Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinkes Minta Nakes Waspada, Keluarkan SE Antisipasi Kasus Superflu

H
ANTISIPATIF: Pengunjung berada di sekitar RSUD Smart Pamekasan Kamis (29/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
ANTISIPATIF: Pengunjung berada di sekitar RSUD Smart Pamekasan Kamis (29/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Isu merebaknya superflu di sejumlah daerah mendorong penguatan kewaspadaan di Pamekasan.


Advertisement

Seluruh fasilitas layanan kesehatan diminta bersiaga meski hingga kini belum ditemukan kasus.

Langkah tersebut menyusul terbitnya surat edaran (SE) kewaspadaan kepada rumah sakit, puskesmas, klinik, dan laboratorium.

Pengawasan diarahkan pada potensi lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, serta influenza berat.

Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Saifudin menegaskan, upaya itu bersifat pencegahan sejak dini.

Pihaknya meminta seluruh tenaga kesehatan (nakes) meningkatkan pemantauan dan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus.

Selain pemantauan klinis, pelaporan juga diperketat melalui sistem kewaspadaan dini. Pencatatan diminta dilakukan cepat dan akurat agar respons bisa segera dijalankan.

Advertisement

Edukasi publik turut diperkuat melalui kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). ”Ini harus dioptimalkan, termasuk ajakan memeriksakan diri bila muncul gejala pernapasan,” tegas Saifudin.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD dr H Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan Syaiful Hidayat menyebut, kesiapsiagaan internal ikut ditingkatkan.

Skrining pasien diperketat dan prosedur pengendalian infeksi kembali ditegaskan kepada seluruh nakes.

Koordinasi lintas program dan lintas sektor juga dipacu untuk mendukung respons cepat.

”Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menahan potensi persebaran sejak awal. Masyarakat juga tidak perlu panik,” imbaunya. (afg/han)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Minta Orang Tua Waspadai Influenza A, Penularan Cepat, Kontak Anak yang Sakit Perlu Dibatasi

Bupati Minta Orang Tua Waspadai Influenza A, Penularan Cepat, Kontak Anak yang Sakit Perlu Dibatasi

Selain membatasi kontak, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan dan memperhatikan pemenuhan gizi anak.

Imunisasi Influenza pada Anak Tidak Gratis

Imunisasi Influenza pada Anak Tidak Gratis

Ketua Tim Surveilans Imunisasi Dinkes KB Sampang Laili Nafilah menyampaikan, kasus influenza pada minggu ke-37 mencapai 776 kasus.

Ratusan Warga Sampang Mengidap Influenza

Ratusan Warga Sampang Mengidap Influenza

Ketua Tim Surveilans Imunisasi Dinkes KB Sampang Laili Nafilah menyampaikan, angka imunisasi di Kabupaten Sampang memang tinggi. Hal itu karena dampak varian virus flu musiman yang menyebar melalui udara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer