alexametrics
20.9 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Pengumuman Kelulusan CPNS Molor

PAMEKASAN – Peserta tes CPNS 2018 harap-harap cemas. Pengumuman resmi dari pemerintah mengenai siapa saja yang dinyatakan lolos menjadi abdi negara belum turun. Padahal sudah melewati ketentuan jadwal pengumuman.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Lukman Hedi Mahdiya mengatakan, tes rekrutmen CPNS sudah tuntas. Hasilnya masih direkonsiliasi oleh Panselnas di Jakarta.

Usai rekonsiliasi, peserta yang dinyatakan lolos menjadi aparatur sipil negara (ASN) akan langsung diumumkan. Proses rekonsiliasi masih berlangsung sehingga pengumuman belum dilaksanakan.

Lukman menyampaikan, sesuai jadwal, rekonsiliasi dijadwalkan tiga hari. Yakni, 19 Desember–21 Desember. ”Masih proses di Panselnas. Kalau sesuai jadwal, sudah lewat,” katanya Selasa (25/12).

Baca Juga :  Pastikan Kotak Suara Dijaga Ketat

Meski pengumuman resmi belum turun, peserta tes CPNS diminta tidak khawatir. Proses rekrutmen pegawai negeri itu dipastikan berlangsung sesuai dengan aturan dan prosedur.

Lukman menyatakan, tahun ini Pamekasan memiliki jatah 340 formasi CPNS. Dari hasil seleksi kompetensi dasar (SKD), sebanyak 711 peserta tes berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pemkab Pamekasan menunggu hasil rekonsiliasi Panselnas untuk segera diumumkan. Peserta rekrutmen CPNS banyak mempertanyakan hasil tes yang belum diumumkan itu.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Dul Haq mengatakan, masyarakat bertanya mengapa hasil tes belum diumumkan. Padahal proses rekonsiliasi melewati ketentuan jadwal.

BKPSDM harus memberikan penjelasan kepada masyarakat secara terperinci dan jelas terkait pengumuman itu. Dengan demikian, tidak berkembang asumsi buruk di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Honorer K-2 Protes Pengajuan CPNS

”Tes CPNS ini sensitif, telat diumumkan, bisa muncul tuduhan miring seperti ada permainan di pemerintah. Padahal tuduhan itu tak berdasar, tetapi cenderung dipercaya,” katanya.

Politikus PAN itu berharap, pemerintah membuka secara transparan hasil tes CPNS. Jika ada masyarakat yang merasa tidak puas, lalu mempertanyakan hasil tes, harus dijelaskan secara detail.

Dengan demikian, masyarakat tidak berasumsi buruk kepada pemerintah. Kepercayaan publik tetap terjaga jika pemerintah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

PAMEKASAN – Peserta tes CPNS 2018 harap-harap cemas. Pengumuman resmi dari pemerintah mengenai siapa saja yang dinyatakan lolos menjadi abdi negara belum turun. Padahal sudah melewati ketentuan jadwal pengumuman.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Lukman Hedi Mahdiya mengatakan, tes rekrutmen CPNS sudah tuntas. Hasilnya masih direkonsiliasi oleh Panselnas di Jakarta.

Usai rekonsiliasi, peserta yang dinyatakan lolos menjadi aparatur sipil negara (ASN) akan langsung diumumkan. Proses rekonsiliasi masih berlangsung sehingga pengumuman belum dilaksanakan.


Lukman menyampaikan, sesuai jadwal, rekonsiliasi dijadwalkan tiga hari. Yakni, 19 Desember–21 Desember. ”Masih proses di Panselnas. Kalau sesuai jadwal, sudah lewat,” katanya Selasa (25/12).

Baca Juga :  9 Tahun Bekerja, THL Dishub Tak Diberi Honor

Meski pengumuman resmi belum turun, peserta tes CPNS diminta tidak khawatir. Proses rekrutmen pegawai negeri itu dipastikan berlangsung sesuai dengan aturan dan prosedur.

Lukman menyatakan, tahun ini Pamekasan memiliki jatah 340 formasi CPNS. Dari hasil seleksi kompetensi dasar (SKD), sebanyak 711 peserta tes berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pemkab Pamekasan menunggu hasil rekonsiliasi Panselnas untuk segera diumumkan. Peserta rekrutmen CPNS banyak mempertanyakan hasil tes yang belum diumumkan itu.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Dul Haq mengatakan, masyarakat bertanya mengapa hasil tes belum diumumkan. Padahal proses rekonsiliasi melewati ketentuan jadwal.

BKPSDM harus memberikan penjelasan kepada masyarakat secara terperinci dan jelas terkait pengumuman itu. Dengan demikian, tidak berkembang asumsi buruk di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Guru Honorer Tak Dapat SK Pengangkatan

”Tes CPNS ini sensitif, telat diumumkan, bisa muncul tuduhan miring seperti ada permainan di pemerintah. Padahal tuduhan itu tak berdasar, tetapi cenderung dipercaya,” katanya.

Politikus PAN itu berharap, pemerintah membuka secara transparan hasil tes CPNS. Jika ada masyarakat yang merasa tidak puas, lalu mempertanyakan hasil tes, harus dijelaskan secara detail.

Dengan demikian, masyarakat tidak berasumsi buruk kepada pemerintah. Kepercayaan publik tetap terjaga jika pemerintah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/