alexametrics
25.6 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Polisi Pastikan karena Bunuh Diri

PAMEKASAN – Penyebab kematian Sugeng yang ditemukan di dalam sumur pada Selasa (26/2) terungkap. Penyidik Polres Pamekasan memastikan yang bersangkutan tewas karena bunuh diri.

”Bapak Sugeng itu meninggal di dalam sumur karena bunuh diri,” kata Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno kepada RadarMadura.id kemarin (27/2).

Dalam penyelidikan, polisi menemukan sabit di dalam sumur. Kuat dugaan senjata tajam itu digunakan untuk menggorok lehernya sebelum menjatuhkan diri ke sumur.

”Barang bukti yang diamankan berupa sabit. Itu ditemukan di dalam sumur setelah jenazah diangkat dan petugas masuk lagi ke sumur untuk mencari barang bukti,” terangnya.

Sementara berdasarkan hasil visum, korban meninggal karena kekurangan oksigen lantaran berada di dalam air atau sumur. Bukan karena kekurangan darah.

Baca Juga :  Tabrak Truk, Pemotor Tewas

”Luka di lehernya tidak terlalu dalam. Kemungkinan dia depresi lantaran memiliki penyakit yang tidak sembuh-sembuh,” terangnya.

Indikasinya,Sugeng mengalami gangguan jiwa. Menurut Hari Siswo Suwarno, sebelum kejadian,Sugeng mengajak kakaknya, Sudewo, pergi ke sumur tersebut. Tapi, Sudewomelarangnya.

”Berdasarkan keterangan Sudewo, saat itu sepertinya ada yang memanggil-manggil adiknya ke sumur. Sebab, saat itu dia memaksa pergi ke sana,” terangnya.

Pernyataan polisi berbeda dengan pernyataan Sudewo saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan saat kejadian. Saat itu dia mengatakan bahwa adiknya tidak mengalami gangguan jiwa.

”Dia normal. Cuma dia memang memiliki penyakit dan kadang memang sering melamun,” terangnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, digegerkan dengan penemuan mayat di dalam sumur. Setelah dievakuasi, korban diketahui bernama Sugeng, warga setempat.

Baca Juga :  SMPN 3 Proppo Gelar Pentas Seni GSMS

PAMEKASAN – Penyebab kematian Sugeng yang ditemukan di dalam sumur pada Selasa (26/2) terungkap. Penyidik Polres Pamekasan memastikan yang bersangkutan tewas karena bunuh diri.

”Bapak Sugeng itu meninggal di dalam sumur karena bunuh diri,” kata Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno kepada RadarMadura.id kemarin (27/2).

Dalam penyelidikan, polisi menemukan sabit di dalam sumur. Kuat dugaan senjata tajam itu digunakan untuk menggorok lehernya sebelum menjatuhkan diri ke sumur.


”Barang bukti yang diamankan berupa sabit. Itu ditemukan di dalam sumur setelah jenazah diangkat dan petugas masuk lagi ke sumur untuk mencari barang bukti,” terangnya.

Sementara berdasarkan hasil visum, korban meninggal karena kekurangan oksigen lantaran berada di dalam air atau sumur. Bukan karena kekurangan darah.

Baca Juga :  Bakal Adukan Persoalan Garam ke Pemerintah Pusat

”Luka di lehernya tidak terlalu dalam. Kemungkinan dia depresi lantaran memiliki penyakit yang tidak sembuh-sembuh,” terangnya.

Indikasinya,Sugeng mengalami gangguan jiwa. Menurut Hari Siswo Suwarno, sebelum kejadian,Sugeng mengajak kakaknya, Sudewo, pergi ke sumur tersebut. Tapi, Sudewomelarangnya.

”Berdasarkan keterangan Sudewo, saat itu sepertinya ada yang memanggil-manggil adiknya ke sumur. Sebab, saat itu dia memaksa pergi ke sana,” terangnya.

Pernyataan polisi berbeda dengan pernyataan Sudewo saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan saat kejadian. Saat itu dia mengatakan bahwa adiknya tidak mengalami gangguan jiwa.

”Dia normal. Cuma dia memang memiliki penyakit dan kadang memang sering melamun,” terangnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, digegerkan dengan penemuan mayat di dalam sumur. Setelah dievakuasi, korban diketahui bernama Sugeng, warga setempat.

Baca Juga :  Prodi Teknologi Pendidikan FIP Unesa Gelar Pelatihan PKM
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/