alexametrics
20.8 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Prioritaskan Kesehatan dan Pendidikan

PAMEKASAN – Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan periode 2018–2023 sudah dilantik. Bumi Gerbang Salam kini memiliki pemimpin baru. Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta bupati Pamekasan memprioritaskan program kesehatan dan pendidikan.

”Pelayanan dasarnya adalah pendidikan dan kesehatan. Itu harus diperhatikan. Pemerintah harus serius menangani masalah ini,” kata Pak De Karwo Sabtu (29/9).

Masalah kesehatan di Pamekasan masih banyak yang harus diperhatikan. Salah satunya penyakit kusta dan gizi buruk. Ini butuh keseriusan bupati dan jajarannya agar tahun depan penyakit kusta dan gizi buruk bisa berkurang.

Penyakit kusta yang ditemukan di Pamekasan sebanyak 229 kasus. Sementara gizi prevalensi stunting mencapai 42,5 persen. ”Tahun berikutnya kami harapkan angka ini tidak bertambah,” pesan gubernur.

Baca Juga :  Bappeda: 63 Persen Jalan Kabupaten Rusak

TP PKK Pamekasan harus ikut berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Peran PKK diharapkan dapat menambah tingkat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. ”Peranan PKK saya kira bagus untuk pendampingan,” ujar Pak De Karwo.

Di bidang pendidikan, Pamekasan dinilai cukup bagus. Yakni harapan lama sekolah 13,61 tahun. Sedangkan rata-rata lama sekolah 6,25 tahun. ”Pendidikannya bagus, semoga tahun depan bisa ditingkatkan,” harapnya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, permasalahan yang ada di Pamekasan tidak mungkin diatasi sendirian. Harus ada keterlibatan OPD serta dukungan dari masyarakat agar persoalan tersebut bisa diatasi.

”Banyak persoalan yang kita hadapi ke depan. Saya yakin dengan bergandengan tangan, permasalahan yang ada di Pamekasan akan lebih mudah diatasi. Untuk itu, saya mengajak masyarakat bersama-sama membangun Pamekasan yang sejahtera, Parjuga, Rajja, dan Bajjra,” ucapnya.

Baca Juga :  Rumuskan RPJMD, Gubernur Jatim Minta Pemkab Paparkan Program Strategis

PAMEKASAN – Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan periode 2018–2023 sudah dilantik. Bumi Gerbang Salam kini memiliki pemimpin baru. Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta bupati Pamekasan memprioritaskan program kesehatan dan pendidikan.

”Pelayanan dasarnya adalah pendidikan dan kesehatan. Itu harus diperhatikan. Pemerintah harus serius menangani masalah ini,” kata Pak De Karwo Sabtu (29/9).

Masalah kesehatan di Pamekasan masih banyak yang harus diperhatikan. Salah satunya penyakit kusta dan gizi buruk. Ini butuh keseriusan bupati dan jajarannya agar tahun depan penyakit kusta dan gizi buruk bisa berkurang.


Penyakit kusta yang ditemukan di Pamekasan sebanyak 229 kasus. Sementara gizi prevalensi stunting mencapai 42,5 persen. ”Tahun berikutnya kami harapkan angka ini tidak bertambah,” pesan gubernur.

Baca Juga :  Tidak Mau Dipimpin, Tidak Mau Kompromi

TP PKK Pamekasan harus ikut berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Peran PKK diharapkan dapat menambah tingkat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. ”Peranan PKK saya kira bagus untuk pendampingan,” ujar Pak De Karwo.

Di bidang pendidikan, Pamekasan dinilai cukup bagus. Yakni harapan lama sekolah 13,61 tahun. Sedangkan rata-rata lama sekolah 6,25 tahun. ”Pendidikannya bagus, semoga tahun depan bisa ditingkatkan,” harapnya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, permasalahan yang ada di Pamekasan tidak mungkin diatasi sendirian. Harus ada keterlibatan OPD serta dukungan dari masyarakat agar persoalan tersebut bisa diatasi.

”Banyak persoalan yang kita hadapi ke depan. Saya yakin dengan bergandengan tangan, permasalahan yang ada di Pamekasan akan lebih mudah diatasi. Untuk itu, saya mengajak masyarakat bersama-sama membangun Pamekasan yang sejahtera, Parjuga, Rajja, dan Bajjra,” ucapnya.

Baca Juga :  Jika PBB Tidak Lolos, Suli Akhiri Karir Politik  

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/