didukung pada Pilkada Sumenep 2020. Termasuk hasil survei internal partai terhadap tingkat elektabilitas para bakal calon.

”Sudah ada nama yang diusulkan. Kami diminta menyetor tidak hanya satu nama oleh DPP. Semoga dalam waktu dekat sudah ada kejelasan,” pungkasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/