alexametrics
28.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Idap Gagal Ginjal, Bocah 4 Tahun di Pamekasan Tak Berobat Gegara Ini

PAMEKASAN – Saat mengamati tubuh Khatijah, RadarMadura.id iba. Khatijah hanya bisa menangis saat digendong ibunya. Bocah berusia 4 tahun tersebut menahan sakit karena mengidap penyakit gagal ginjal.

Saat dikunjungi di rumahnya yang terletak di Desa Campor, Kecamatan Proppo, kondisinya memprihatinkan. Mulai dari wajah hingga ujung kaki membengkak. Suhu tubuhnya pun amat tinggi.

Marzuki, ayah Khatijah mengaku sudah satu bulan anaknya menderita gagal ginjal. Karena hanya buruh tani, dia tidak bisa mengantar buah hatinya pergi berobat ke RSUD.

“Khatijah memiliki BPJS mandiri yang dibuatkan oleh pamong desa pada tahun 2014. Namun saat ini, tidak bisa digunakan. Sebab, pembayarannya menunggak selama lima tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  RSUDMA Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Dini Gagal Ginjal

Ahmad Hasyim, Kepala Dusun Sorok menuturkan, dirinya akan mengurus BPJS Khotijah yang bermasalah. “Saya baru menjabat sebagai kepala dusun menggantikan pejabat lama yang meninggal,” imbuhnya.

Menurut Ahmad Hasyim, dirinya belum sempat ke kantor BPJS. Sebab, masih mengurus berkas di tingkat desa. “Saya berharap pemkab turun tangan mengatasi penyakit yang dialami Khatijah,” tandasnya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

PAMEKASAN – Saat mengamati tubuh Khatijah, RadarMadura.id iba. Khatijah hanya bisa menangis saat digendong ibunya. Bocah berusia 4 tahun tersebut menahan sakit karena mengidap penyakit gagal ginjal.

Saat dikunjungi di rumahnya yang terletak di Desa Campor, Kecamatan Proppo, kondisinya memprihatinkan. Mulai dari wajah hingga ujung kaki membengkak. Suhu tubuhnya pun amat tinggi.

Marzuki, ayah Khatijah mengaku sudah satu bulan anaknya menderita gagal ginjal. Karena hanya buruh tani, dia tidak bisa mengantar buah hatinya pergi berobat ke RSUD.


“Khatijah memiliki BPJS mandiri yang dibuatkan oleh pamong desa pada tahun 2014. Namun saat ini, tidak bisa digunakan. Sebab, pembayarannya menunggak selama lima tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :  CSR Adira Finance Berjuang Bersama Sahabat

Ahmad Hasyim, Kepala Dusun Sorok menuturkan, dirinya akan mengurus BPJS Khotijah yang bermasalah. “Saya baru menjabat sebagai kepala dusun menggantikan pejabat lama yang meninggal,” imbuhnya.

Menurut Ahmad Hasyim, dirinya belum sempat ke kantor BPJS. Sebab, masih mengurus berkas di tingkat desa. “Saya berharap pemkab turun tangan mengatasi penyakit yang dialami Khatijah,” tandasnya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/