alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Sampah dan Fasilitas Rusak Ganggu Pengunjung Pantai Jumiang

PAMEKASAN – Pantai Jumiang merupakan salah satu destinasi andalan Pamekasan. Awal 2000, pantai dengan hamparan pasir putih itu menjadi primadona wisatawan. Sampai sekarang masih banyak pengunjung menikmati liburan di pantai tersebut.

Reka Hanivia Dewi, 17, wisatawan asal Sampang mengatakan, Pantai Jumiang masih terkenal. Muda-mudi banyak yang ingin menghabiskan waktu liburan dengan berkunjung ke pantai tersebut. Kawasan perbukitan dengan ratusan pohon rindang menambah kenyamanan untuk bersantai. ”Pantai Jumiang masih terkenal,” katanya Senin (25/6).

Namun, kondisi pantai tidak terawat. Sampah berserakan. Fasilitas seperti gazebo rusak. Fasilitas banana boat juga kurang menghibur lantaran kondisi pantai kotor. Banyak perahu nelayan sandar di bibir pantai. Kemudian, ada aktivitas penjemuran rumput laut yang menyebabkan aroma kurang sedap.

Baca Juga :  Pantai Jumiang Digerojok Rp 3,8 Miliar

Revhy sapaan akrab –Reka Hanivia Dewi– mengatakan, jika pantai bersih, kemudian fasilitas penunjang wisata dibangun, dia yakin lebih banyak wisatawan yang berkunjung. Sebab, nama Pantai Jumiang masih jadi bahan perbincangan. Saat libur sekolah, pantai tersebut menjadi tujuan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, Pantai Jumiang masih menjadi primadona. Setiap akhir pekan, ratusan pengunjung menghabiskan waktu liburan di tempat tersebut. Tahun ini, sejumlah fasilitas akan dibangun.

Di antaranya, spot foto, gazebo, dan pembangunan lainnya. Pada tahun anggaran (TA) 2017, rencana pembangunan tidak terealisasi karena terjadi gagal lelang. Karena itu, pembangunan akan digelar tahun ini. Di antaranya, pemasangan paving dan aksesori wisata.

Baca Juga :  Cara SMP Maarif 1 Pamekasan Tanamkan Pendidikan Karakter

Pembangunan itu akan digelar secara bertahap sesuai kekuatan dana pemerintah. Achmad berharap, masyarakat mendukung pembangunan pariwisata. Tanpa dukungan masyarakat, rencana tersebut akan sulit terealisasi. ”Kami mohon dukungan dari semua elemen masyarakat,” tandasnya.

 

PAMEKASAN – Pantai Jumiang merupakan salah satu destinasi andalan Pamekasan. Awal 2000, pantai dengan hamparan pasir putih itu menjadi primadona wisatawan. Sampai sekarang masih banyak pengunjung menikmati liburan di pantai tersebut.

Reka Hanivia Dewi, 17, wisatawan asal Sampang mengatakan, Pantai Jumiang masih terkenal. Muda-mudi banyak yang ingin menghabiskan waktu liburan dengan berkunjung ke pantai tersebut. Kawasan perbukitan dengan ratusan pohon rindang menambah kenyamanan untuk bersantai. ”Pantai Jumiang masih terkenal,” katanya Senin (25/6).

Namun, kondisi pantai tidak terawat. Sampah berserakan. Fasilitas seperti gazebo rusak. Fasilitas banana boat juga kurang menghibur lantaran kondisi pantai kotor. Banyak perahu nelayan sandar di bibir pantai. Kemudian, ada aktivitas penjemuran rumput laut yang menyebabkan aroma kurang sedap.

Baca Juga :  Putus Penyebaran Covid-19, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Jaga Jarak

Revhy sapaan akrab –Reka Hanivia Dewi– mengatakan, jika pantai bersih, kemudian fasilitas penunjang wisata dibangun, dia yakin lebih banyak wisatawan yang berkunjung. Sebab, nama Pantai Jumiang masih jadi bahan perbincangan. Saat libur sekolah, pantai tersebut menjadi tujuan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, Pantai Jumiang masih menjadi primadona. Setiap akhir pekan, ratusan pengunjung menghabiskan waktu liburan di tempat tersebut. Tahun ini, sejumlah fasilitas akan dibangun.

Di antaranya, spot foto, gazebo, dan pembangunan lainnya. Pada tahun anggaran (TA) 2017, rencana pembangunan tidak terealisasi karena terjadi gagal lelang. Karena itu, pembangunan akan digelar tahun ini. Di antaranya, pemasangan paving dan aksesori wisata.

Baca Juga :  Banjir Rob Ancam Pesisir Pantai Jumiang

Pembangunan itu akan digelar secara bertahap sesuai kekuatan dana pemerintah. Achmad berharap, masyarakat mendukung pembangunan pariwisata. Tanpa dukungan masyarakat, rencana tersebut akan sulit terealisasi. ”Kami mohon dukungan dari semua elemen masyarakat,” tandasnya.

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Kades Ditahan Bersama Oknum LSM

Kasus Prona Marparan Resmi Di-SP3

Ali Maksum Bijak dan Arif

Artikel Terbaru

/