alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pengendara Ngaku Dipukul Oknum Polisi

PAMEKASAN – Seorang oknum polisi di Polsek Proppo diduga melakukan tindak kekerasan kepada warga, Rabu (22/4). Tindak kekerasan tersebut terjadi pada saat penertiban balap liar di Jalan Batu Putih, Desa Groom, Kecamatan Proppo.

Kepada JPRM, Hendri, 20, mengaku dipukul saat hendak melintas di area balap liar sekitar pukul 17.30. ”Karena ada teman di situ, saya turun. Kemudian, sepeda saya diambil dan kemudian saya dipukul,” ungkap Hendri kepada JPRM kemarin (25/4).

Hendri menyampaikan bahwa dirinya tidak ikut balap liar. Dia hanya melintas. Namun jadi sasaran pemukulan oknum polisi. Menurut dia, pada saat itu tidak ada yang dipukul selain dirinya. Atas tindakan tersebut, Hendri akan menuntut secara hukum karena merasa dirugikan.

Baca Juga :  Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga

Kapolsek Proppo AKP Juhairi Tirto Admojo menepis tudingan tersebut. Dengan tegas dia mengatakan, tidak ada tindak pemukulan. Saat itu anggota hanya melakukan penertiban balapan liar dengan cara merazia sejumlah sepeda. Karena sudah semestinya melakukan penerbitan. Apalagi di musim wabah Covid-19. ”Kesalahpahaman. Tidak ada masalah. Tidak ada pemukulan, tidak ada,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa terkait warga yang datang ke Polsek Proppo bukan karena tidak terima atas insiden pemukulan. ”Mereka datang untuk mengambil sepeda,” sambungnya. (ky)

- Advertisement -

PAMEKASAN – Seorang oknum polisi di Polsek Proppo diduga melakukan tindak kekerasan kepada warga, Rabu (22/4). Tindak kekerasan tersebut terjadi pada saat penertiban balap liar di Jalan Batu Putih, Desa Groom, Kecamatan Proppo.

Kepada JPRM, Hendri, 20, mengaku dipukul saat hendak melintas di area balap liar sekitar pukul 17.30. ”Karena ada teman di situ, saya turun. Kemudian, sepeda saya diambil dan kemudian saya dipukul,” ungkap Hendri kepada JPRM kemarin (25/4).

Hendri menyampaikan bahwa dirinya tidak ikut balap liar. Dia hanya melintas. Namun jadi sasaran pemukulan oknum polisi. Menurut dia, pada saat itu tidak ada yang dipukul selain dirinya. Atas tindakan tersebut, Hendri akan menuntut secara hukum karena merasa dirugikan.

Baca Juga :  LPJU Dibiarkan Mati, Pengendara Nyaris Tabrak Pejalan Kaki

Kapolsek Proppo AKP Juhairi Tirto Admojo menepis tudingan tersebut. Dengan tegas dia mengatakan, tidak ada tindak pemukulan. Saat itu anggota hanya melakukan penertiban balapan liar dengan cara merazia sejumlah sepeda. Karena sudah semestinya melakukan penerbitan. Apalagi di musim wabah Covid-19. ”Kesalahpahaman. Tidak ada masalah. Tidak ada pemukulan, tidak ada,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa terkait warga yang datang ke Polsek Proppo bukan karena tidak terima atas insiden pemukulan. ”Mereka datang untuk mengambil sepeda,” sambungnya. (ky)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/