alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Pemkab Pamekasan Bantu Masyarakat Terdampak

PAMEKASAN – Pandemi coronavirus disease 2029 (Covid-19) berdampak pada pendapatan masyarakat. Pemkab Pamekasan bergerak cepat menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) kepada mereka.

Masyarakat terdampak tersebut adalah mereka yang berada di bawah garis ekonomi kelas bawah dan tidak pernah menerima bantuan apa pun. Baik sebagai keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) maupun sebagai peserta bantuan pangan nontunai (BPNT) atau bantuan lainnya.

Secara simbolis, Pemkab Pamekasan menyalurkan bantuan BLT-DD tersebut kepada warga di Desa Toket, Kecamatan Proppo, kemarin (27/4). Penyaluran bantuan tersebut dipimpin Bupati Baddrut Tamam dan Wabup Raja’e. Mereka didampingi Sekkab Totok Hartono, Kepala Dinsos Syaiful Anam, Kepala DPMD Ach. Faisol, Kepala Desa Toket Abdul Karim, dan sejumlah pihak terkait.

Baca Juga :  Pegadaian Syariah Bantu PMI Tangani Pandemi Covid-19

Bupati Baddrut Tamam menuturkan, Pemkab Pamekasan akan bergerak cepat memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak dalam masa pandemi Covid-19. Pemkab akan terus mendorong percepatan realisasi BLT-DD.

Realisasi BLT-DD juga dilaksanakan di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, pada waktu yang sama. Dengan rincian, keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 112. Sementara di Desa Toket, Kecamatan Proppo, 106 KPM.

”Pemkab akan terus siaga untuk memberikan pelayanan terbaik dari beberapa sektor. Khusus bantuan ini di luar PKH dan sektor bantuan lain. Harapan kami, masyarakat yang terdampak Covid-19 ini segera mendapatkan social safety net (jaring pengaman sosial) dari pemerintah,” ungkapnya.

Pemkab juga akan menyalurkan sembako untuk membantu penarik becak. Sekitar 1.490 paket bantuan akan segera disalurkan kepada setiap kepala keluarga (KK). Dalam paket tersebut ada beras lima belas kilogram, gula, telur, minyak goreng, dan bantuan langsung tunai.

Baca Juga :  PKL Melawan, Penertiban Gagal

”Bantuan ini akan diberikan kepada penarik becak dan ojek,” tambahnya. Tidak hanya itu, juga ada sekitar 158 sembako yang akan disalurkan oleh pemkab kepada masyarakat yang terpapar Covid-19. Bantuan terakhir ini berbeda dengan BLT-DD.

”Keseluruhannya ini akan disegerakan untuk diserahterimakan langsung kepada yang berhak. Ini terus dinamis. Tidak hanya berhenti di sini. Jika ada beberapa hal yang harus kita tangani, akan kita tangani secepatnya dan semaksimal mungkin,” tandas bupati. (ky)

PAMEKASAN – Pandemi coronavirus disease 2029 (Covid-19) berdampak pada pendapatan masyarakat. Pemkab Pamekasan bergerak cepat menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) kepada mereka.

Masyarakat terdampak tersebut adalah mereka yang berada di bawah garis ekonomi kelas bawah dan tidak pernah menerima bantuan apa pun. Baik sebagai keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) maupun sebagai peserta bantuan pangan nontunai (BPNT) atau bantuan lainnya.

Secara simbolis, Pemkab Pamekasan menyalurkan bantuan BLT-DD tersebut kepada warga di Desa Toket, Kecamatan Proppo, kemarin (27/4). Penyaluran bantuan tersebut dipimpin Bupati Baddrut Tamam dan Wabup Raja’e. Mereka didampingi Sekkab Totok Hartono, Kepala Dinsos Syaiful Anam, Kepala DPMD Ach. Faisol, Kepala Desa Toket Abdul Karim, dan sejumlah pihak terkait.

Baca Juga :  Hujan Sekejap, KPU Kembali Tergenang Banjir

Bupati Baddrut Tamam menuturkan, Pemkab Pamekasan akan bergerak cepat memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak dalam masa pandemi Covid-19. Pemkab akan terus mendorong percepatan realisasi BLT-DD.

Realisasi BLT-DD juga dilaksanakan di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, pada waktu yang sama. Dengan rincian, keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 112. Sementara di Desa Toket, Kecamatan Proppo, 106 KPM.

”Pemkab akan terus siaga untuk memberikan pelayanan terbaik dari beberapa sektor. Khusus bantuan ini di luar PKH dan sektor bantuan lain. Harapan kami, masyarakat yang terdampak Covid-19 ini segera mendapatkan social safety net (jaring pengaman sosial) dari pemerintah,” ungkapnya.

Pemkab juga akan menyalurkan sembako untuk membantu penarik becak. Sekitar 1.490 paket bantuan akan segera disalurkan kepada setiap kepala keluarga (KK). Dalam paket tersebut ada beras lima belas kilogram, gula, telur, minyak goreng, dan bantuan langsung tunai.

Baca Juga :  Lansia Dapat Makanan Gratis 2 Kali Sehari

”Bantuan ini akan diberikan kepada penarik becak dan ojek,” tambahnya. Tidak hanya itu, juga ada sekitar 158 sembako yang akan disalurkan oleh pemkab kepada masyarakat yang terpapar Covid-19. Bantuan terakhir ini berbeda dengan BLT-DD.

”Keseluruhannya ini akan disegerakan untuk diserahterimakan langsung kepada yang berhak. Ini terus dinamis. Tidak hanya berhenti di sini. Jika ada beberapa hal yang harus kita tangani, akan kita tangani secepatnya dan semaksimal mungkin,” tandas bupati. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/