alexametrics
20.6 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Tahun Ini Target Terbitkan 500 Sertifikat

PAMEKASAN – Realisasi program sertifikasi hak atas tanah (Sehat) Nelayan di Kabupaten Pamekasan terus berlanjut. Rencananya, tahun ini terdapat 500 lembar sertifikat tanah yang akan diserahkan kepada nelayan di Kota Gerbang Salam.

Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Hairul Anwar menyampaikan, Sehat Nelayan merupakan program pemerintah pusat. Program tersebut untuk menyertifikasi tanah milik para nelayan. Sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan ke perbankan jika nelayan butuh dana atau modal untuk usaha.

”Nelayan tidak perlu bingung karena sertifikat tersebut bisa dijadikan agunan. Apalagi, bunganya sangat kecil,” imbuhnya.

Ditargetkan, ada 500 bidang tanah milik nelayan yang akan disertifikat tahun ini. Sementara pengukurannya sudah dilakukan tahun lalu. Dia menargetkan sertifikat tersebut akan tuntas dan diserahkan kepada nelayan Agustus mendatang.

Baca Juga :  DPRD Sepakat Hapus Permanen Bisnis Karaoke

”Sehat Nelayan itu pengukurannya tahun lalu dan penerbitannya sekarang. Tahun lalu kan targetnya 500 dan semua sudah diukur. Sementara sekarang tinggal penerbitannya saja,” jelasnya.

Hairul Anwar menyatakan, penerbitan 500 sertifikat diperuntukan untuk nelayan di sejumlah desa. Yaitu, Desa Tlonto Ares dan Tlontoraja, Kecamatan Pasean. Kemudian Desa Branta Tinggi dan Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan. Serta Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu.

Tahun ini juga akan dilakukan pengukuran 200 bidang tanah nelayan. Sementara penerbitan sertifikatnya dapat diproses pada 2021. Hairul menyebut, adanya pandemi Covid-19 tidak menjadi penghambat dalam realisasi program Sehat Nelayan.

”Kami terus komunikasi dengan BPN. Sebab, yang melakukan pendataan petugas BPN. Sementara BPN memiliki target sendiri yaitu PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap),” tandasnya. (jup)

Baca Juga :  Razia Tempat Karaoke, Tim Gabungan Kecele

PAMEKASAN – Realisasi program sertifikasi hak atas tanah (Sehat) Nelayan di Kabupaten Pamekasan terus berlanjut. Rencananya, tahun ini terdapat 500 lembar sertifikat tanah yang akan diserahkan kepada nelayan di Kota Gerbang Salam.

Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Hairul Anwar menyampaikan, Sehat Nelayan merupakan program pemerintah pusat. Program tersebut untuk menyertifikasi tanah milik para nelayan. Sertifikat tersebut dapat dijadikan agunan ke perbankan jika nelayan butuh dana atau modal untuk usaha.

”Nelayan tidak perlu bingung karena sertifikat tersebut bisa dijadikan agunan. Apalagi, bunganya sangat kecil,” imbuhnya.


Ditargetkan, ada 500 bidang tanah milik nelayan yang akan disertifikat tahun ini. Sementara pengukurannya sudah dilakukan tahun lalu. Dia menargetkan sertifikat tersebut akan tuntas dan diserahkan kepada nelayan Agustus mendatang.

Baca Juga :  Ini Dia, Daftar RS dan Klinik Utama Layani Peserta JKN – KIS di Madura

”Sehat Nelayan itu pengukurannya tahun lalu dan penerbitannya sekarang. Tahun lalu kan targetnya 500 dan semua sudah diukur. Sementara sekarang tinggal penerbitannya saja,” jelasnya.

Hairul Anwar menyatakan, penerbitan 500 sertifikat diperuntukan untuk nelayan di sejumlah desa. Yaitu, Desa Tlonto Ares dan Tlontoraja, Kecamatan Pasean. Kemudian Desa Branta Tinggi dan Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan. Serta Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu.

Tahun ini juga akan dilakukan pengukuran 200 bidang tanah nelayan. Sementara penerbitan sertifikatnya dapat diproses pada 2021. Hairul menyebut, adanya pandemi Covid-19 tidak menjadi penghambat dalam realisasi program Sehat Nelayan.

”Kami terus komunikasi dengan BPN. Sebab, yang melakukan pendataan petugas BPN. Sementara BPN memiliki target sendiri yaitu PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap),” tandasnya. (jup)

Baca Juga :  Belasan Ribu Nelayan Tak Ter-Cover Asuransi

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/