
PAMEKASAN, RadarMadura.id – Panen tembakau tahun ini belum sepenuhnya membawa kabar baik bagi petani.
Harga jual yang rendah membuat biaya produksi yang mereka keluarkan terancam tak tertutup.
Keluhan soal harga tembakau itu sampai ke meja legislatif. Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menilai persoalan harga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Menurut dia, tembakau di sejumlah wilayah Pamekasan memiliki kualitas tinggi.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Suramadu Sisi Madura Dimulai 27 Agustus, Lalu Lintas Terapkan Buka Tutup
Bahkan, hasil panen di tujuh kecamatan masuk kategori tembakau gunung yang dikenal memiliki mutu lebih baik.
”Tembakau gunung dengan kualitas yang bagus seharusnya mendapatkan penghargaan dari sisi harga. Jangan sampai kualitasnya tinggi, tetapi harga yang diterima petani justru rendah,” kata Ali Masykur.
Dia menginginkan agar eksekutif hadir untuk memberikan solusi.
Sebab, petani sudah mengeluarkan biaya besar untuk produksi, mulai dari pengolahan lahan, pupuk, obat-obatan hingga tenaga kerja.
Ali Masykur mengingatkan persoalan harga tidak boleh terus berulang setiap musim panen.
Tata niaga tembakau harus memberikan kepastian dan perlindungan, sehingga seluruh risiko tidak dibebankan kepada petani.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




