Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Wadul Harga Tembakau

H
MUSIM PANEN: Warga meletakkan tembakau hasil rajangan ke wadah pengeringan di Kecamatan Pakong, Pamekasan, Rabu (12/8). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
MUSIM PANEN: Warga meletakkan tembakau hasil rajangan ke wadah pengeringan di Kecamatan Pakong, Pamekasan, Rabu (12/8). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Panen tembakau tahun ini belum sepenuhnya membawa kabar baik bagi petani.

Harga jual yang rendah membuat biaya produksi yang mereka keluarkan terancam tak tertutup.

Keluhan soal harga tembakau itu sampai ke meja legislatif. Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menilai persoalan harga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Advertisement

Menurut dia, tembakau di sejumlah wilayah Pamekasan memiliki kualitas tinggi.

Bahkan, hasil panen di tujuh kecamatan masuk kategori tembakau gunung yang dikenal memiliki mutu lebih baik.

Advertisement

”Tembakau gunung dengan kualitas yang bagus seharusnya mendapatkan penghargaan dari sisi harga. Jangan sampai kualitasnya tinggi, tetapi harga yang diterima petani justru rendah,” kata Ali Masykur.

Dia menginginkan agar eksekutif hadir untuk memberikan solusi.

Sebab, petani sudah mengeluarkan biaya besar untuk produksi, mulai dari pengolahan lahan, pupuk, obat-obatan hingga tenaga kerja.

Ali Masykur mengingatkan persoalan harga tidak boleh terus berulang setiap musim panen.

Tata niaga tembakau harus memberikan kepastian dan perlindungan, sehingga seluruh risiko tidak dibebankan kepada petani.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Akhlak, Pemkab Pamekasan Gelar Maulid Nabi di Pendopo Ronggosukowa

Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Akhlak, Pemkab Pamekasan Gelar Maulid Nabi di Pendopo Ronggosukowa

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

Sekolah Aisyiyah Bustanul Athfal IV Pamekasan Disegel, Buntut Sengketa Lahan Ahli Waris dan Yayasan

Sekolah Aisyiyah Bustanul Athfal IV Pamekasan Disegel, Buntut Sengketa Lahan Ahli Waris dan Yayasan

Wakil Pimpinan Muhammadiyah Pamekasan Bidang Hukum dan HAM Ainor Ridha mengingatkan agar Siti Nurul Aini Siska, yang mengaku sebagai ahli waris, untuk tidak sewenang-wenang melakukan penyegelan.

Kepastian Pengangkatan Pegawai  PPPK Paro Waktu, BKPSDM Pamekasan Tunggu Petunjuk Pusat

Kepastian Pengangkatan Pegawai  PPPK Paro Waktu, BKPSDM Pamekasan Tunggu Petunjuk Pusat

BKPSDM Pamekasan mengaku belum menerima petunjuk pelaksanaan (juklak) terkait skema pengangkatannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer