alexametrics
25 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Nelayan Meninggal saat Jaring Ikan

PAMEKASAN – Matsirat ditemukan meninggal di atas perahunya di Peraian Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis, kemarin (27/6). Nelayan berusia 65 tahun itu menjaring ikan seorang diri.

Pria asal Dusun Candi Selatan, Desa Polagan, itu berangkat menjaring ikan sendirian dengan menggunakan perahu sekitar pukul 04.00. Enam jam kemudian atau sekitar pukul 10.00, teman korban menemukan perahu Sirat mengambang dan tak bergerak.

Penasaran, teman-teman korban; Absari, Sugik, dan Hamid; mendekati perahu Sirat. ”Setelah diperiksa oleh temannya, korban sudah meninggal,” terang Kapolsek Galis Iptu Barid Fauzan kemarin.

Lalu, Matsirat dibawa menepi oleh teman-temannya ke darat. Hingga tadi malam, penyebab meninggalnya Mat Sirat masih menjadi teka-teki. Apakah karena penyakit atau penyebab lain. Pihak keluarga tidak ingin dilakukan visum atau otopsi.

Baca Juga :  Duarr!! Perahu Meledak dan Hancur, Nelayan di Sumenep Selamat

”Selain mencatat saksi-saksi, anggota kami juga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan visum atau otopsi. Pihak keluarga tidak mempermasalahkan kematian korban,” papar Barid.

Sementara itu, sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan belum mendapatkan informasi detail terkait nelayan yang meninggal tersebut. Nelayan itu tidak masuk dalam program asuransi nelayan. ”Kami juga akan mengecek kronologi meninggalnya korban.” ujarnya. (ky)

PAMEKASAN – Matsirat ditemukan meninggal di atas perahunya di Peraian Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis, kemarin (27/6). Nelayan berusia 65 tahun itu menjaring ikan seorang diri.

Pria asal Dusun Candi Selatan, Desa Polagan, itu berangkat menjaring ikan sendirian dengan menggunakan perahu sekitar pukul 04.00. Enam jam kemudian atau sekitar pukul 10.00, teman korban menemukan perahu Sirat mengambang dan tak bergerak.

Penasaran, teman-teman korban; Absari, Sugik, dan Hamid; mendekati perahu Sirat. ”Setelah diperiksa oleh temannya, korban sudah meninggal,” terang Kapolsek Galis Iptu Barid Fauzan kemarin.


Lalu, Matsirat dibawa menepi oleh teman-temannya ke darat. Hingga tadi malam, penyebab meninggalnya Mat Sirat masih menjadi teka-teki. Apakah karena penyakit atau penyebab lain. Pihak keluarga tidak ingin dilakukan visum atau otopsi.

Baca Juga :  Cuti Haji, Tunjangan ASN Dicabut

”Selain mencatat saksi-saksi, anggota kami juga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan visum atau otopsi. Pihak keluarga tidak mempermasalahkan kematian korban,” papar Barid.

Sementara itu, sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan belum mendapatkan informasi detail terkait nelayan yang meninggal tersebut. Nelayan itu tidak masuk dalam program asuransi nelayan. ”Kami juga akan mengecek kronologi meninggalnya korban.” ujarnya. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/