alexametrics
26.3 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Besi Berkarat, Pengunjung Taman Arek Lancor Pamekasan Mengeluh

PAMEKASAN – Meski letaknya di jantung Kota Pamekadan, fasilitas yang ada di Taman Arek Lancor sampai saat masih minim. Tak hanya itu, beberapa wahana permainan anak sudah tidak layak.

Berdasar pantauan RadarMadura.id, besi ayunan dan perosotan sudah berkarat. Fasilitas yang tersedia di taman juga tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang datang berkunjung ke taman.

Muhammad Syamsul Arifin, salah seorang pengunjung Taman Arek Lancor mengeluhkan kondisi tersebut. Kebetulan, seminggu sekali dia selalu mengajak anaknya berkunjung ke taman tersebut.

“Anak saya senang ke sini (Taman Arek Lancor, Red). Tapi sayang, wahana permainannya hanya enam jenis. Sedangkan pengunjung cukup ramai. Apalagi hari libur,” ucap warga Desa Pademawu Timur itu.

Baca Juga :  Dinkes Sarankan Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Selain fasilitas wahana permainan anak, Syamsul juga mengeluhkan minimnya ketersediaan tong sampah. “Saya berharap kekurangan tersebut segera dibenahi. Sebab, Taman Arek Lancor salah satu ikon Kota Pamekasan,” pungkasnya.

Saat RadarMadura.id mengonfirmasikan hal tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pamekasan Amin Jabir tidak berhasil. Saat dihubungi melalui layanan telepon selulernya tidak merespon. Pesan WA juga tidak berbalas. (Santi Stia Wardani)

PAMEKASAN – Meski letaknya di jantung Kota Pamekadan, fasilitas yang ada di Taman Arek Lancor sampai saat masih minim. Tak hanya itu, beberapa wahana permainan anak sudah tidak layak.

Berdasar pantauan RadarMadura.id, besi ayunan dan perosotan sudah berkarat. Fasilitas yang tersedia di taman juga tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang datang berkunjung ke taman.

Muhammad Syamsul Arifin, salah seorang pengunjung Taman Arek Lancor mengeluhkan kondisi tersebut. Kebetulan, seminggu sekali dia selalu mengajak anaknya berkunjung ke taman tersebut.


“Anak saya senang ke sini (Taman Arek Lancor, Red). Tapi sayang, wahana permainannya hanya enam jenis. Sedangkan pengunjung cukup ramai. Apalagi hari libur,” ucap warga Desa Pademawu Timur itu.

Baca Juga :  Sambut Baik Wacana Perubahan Masa Berlaku Paspor

Selain fasilitas wahana permainan anak, Syamsul juga mengeluhkan minimnya ketersediaan tong sampah. “Saya berharap kekurangan tersebut segera dibenahi. Sebab, Taman Arek Lancor salah satu ikon Kota Pamekasan,” pungkasnya.

Saat RadarMadura.id mengonfirmasikan hal tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pamekasan Amin Jabir tidak berhasil. Saat dihubungi melalui layanan telepon selulernya tidak merespon. Pesan WA juga tidak berbalas. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/