Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nelayan Persoalkan Zonasi dan Mekanisme Pembelian Solar Subsidi

H
ANTRE SOLAR: Sejumlah nelayan terlihat mendatangi SPBU 301 di Desa Buddagan, Pademawu, Pamekasan, Rabu (1/7). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
ANTRE SOLAR: Sejumlah nelayan terlihat mendatangi SPBU 301 di Desa Buddagan, Pademawu, Pamekasan, Rabu (1/7). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kebijakan zonasi dan mekanisme pembelian solar subsidi bagi nelayan di Kabupaten Pamekasan menuai keluhan.

Salah satunya terkait pelayanan SPBU 301 yang berlokasi di kawasan Asem Manis, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu.

Rico Hendriyo, salah seorang nelayan asal Desa Padelegan, mengaku kebijakan zonasi di SPBU tersebut juga melayani nelayan dari Kecamatan Batumarmar.

Advertisement

Kondisi itu dinilai tidak adil karena nelayan Pademawu yang lokasinya lebih dekat justru kerap tidak kebagian solar saat hendak membeli.

Rico juga menyoroti mekanisme pembelian solar yang mengharuskan nelayan datang langsung ke SPBU dan tidak dapat diwakilkan.

Advertisement

Menurutnya, ketentuan tersebut sulit dipenuhi karena saat layanan pembelian berlangsung di pagi hari, sebagian besar nelayan masih berada di tengah laut.

”Keluhan itu yang juga kami sampaikan kemarin, Rabu (1/7), ke DPRD. Aturan ini sangat menyulitkan kami,” ucap Rico.

Menurutnya, para nelayan tidak mempersoalkan adanya aturan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Namun, mekanisme yang diterapkan di lapangan dinilai belum berpihak kepada nelayan kecil yang setiap hari bergantung pada ketersediaan solar untuk mencari nafkah.

”Oleh karena itu, kami meminta pemerintah mengevaluasi sistem zonasi maupun mekanisme pembelian solar subsidi agar nelayan tidak lagi mengalami kesulitan,” tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Pamekasan Usul Tambah Kuota Solar dan Pertalite

Pemkab Pamekasan Usul Tambah Kuota Solar dan Pertalite

Antrean panjang masih terlihat di SPBU Jalan Raya Panglegur kemarin (1/7). Kendaraan bermesin diesel, terutama truk dan pikap, mendominasi barisan antrean di sejumlah SPBU.

Krisis Solar Lumpuhkan Aktivitas Melaut, Puluhan Nelayan Mengadu ke DPRD

Krisis Solar Lumpuhkan Aktivitas Melaut, Puluhan Nelayan Mengadu ke DPRD

Rico Hendriyo, perwakilan nelayan, berharap legislatif dan pemerintah segera turun tangan mencarikan solusi agar distribusi solar bersubsidi kembali normal.

Antrean Mengular hingga Luar SPBU, Kendaraan Mayoritas Isi BBM Jenis Pertalite dan Solar

Antrean Mengular hingga Luar SPBU, Kendaraan Mayoritas Isi BBM Jenis Pertalite dan Solar

Kabag Perekonomian Setkab Pamekasan Bachtiar Effendy mengatakan, sebagian konsumen yang sebelumnya menggunakan Pertamax beralih ke Pertalite. Begitu pula pengguna Pertamina Dex lebih memilih solar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer