alexametrics
19.4 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Bakesbangpol Pamekasan Tanamkan Wawasan Kebangsaan

PAMEKASAN – Bakesbangpol Pamekasan terus mematangkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat. Terbaru, bakesbangpol melaksanakan kajian dan penguatan jiwa nasionalisme untuk ustad dan ustadah pondok pesantren. Workshop angkatan VI dan VII itu digelar selama dua hari. Yakni pada Rabu (25/10) dan Kamis (26/10) di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar.

Acara itu dihadiri langsung Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar RKH. Muhammad Hasbullah Syamsul Arifin. Selain Kepala Bakesbangpol Pamekasan Al Walid, ada empat narasumber lainnya yang mengisi acara tersebut. Yakni, Dosen Unira Muhammad, Wakil Rais PC NU Pamekasan KH Athoriq Siradj, perwakilan Kodim 0826/Pamekasan, dan Kabid Nilai-Nilai Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Muhairiyati, S.E.

Baca Juga :  Mantapkan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa

Al Walid menjelaskan, kegiatan ini digelar sebagai wujud penghargaan terhadap jasa ulama dan syuhada. Mereka berjuang menjaga Indonesia, baik sebelum merdeka hingga kemerdekaan. Bahkan ulama ikut andil mengisi kemerdekaan. ”Kemerdekaan diperoleh dari jerih payah para ulama. Pondok pesantren harus mempertahankan kemerdekaan yang diperjuangkan ulama dan syuhada,” jelasnya kemarin.

Pihaknya berharap, para ustad dan ustadah berkontribusi bagi kemajuan republik ini. Apa yang telah diperjuangkan ulama terdahulu harus dipertahankan dan diisi dengan hal-hal positif. ”Perlu penajaman kepada santri terkait wawasan kebangsaan untuk mempertahankan apa yang diperoleh oleh syuhada,” ujarnya. ”Pesantren benteng terakhir republik ini,” pungkas Al Walid.

PAMEKASAN – Bakesbangpol Pamekasan terus mematangkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat. Terbaru, bakesbangpol melaksanakan kajian dan penguatan jiwa nasionalisme untuk ustad dan ustadah pondok pesantren. Workshop angkatan VI dan VII itu digelar selama dua hari. Yakni pada Rabu (25/10) dan Kamis (26/10) di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar.

Acara itu dihadiri langsung Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar RKH. Muhammad Hasbullah Syamsul Arifin. Selain Kepala Bakesbangpol Pamekasan Al Walid, ada empat narasumber lainnya yang mengisi acara tersebut. Yakni, Dosen Unira Muhammad, Wakil Rais PC NU Pamekasan KH Athoriq Siradj, perwakilan Kodim 0826/Pamekasan, dan Kabid Nilai-Nilai Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Muhairiyati, S.E.

Baca Juga :  Rusdiyadi: Terima Kasih Jawa Pos Radar Madura

Al Walid menjelaskan, kegiatan ini digelar sebagai wujud penghargaan terhadap jasa ulama dan syuhada. Mereka berjuang menjaga Indonesia, baik sebelum merdeka hingga kemerdekaan. Bahkan ulama ikut andil mengisi kemerdekaan. ”Kemerdekaan diperoleh dari jerih payah para ulama. Pondok pesantren harus mempertahankan kemerdekaan yang diperjuangkan ulama dan syuhada,” jelasnya kemarin.


Pihaknya berharap, para ustad dan ustadah berkontribusi bagi kemajuan republik ini. Apa yang telah diperjuangkan ulama terdahulu harus dipertahankan dan diisi dengan hal-hal positif. ”Perlu penajaman kepada santri terkait wawasan kebangsaan untuk mempertahankan apa yang diperoleh oleh syuhada,” ujarnya. ”Pesantren benteng terakhir republik ini,” pungkas Al Walid.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/