PAMEKASAN, RadarMadura.id – Suasana warung kopi di Desa Tampojung Guwa, Kecamatan Waru, awalnya sepi.
Namun, tak sampai satu menit lokasi tersebut justru mendadak ramai. Penyebabnya, ada kecelakaan tunggal. Mobil boks terguling tepat di tikungan dekat warung kopi tersebut.
Kendaraan roda empat bernopol M 9067 AA itu bahkan sampai terseret hingga beberapa meter.
Beruntung dua orang di dalam mobil tersebut bisa diselamatkan.
Namun, tak lama dari kecelakaan tunggal tersebut, seorang pengendara motor terjatuh akibat ceceran oli dari mobil Mitsubishi Colt silver itu.
Dua perempuan dan satu balita tergelincir di jalan licin bekas tumpahan oli.
Berdasar pengakuan salah satu saksi kejadian Ari, mobil boks tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan.
Sopir kendaraan diduga tidak sempat menginjak rem saat berada di tikungan Jalan Raya Pakong–Waru itu.
”Sampai berdecit bunyinya waktu kecelakaan. Saya tidak tahu apakah ini baru kali pertama bagi si sopir melewati jalur ini atau karena kurang hati-hati,” terang saksi yang kebetulan berpapasan dengan kendaraan yang terlibat laka.
Arus lalu lintas sempat tersendat di lokasi itu. Sebab, mobil boks yang terguling hampir memakan separo jalan.
Namun, proses evakuasi kendaraan tidak memakan waktu lama. Mobil bisa dipindah sekitar 15 menit seusai kecelakaan.
Pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lokasi, tidak ada petugas polisi di lokasi kecelakaan.
Warga membantu untuk mengevakuasi kendaraan dan mengurai kemacetan di lokasi kecelakaan tunggal tersebut.
Sementara itu, Ps Kanit Samapta Polsek Waru Aiptu Lutfianto mengaku melintasi lokasi kecelakaan tunggal tersebut.
Dia meminta pengendara lebih berhati-hati. Apalagi, jika terlihat tumpahan oli atau bahan bakar minyak (BBM).
”Saya tadi (kemarin, Red) juga mau berhenti. Namun, kata warga sudah diselesaikan karena itu memang murni kecelakaan tunggal,” terang bintara Polri tingkat dua itu. (afg/luq)
Editor : Fatmasari Margaretta