alexametrics
25.1 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Jihad Raih 257.121 Suara, Mantap Raup 252.676 Suara

SAMPANG – Rekapitulasi perolehan suara pilkada di 14 kecamatan se-Sampang sudah tuntas. Hasilnya, perolehan suara dua paslon selisihnya tipis. Yakni, paslon nomor urut 1 Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad) memperoleh 38,05 persen suara dan paslon nomor urut 2 Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap) meraih 37,38 persen suara.

Selisih perolehan suara dua paslon itu sekitar 0,67 persen. Perinciannya, Jihad mendapat 257.121 suara dan Mantap meraup 252.676 suara. Sementara paslon nomor 3 Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah) meraih 166.061 suara atau 24,57 persen dari total suara sah 675.858 dari 14 kecamatan se-Sampang.

Jihad menang di lima kecamatan. Di Kecamatan Ketapang paslon itu menang mutlak karena memperoleh 41.890 suara. Sementara paslon nomor urut 2 dan 3 masing-masing meraih 14.765 suara dan 6.501 suara.

Baca Juga :  Berharap Rekom PPP, Taufadi Siap Maju sebagai Bacawabup

Paslon Mantap menang di delapan kecamatan. Terutama di empat kecamatan yang terdapat selisih cukup banyak. Yakni, di Sokobanah, Banyuates, Karang Penang, dan Omben. Paslon Hisbullah meraih suara terbanyak di Kecamatan Kota Sampang. Paslon nomor urut 3 ini menang mutlak dengan 28.135 suara.

Ketua KPU Sampang Syamsul Mu’arif menyatakan, bisa dilakukan gugatan hasil pilkada jika selisih perolehan suara di bawah satu persen dari jumlah penduduk. Jika melebihi satu persen, tidak memenuhi syarat untuk dilakukan gugatan.

Gugatan hasil pilkada dibuka langsung oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dengan jadwal yang sudah ditentukan. Yaitu, setelah KPU menetapkan hasil pilkada. Jika sampai jadwal yang ditentukan MK tidak ada gugatan, KPU akan melakukan penetapan pemenang pilkada Sampang. Selanjutnya, pemenang pilkada diajukan untuk dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Sampang.

Baca Juga :  Surat Suara Pilgub Jatim Lebih 17.781 Lembar

Tim Sukses Paslon Jihad Mahfud mengungkapkan, rekapitulasi suara di tingkat kecamatan sudah sesuai dengan prosedur. Mengenai potensi gugatan ke MK, pihaknya meyakini tidak memenuhi syarat. ”Jika memang ada gugatan, kami siap. Tapi, saya yakin semua tahapan pilkada sudah sesuai aturan,” katanya.

Sementara itu, Tim Pemenangan Paslon Mantap Ach. Fauzan mengatakan, pihaknya masih dalam proses kajian dan musyawarah. Jika memang banyak pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada, bisa dilakukan gugatan ke MK.

Hanya, pihaknya belum memastikan langkah yang akan diambil paslon Mantap. ”Sekarang masih dalam proses kajian dan musyawarah antara tim kabupaten. Jika ada pelanggaran, mungkin kami meminta pemilihan ulang atau membuka kotak suara,” ujarnya.

- Advertisement -

SAMPANG – Rekapitulasi perolehan suara pilkada di 14 kecamatan se-Sampang sudah tuntas. Hasilnya, perolehan suara dua paslon selisihnya tipis. Yakni, paslon nomor urut 1 Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad) memperoleh 38,05 persen suara dan paslon nomor urut 2 Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap) meraih 37,38 persen suara.

Selisih perolehan suara dua paslon itu sekitar 0,67 persen. Perinciannya, Jihad mendapat 257.121 suara dan Mantap meraup 252.676 suara. Sementara paslon nomor 3 Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah) meraih 166.061 suara atau 24,57 persen dari total suara sah 675.858 dari 14 kecamatan se-Sampang.

Jihad menang di lima kecamatan. Di Kecamatan Ketapang paslon itu menang mutlak karena memperoleh 41.890 suara. Sementara paslon nomor urut 2 dan 3 masing-masing meraih 14.765 suara dan 6.501 suara.

Baca Juga :  DKPP Panggil Tim Paslon Mantap

Paslon Mantap menang di delapan kecamatan. Terutama di empat kecamatan yang terdapat selisih cukup banyak. Yakni, di Sokobanah, Banyuates, Karang Penang, dan Omben. Paslon Hisbullah meraih suara terbanyak di Kecamatan Kota Sampang. Paslon nomor urut 3 ini menang mutlak dengan 28.135 suara.

Ketua KPU Sampang Syamsul Mu’arif menyatakan, bisa dilakukan gugatan hasil pilkada jika selisih perolehan suara di bawah satu persen dari jumlah penduduk. Jika melebihi satu persen, tidak memenuhi syarat untuk dilakukan gugatan.

Gugatan hasil pilkada dibuka langsung oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dengan jadwal yang sudah ditentukan. Yaitu, setelah KPU menetapkan hasil pilkada. Jika sampai jadwal yang ditentukan MK tidak ada gugatan, KPU akan melakukan penetapan pemenang pilkada Sampang. Selanjutnya, pemenang pilkada diajukan untuk dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Sampang.

Baca Juga :  PKB Klaim Solid Dukung Gus Ipul

Tim Sukses Paslon Jihad Mahfud mengungkapkan, rekapitulasi suara di tingkat kecamatan sudah sesuai dengan prosedur. Mengenai potensi gugatan ke MK, pihaknya meyakini tidak memenuhi syarat. ”Jika memang ada gugatan, kami siap. Tapi, saya yakin semua tahapan pilkada sudah sesuai aturan,” katanya.

Sementara itu, Tim Pemenangan Paslon Mantap Ach. Fauzan mengatakan, pihaknya masih dalam proses kajian dan musyawarah. Jika memang banyak pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada, bisa dilakukan gugatan ke MK.

Hanya, pihaknya belum memastikan langkah yang akan diambil paslon Mantap. ”Sekarang masih dalam proses kajian dan musyawarah antara tim kabupaten. Jika ada pelanggaran, mungkin kami meminta pemilihan ulang atau membuka kotak suara,” ujarnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/