alexametrics
22.8 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Siap Konsultasi ke Gubernur Pimpinan DPRD Definitif Belum Ditetapkan

BANGKALAN – Lima puluh anggota DPRD Bangkalan bingung mau kerja apa. Bahkan, kemarin (2/9) para wakil rakyat seperti tidak punya arah yang jelas. Terbukti, mereka duduk serabutan di kantor DPRD.

Sebagian anggota duduk di ruang pimpinan DPRD lama. Sebagian yang lain duduk di ruang-ruang komisi. Mereka tidak punya acuan untuk bekerja. Sebab, komposisi alat kelengkapan dewan (AKD) belum dibentuk. Kendalanya, pimpinan definitif tak kunjung ditetapkan.

Ketua sementara DPRD Bangkalan Muhammad Fahad mengaku tidak bisa bersikap. Sebab, pimpinan definitif belum ditetapkan. Hal itu berdampak pada lambannya pembentukan alat kelengkapan dewan yang lain.

”Sementara ini, anggota dewan terombang-ambing. Mereka menunggu pimpinan definitif segera ditetapkan,” katanya saat ditemui kemarin.

Baca Juga :  Sebelas Hari, Bawaslu Sumenep Rekrut 4.315 PTPS

Menurut Fahad, salah satu tugas pokok pimpinan sementara yakni memfasilitasi proses penetapan pimpinan DPRD definitif. Namun permasalahannya, jatah wakil ketua dari PPP belum jelas. Hingga kini, pihak sekretariat DPRD Bangkalan belum menerima rekomendasi dari partai tersebut. ”Yang selesai baru Gerindra dan PKB. Untuk PDIP sudah mau jelas, katanya tinggal ambil,” ujarnya.

Fahad menyampaikan, untuk pimpinan dari PPP masih simpang siur. Rekomendasi jatah turun kepada siapa belum selesai sehingga menghambat kegiatan dewan. ”Saya ingin dalam minggu ini sudah diparipurnakan untuk pimpinan dewan definitif,” paparnya.

Kabarnya, lanjut Fahad, tidak lama lagi rekomendasi jatah pimpinan dari PPP turun. ”Paling dua atau tiga hari ini nama pimpinan dari PPP diterima sekretariat,” ucapnya.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Tidak Kuorum

Jika dalam minggu ini tetap tak kunjung ada kejelasan, pihaknya bakal berkonsultasi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. ”Semacam minta petunjuk karena kondisinya seperti sekarang ini,” tuturnya.

Namun, Fahad yakin dalam minggu ini sudah ada kejelasan. Pihaknya kepada anggota DPRD Bangkalan yang baru dilantik. Mereka tidak punya acuan untuk bekerja sebagai anggota legislatif. ”Mau ngapain mereka tidak jelas. Semoga cepat selesai urusan rekomendasi ini,” pungkasnya. 

BANGKALAN – Lima puluh anggota DPRD Bangkalan bingung mau kerja apa. Bahkan, kemarin (2/9) para wakil rakyat seperti tidak punya arah yang jelas. Terbukti, mereka duduk serabutan di kantor DPRD.

Sebagian anggota duduk di ruang pimpinan DPRD lama. Sebagian yang lain duduk di ruang-ruang komisi. Mereka tidak punya acuan untuk bekerja. Sebab, komposisi alat kelengkapan dewan (AKD) belum dibentuk. Kendalanya, pimpinan definitif tak kunjung ditetapkan.

Ketua sementara DPRD Bangkalan Muhammad Fahad mengaku tidak bisa bersikap. Sebab, pimpinan definitif belum ditetapkan. Hal itu berdampak pada lambannya pembentukan alat kelengkapan dewan yang lain.

”Sementara ini, anggota dewan terombang-ambing. Mereka menunggu pimpinan definitif segera ditetapkan,” katanya saat ditemui kemarin.

Baca Juga :  KPU Belum Keluarkan SK Teknis Kampanye

Menurut Fahad, salah satu tugas pokok pimpinan sementara yakni memfasilitasi proses penetapan pimpinan DPRD definitif. Namun permasalahannya, jatah wakil ketua dari PPP belum jelas. Hingga kini, pihak sekretariat DPRD Bangkalan belum menerima rekomendasi dari partai tersebut. ”Yang selesai baru Gerindra dan PKB. Untuk PDIP sudah mau jelas, katanya tinggal ambil,” ujarnya.

Fahad menyampaikan, untuk pimpinan dari PPP masih simpang siur. Rekomendasi jatah turun kepada siapa belum selesai sehingga menghambat kegiatan dewan. ”Saya ingin dalam minggu ini sudah diparipurnakan untuk pimpinan dewan definitif,” paparnya.

Kabarnya, lanjut Fahad, tidak lama lagi rekomendasi jatah pimpinan dari PPP turun. ”Paling dua atau tiga hari ini nama pimpinan dari PPP diterima sekretariat,” ucapnya.

Baca Juga :  Minta Perkuat Nilai-nilai Kesenian di Sekolah

Jika dalam minggu ini tetap tak kunjung ada kejelasan, pihaknya bakal berkonsultasi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. ”Semacam minta petunjuk karena kondisinya seperti sekarang ini,” tuturnya.

Namun, Fahad yakin dalam minggu ini sudah ada kejelasan. Pihaknya kepada anggota DPRD Bangkalan yang baru dilantik. Mereka tidak punya acuan untuk bekerja sebagai anggota legislatif. ”Mau ngapain mereka tidak jelas. Semoga cepat selesai urusan rekomendasi ini,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/