alexametrics
19.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

DD-ADD Naik Rp 43 Miliar

PAMEKASAN –Pemerintah pusat dan Pemkab Pamekasan memberi perhatian serius terhadap pembangunan di 178 desa di Bumi Gerbang Salam. Buktinya, total jatah dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun ini ditambah hingga Rp 43.321.522.100.

Sesuai data Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, tahun lalu total dana untuk pembangunan desa Rp 254.619.836.600. Perinciannya, Rp ADD Rp 91.751.946.600 dan DD Rp 162.867.890.000.

Sementara tahun ini, total DD-ADD mencapai Rp 297.941.358.700. Yakni ADD Rp 99.142.499.700 dan DD Rp 198.798.859.000.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Taufikurrachman membenarkan adanya kenaikan jatah ADD-DD 2019 dibanding tahun sebelumnya. Dana tersebut bakal direalisasikan sesuai APBDes masing-masing desa.

Ada dua persyaratan pencairan dana tersebut. Yakni, peraturan desa (perdes) dan APBDes tahun sebelumnya. Dokumen tersebut berisi pertanggungjawaban realisasi dana untuk desa itu tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Temukan Kegiatan Dana Desa Tanpa Prasasti

Kemudian, pemerintah desa juga harus mengajukan perdes dan APBDes 2019. Dokumen tersebut menjadi landasan pencairan. ”Perdes dan APBDes itu harus disetorkan,” jelasnya kemarin (29/1).

Kenaikan nominal DD-ADD itu disambut baik Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan Harun Suyitno. Menurut dia, dana tersebut harus benar-benar direalisasikan untuk kesejahteraan rakyat.

Pemerintah desa harus mengelola anggaran itu dengan baik. Pembangunan fasilitas umum, sarana olahraga serta peningkatan ekonomi melalui badan usaha milik desa (BUMDes) harus ditingkatkan.

Besaran anggaran yang dikeluarkan untuk 178 desa itu harus sejalan dengan manfaat yang diterima masyarakat. Sebab, pada prinsipnya, dana tersebut diberikan negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

Pemerintah juga harus turun langsung mengawasi realisasi dana tersebut. Harapannya, kegiatan yang dilakukan desa benar-benar seseuai kebutuhan masyarakat. ”Semoga besarnya anggaran DD dan ADD dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,” harapnya.

Baca Juga :  Donasi Amal Kemanusiaan Terkumpul Rp 294 Juta

PAMEKASAN –Pemerintah pusat dan Pemkab Pamekasan memberi perhatian serius terhadap pembangunan di 178 desa di Bumi Gerbang Salam. Buktinya, total jatah dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun ini ditambah hingga Rp 43.321.522.100.

Sesuai data Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, tahun lalu total dana untuk pembangunan desa Rp 254.619.836.600. Perinciannya, Rp ADD Rp 91.751.946.600 dan DD Rp 162.867.890.000.

Sementara tahun ini, total DD-ADD mencapai Rp 297.941.358.700. Yakni ADD Rp 99.142.499.700 dan DD Rp 198.798.859.000.


Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Taufikurrachman membenarkan adanya kenaikan jatah ADD-DD 2019 dibanding tahun sebelumnya. Dana tersebut bakal direalisasikan sesuai APBDes masing-masing desa.

Ada dua persyaratan pencairan dana tersebut. Yakni, peraturan desa (perdes) dan APBDes tahun sebelumnya. Dokumen tersebut berisi pertanggungjawaban realisasi dana untuk desa itu tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Gerak Cepat Kades Dakiring Abd. Rochman┬áMembangun Desa

Kemudian, pemerintah desa juga harus mengajukan perdes dan APBDes 2019. Dokumen tersebut menjadi landasan pencairan. ”Perdes dan APBDes itu harus disetorkan,” jelasnya kemarin (29/1).

Kenaikan nominal DD-ADD itu disambut baik Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan Harun Suyitno. Menurut dia, dana tersebut harus benar-benar direalisasikan untuk kesejahteraan rakyat.

Pemerintah desa harus mengelola anggaran itu dengan baik. Pembangunan fasilitas umum, sarana olahraga serta peningkatan ekonomi melalui badan usaha milik desa (BUMDes) harus ditingkatkan.

Besaran anggaran yang dikeluarkan untuk 178 desa itu harus sejalan dengan manfaat yang diterima masyarakat. Sebab, pada prinsipnya, dana tersebut diberikan negara untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

Pemerintah juga harus turun langsung mengawasi realisasi dana tersebut. Harapannya, kegiatan yang dilakukan desa benar-benar seseuai kebutuhan masyarakat. ”Semoga besarnya anggaran DD dan ADD dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,” harapnya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Akan Jadikan M. Tabrani sebagai Nama Gedung
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/