alexametrics
21.6 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Batas Maksimal Peserta Unas Dikritik

PAMEKASAN – Kebijakan pemerintah soal batas maksimal peserta ujian nasional (unas) dikeluhkan. Hal itu karena kebijakan peserta unas yang tidak boleh lebih dari 999 siswa itu dianggap merugikan sekolah dan anak didik.

”Kebijakan batas maksimal peserta unas di masing-masing sekolah sangat merugikan siswa. Banyak sekolah yang memiliki peserta unas melebihi dari ketentuan tersebut,” kata Miftahol Arifin, praktisi pandidikan di Pamekasan.

Kasipendma Kemenag Pamekasan Nawawi membenarkan jika peserta unas melebihi dari ketentuan. Maka dari itu, secara otomatis tertolak oleh sistem. Sistem hanya mengakomodasi maksimal 999 peserta unas.

”Solusinya, kalau lebih dari 999 siswa, dimutasi. Ini berlaku di seluruh Indonesia, tidak hanya lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenang. Sekolah di bawah disdik juga diberlakukan aturan seperti itu,” katanya. 

Baca Juga :  Catat, Tidak Didaftarkan ke BPJS Kesehatan, Pekerja Bisa Lapor!
- Advertisement -

PAMEKASAN – Kebijakan pemerintah soal batas maksimal peserta ujian nasional (unas) dikeluhkan. Hal itu karena kebijakan peserta unas yang tidak boleh lebih dari 999 siswa itu dianggap merugikan sekolah dan anak didik.

”Kebijakan batas maksimal peserta unas di masing-masing sekolah sangat merugikan siswa. Banyak sekolah yang memiliki peserta unas melebihi dari ketentuan tersebut,” kata Miftahol Arifin, praktisi pandidikan di Pamekasan.

Kasipendma Kemenag Pamekasan Nawawi membenarkan jika peserta unas melebihi dari ketentuan. Maka dari itu, secara otomatis tertolak oleh sistem. Sistem hanya mengakomodasi maksimal 999 peserta unas.


”Solusinya, kalau lebih dari 999 siswa, dimutasi. Ini berlaku di seluruh Indonesia, tidak hanya lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenang. Sekolah di bawah disdik juga diberlakukan aturan seperti itu,” katanya. 

Baca Juga :  Perluas Embung Samiran, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 25 Miliar
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/