alexametrics
29.4 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Dinkes Pamekasan Siap Perangi Campak dan Rubella

PAMEKASAN – Sosialisasi imunisasi campak atau measles dan rubella (MR) bakal dilaksanakan mulai awal Agustus sampai akhir September 2017. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan melakukan sejumlah pematangan demi suksesnya kegiatan tersebut.

Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey mengatakan, imunisasi campak dan rubella sangat penting. Di Pamekasan, sasaran imunisasi campak dan rubella sebanyak 186.536 anak. ”Targetnya anak usia 9 bulan sampai 15 tahun,” katanya Rabu (26/7).

Ismail Bey menjelaskan, campak dan rubella merupakan penyakit akut yang kerap menjangkiti anak. Infeksi oleh virus MR pada awal kehamilan bisa menyebabkan congnital rubella syndrome (CRS) seperti kematian janin.

Untuk membentengi ibu dan anak Indonesia, perlu dilaksanakan imunisasi campak dan rubella. Ismail Bey berharap, masyarakat aktif mengikuti imunisasi tersebut. ”Tujuannya meningkatkan kekebalan anak terhadap campak dan rubella,” terangnya.

Baca Juga :  Komitmen Sukseskan Imunisasi Campak dan Rubella

Seruan agar warga yang memiliki bayi dan anak berusia kurang dari 15 tahun hendaknya mengikuti imunisasi disampaikan Ketua TP PKK Pamekasan Anni Syafii. Menurut Anni, imunisasi MR sangat penting untuk membentengi anak dari serangan virus mematikan.

Saat ini ditemukan penyakit campak dan rubella di Indonesia. Penyakit tersebut bersifat akut dan bisa menyebabkan kematian. ”Mari warga yang memiliki anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun mengikuti imunisasi MR,” ajaknya.

 

PAMEKASAN – Sosialisasi imunisasi campak atau measles dan rubella (MR) bakal dilaksanakan mulai awal Agustus sampai akhir September 2017. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan melakukan sejumlah pematangan demi suksesnya kegiatan tersebut.

Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey mengatakan, imunisasi campak dan rubella sangat penting. Di Pamekasan, sasaran imunisasi campak dan rubella sebanyak 186.536 anak. ”Targetnya anak usia 9 bulan sampai 15 tahun,” katanya Rabu (26/7).

Ismail Bey menjelaskan, campak dan rubella merupakan penyakit akut yang kerap menjangkiti anak. Infeksi oleh virus MR pada awal kehamilan bisa menyebabkan congnital rubella syndrome (CRS) seperti kematian janin.


Untuk membentengi ibu dan anak Indonesia, perlu dilaksanakan imunisasi campak dan rubella. Ismail Bey berharap, masyarakat aktif mengikuti imunisasi tersebut. ”Tujuannya meningkatkan kekebalan anak terhadap campak dan rubella,” terangnya.

Baca Juga :  Mayoritas Sepakat Pemekaran Pamekasan

Seruan agar warga yang memiliki bayi dan anak berusia kurang dari 15 tahun hendaknya mengikuti imunisasi disampaikan Ketua TP PKK Pamekasan Anni Syafii. Menurut Anni, imunisasi MR sangat penting untuk membentengi anak dari serangan virus mematikan.

Saat ini ditemukan penyakit campak dan rubella di Indonesia. Penyakit tersebut bersifat akut dan bisa menyebabkan kematian. ”Mari warga yang memiliki anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun mengikuti imunisasi MR,” ajaknya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/