alexametrics
21 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Selisih DP4 dan DPT Terakhir Tembus 158.440 Pemilih

BANGKALAN – Kini jumlah penduduk Bangkalan mencapai 1.065.620 jiwa. Sementara, yang masuk dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) baru 804.594 jiwa.

Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) terakhir pada  Pilpres 2014 yang tembus 963.034 pemilih. Dengan demikian, selisih penurunannya mencapai 158.440 jiwa.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, DP4 dari KPU RI sudah turun. Saat ini pihaknya tinggal melakukan proses pemutakhiran data.

Jadi, lanjut Fauzan, bukan ranahnya untuk berbicara mengapa DP4 lebih rendah dibanding DPT terakhir pada Pilpres 2014. ”Tugas saya sekarang adalah melakukan pemutakhiran data dan menyinkronkan antara DP4 dengan DPT pilpres dan data dispendukcapil,” katanya Minggu (1/7).

Baca Juga :  Berbaur Siapkan Saksi dan Data Valid

DP4 itu, jelas Fauzan, sebagai acuan atau dasar untuk melakukan pemutakhiran data. Melalui petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), nanti akan dicocokkan dan diteliti (coklit) langsung ke rumah-rumah warga.

”DP4 itu dicoklit. Lalu, ketemu daftar pemilih sementara. Kemudian dicoklit lagi, baru ketemu daftar pemilih tetap (DPT),” katanya.

Namun, terang Fauzan, proses pemutakhiran data pemilih itu tentu tetap berdasarkan e-KTP dan surat keterangan (suket) yang dikeluarkan oleh dispendukcapil setempat. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

Baca Juga :  Honor PPDP Kuras Anggaran Rp 1,19 M

”Tidak ada e-KTP, tapi ada suket. Tidak masalah,” tegas Fauzan.

Fauzan berharap bagi warga atau pemilih yang belum memiliki e-KTP segera mengurus ke Dispendukcapil Bangkalan. Tujuannya, supaya nanti memiliki hak pilih dalam pencalonan bupati dan wakil bupati serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

”Segera diurus. Eman kalau nanti tidak punya hak pilih hanya karena tidak memiliki e-KTP. Apalagi, ini momentum memilih pemimpin selama lima tahun ke depan,” imbaunya.

Fauzan menambahkan, target tuntas DPT sekitar April 2018 mendatang. Dengan demikian, jauh sebelum hari pencoblosan, DPT sudah bisa diketahui. ”Pokoknya jauh sebelum hari pencoblosan, perkiraan 19 April sudah tuntas,” tandansya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Kini jumlah penduduk Bangkalan mencapai 1.065.620 jiwa. Sementara, yang masuk dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) baru 804.594 jiwa.

Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) terakhir pada  Pilpres 2014 yang tembus 963.034 pemilih. Dengan demikian, selisih penurunannya mencapai 158.440 jiwa.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, DP4 dari KPU RI sudah turun. Saat ini pihaknya tinggal melakukan proses pemutakhiran data.


Jadi, lanjut Fauzan, bukan ranahnya untuk berbicara mengapa DP4 lebih rendah dibanding DPT terakhir pada Pilpres 2014. ”Tugas saya sekarang adalah melakukan pemutakhiran data dan menyinkronkan antara DP4 dengan DPT pilpres dan data dispendukcapil,” katanya Minggu (1/7).

Baca Juga :  Panwaslu Janji Transparan, 156 Calon Panwascam Bakal Tersingkir

DP4 itu, jelas Fauzan, sebagai acuan atau dasar untuk melakukan pemutakhiran data. Melalui petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), nanti akan dicocokkan dan diteliti (coklit) langsung ke rumah-rumah warga.

”DP4 itu dicoklit. Lalu, ketemu daftar pemilih sementara. Kemudian dicoklit lagi, baru ketemu daftar pemilih tetap (DPT),” katanya.

Namun, terang Fauzan, proses pemutakhiran data pemilih itu tentu tetap berdasarkan e-KTP dan surat keterangan (suket) yang dikeluarkan oleh dispendukcapil setempat. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

Baca Juga :  Momon Hambat Pengunduran Diri Mohni

”Tidak ada e-KTP, tapi ada suket. Tidak masalah,” tegas Fauzan.

Fauzan berharap bagi warga atau pemilih yang belum memiliki e-KTP segera mengurus ke Dispendukcapil Bangkalan. Tujuannya, supaya nanti memiliki hak pilih dalam pencalonan bupati dan wakil bupati serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

”Segera diurus. Eman kalau nanti tidak punya hak pilih hanya karena tidak memiliki e-KTP. Apalagi, ini momentum memilih pemimpin selama lima tahun ke depan,” imbaunya.

Fauzan menambahkan, target tuntas DPT sekitar April 2018 mendatang. Dengan demikian, jauh sebelum hari pencoblosan, DPT sudah bisa diketahui. ”Pokoknya jauh sebelum hari pencoblosan, perkiraan 19 April sudah tuntas,” tandansya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Rekanan Belum Garap Proyek Jalan

Harus Menang dengan Gol Besar

Artikel Terbaru

/