alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Pengunjung Kecewa Akses Pantai Jumiang Rusak

PAMEKASAN – Pengunjung mengeluhkan akses jalan menuju Pantai Jumiang. Pasalnya, jalan di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, itu rusak. Pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan.

 Moh. Mahsus, salah seorang pengunjung menuturkan, akses jalan menuju tempat wisata Pantai Jumiang tidak layak. Aspal jalan banyak yang mengelupas dan jalan berlubang. Air hujan menggenangi jalan-jalan berlubang.

Seharusnya, kata dia, pemerintah sigap dalam mengatasi kerusakan jalan di daerah tersebut. Sebab, jalan itu merupakan akses utama menuju tempat wisata. Apalagi di desa yang dipimpin Zabur itu tidak ada akses jalan alternatif.

”Seharusnya jalan utama itu harus diprioritaskan agar masyarakat atau pengunjung yang lewat merasa nyaman. Sekarang musim hujan, bisa membahayakan pengguna jalan,” kata Mahrus kemarin (29/1).

Baca Juga :  Pantai Jumiang Perlu Disediakan Wahana Bermain

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan Achmad Sjaifudin mengatakan, pihaknya tidak berwenang memperbaiki jalan tersebut. Meski jalan tersebut merupakan akses menuju tempat wisata, hal itu tidak termasuk tanggung jawab lembaganya.

Kendati demikian, Sjaifudin sudah berkoordinasi dengan dinas terkait atas kondisi akses jalan menuju Pantai Jumiang yang dikeluhkan pengunjung. Rencananya perbaikan jalan akan dilakukan tahun ini.

”Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait tentang keluhan pengunjung. Informasi dari dinas PUPR, rencananya tahun ini akan dilakukan perbaikan menggunakan hotmix,” ungkap Sjaifudin. (bil)

PAMEKASAN – Pengunjung mengeluhkan akses jalan menuju Pantai Jumiang. Pasalnya, jalan di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, itu rusak. Pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan.

 Moh. Mahsus, salah seorang pengunjung menuturkan, akses jalan menuju tempat wisata Pantai Jumiang tidak layak. Aspal jalan banyak yang mengelupas dan jalan berlubang. Air hujan menggenangi jalan-jalan berlubang.

Seharusnya, kata dia, pemerintah sigap dalam mengatasi kerusakan jalan di daerah tersebut. Sebab, jalan itu merupakan akses utama menuju tempat wisata. Apalagi di desa yang dipimpin Zabur itu tidak ada akses jalan alternatif.


”Seharusnya jalan utama itu harus diprioritaskan agar masyarakat atau pengunjung yang lewat merasa nyaman. Sekarang musim hujan, bisa membahayakan pengguna jalan,” kata Mahrus kemarin (29/1).

Baca Juga :  Dapat Opini WTP Delapan Kali

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan Achmad Sjaifudin mengatakan, pihaknya tidak berwenang memperbaiki jalan tersebut. Meski jalan tersebut merupakan akses menuju tempat wisata, hal itu tidak termasuk tanggung jawab lembaganya.

Kendati demikian, Sjaifudin sudah berkoordinasi dengan dinas terkait atas kondisi akses jalan menuju Pantai Jumiang yang dikeluhkan pengunjung. Rencananya perbaikan jalan akan dilakukan tahun ini.

”Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait tentang keluhan pengunjung. Informasi dari dinas PUPR, rencananya tahun ini akan dilakukan perbaikan menggunakan hotmix,” ungkap Sjaifudin. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/