21 C
Madura
Saturday, December 10, 2022

Tiga Kali Pertahankan Akreditasi Paripurna

RSUD Smart Jaga Kepercayaan Masyarakat

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kerja keras RSUD dr H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan dalam pelayanan berbuah hasil. Rumah sakit pelat merah tersebut kembali mempertahankan gelar akreditasi paripurna untuk kali ketiga sejak 2016.

Raihan ini sekaligus mengantarkan rumah sakit di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, itu menjadi fasilitas kesehatan (faskes) dengan layanan unggul. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Agenda wajib tiga tahunan untuk rumah sakit itu cukup penting. Ini untuk mengevaluasi kegiatan rumah sakit dengan elemen penilaian sesuai standar. ”Hasil yang didapatkan adalah paripurna,” ujar Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan dr Achmad Marsuki.

Dia menjelaskan, prinsip utama akreditasi adalah mutu pelayanan. Karena itu, RSUD Smart Pamekasan bertekad untuk terus mempertahankan aspek tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Dengan begitu, hasil akreditasi sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga :  Lapor Polres karena Siltap Setahun Ditahan Kades

Menurut Marsuki, sudah sepatutnya rumah sakit menambah inovasi pelayanan terhadap masyarakat. Tujuannya, meningkatkan mutu faskes. ”Ini bukan bagian dari hadiah atau penghargaan. Rumah sakit yang bermutu tentu mendapat nilai plus dari masyarakat,” ucapnya.

Ketua Tim Akreditasi RSUD Smart Pamekasan dr Aceng Apandi, Sp.An, FIP menambahkan, setidaknya terdapat sekitar 16 kelompok variabel kerja yang dinilai. Dari tiap kelompok kerja tersebut ada standar dan elemen penilaian yang harus dipenuhi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membentuk komisi akreditasi rumah sakit (KARS) independen dalam kegiatan evaluasi tersebut. Setidaknya, dibutuhkan waktu tiga hari untuk survei akreditasi di RSUD Smart Pamekasan. Terhitung pada 13–15 September lalu.

Paripurna merupakan tingkatan tertinggi akreditasi rumah sakit. Sebelumnya, ada tingkat dasar, madya, dan utama. ”Mutu pelayanan di sini (RSUD Smart Pamekasan, Red) tetap terakreditasi paripurna seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  46 Ponpes Sudah Gabung Paguyuban Eco-Pesantren

Pada prinsipnya, budaya akreditasi dalam meningkatkan mutu harus dipertahankan. Begitu juga dengan pasien safety yang harus diutamakan. ”Kemenkes sudah menetapkan SOP terhadap masing-masing rumah sakit yang dinilai oleh KARS ketika akreditasi,” jelas Aceng. (afg/luq)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kerja keras RSUD dr H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan dalam pelayanan berbuah hasil. Rumah sakit pelat merah tersebut kembali mempertahankan gelar akreditasi paripurna untuk kali ketiga sejak 2016.

Raihan ini sekaligus mengantarkan rumah sakit di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, itu menjadi fasilitas kesehatan (faskes) dengan layanan unggul. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Agenda wajib tiga tahunan untuk rumah sakit itu cukup penting. Ini untuk mengevaluasi kegiatan rumah sakit dengan elemen penilaian sesuai standar. ”Hasil yang didapatkan adalah paripurna,” ujar Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan dr Achmad Marsuki.


Dia menjelaskan, prinsip utama akreditasi adalah mutu pelayanan. Karena itu, RSUD Smart Pamekasan bertekad untuk terus mempertahankan aspek tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Dengan begitu, hasil akreditasi sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga :  Bupati Pamekasan Optimis RSUD Smart Pertahankan Akreditasi Paripurna

Menurut Marsuki, sudah sepatutnya rumah sakit menambah inovasi pelayanan terhadap masyarakat. Tujuannya, meningkatkan mutu faskes. ”Ini bukan bagian dari hadiah atau penghargaan. Rumah sakit yang bermutu tentu mendapat nilai plus dari masyarakat,” ucapnya.

Ketua Tim Akreditasi RSUD Smart Pamekasan dr Aceng Apandi, Sp.An, FIP menambahkan, setidaknya terdapat sekitar 16 kelompok variabel kerja yang dinilai. Dari tiap kelompok kerja tersebut ada standar dan elemen penilaian yang harus dipenuhi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membentuk komisi akreditasi rumah sakit (KARS) independen dalam kegiatan evaluasi tersebut. Setidaknya, dibutuhkan waktu tiga hari untuk survei akreditasi di RSUD Smart Pamekasan. Terhitung pada 13–15 September lalu.

- Advertisement -

Paripurna merupakan tingkatan tertinggi akreditasi rumah sakit. Sebelumnya, ada tingkat dasar, madya, dan utama. ”Mutu pelayanan di sini (RSUD Smart Pamekasan, Red) tetap terakreditasi paripurna seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  MTQ XXX Pamekasan Resmi Dibuka

Pada prinsipnya, budaya akreditasi dalam meningkatkan mutu harus dipertahankan. Begitu juga dengan pasien safety yang harus diutamakan. ”Kemenkes sudah menetapkan SOP terhadap masing-masing rumah sakit yang dinilai oleh KARS ketika akreditasi,” jelas Aceng. (afg/luq)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/