alexametrics
21.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Tiga Bulan Lagi, H Fadil yang Tewas Kesetrum Pensiun

PAMEKASAN – Sampai saat ini, keluarga besar seakan tidak percaya H Muhammad Fadil pergi selama-lamanya. Apalagi, niat memotong ranting pohon mangga menjadi jalan pria berusia 59 tahun itu menghadap Sang Kuasa. Setelah jenazah dikebumikan tadi (25/11) pukul 09.30 di pemakaman setempat, kerabat dan tetangga hilir mudik bertakziyah ke rumah duka.

Informasi yang dihimpun Radarmadura.id menyebutkan, H. Muhammad Fadil meninggalkan seorang istri yaitu Hj Zakiyah dan tiga orang anak. Anak sulungnya bernama Arie Purwanto dan anak kedua Betie Febriana. Arie Purwanto dan Betie Febriana kebetulan sama-sama berprofesi sebagai dosen. Sementara anak bungsunya yakni Danisyahru Ramadhani tercatat sebagai anggota Polri dan berdinas di Papua.

Baca Juga :  Safari Ramadan, Pemkab Pamekasan Santuni Anak Yatim

Hj Zakiyah saat ditemui Radarmadura.id mengaku tidak memiliki firasat apapun tentang kepergian mendiang suaminya. Sebelum kejadian, korban yang bekerja sebagai guru di salah satu SD di Pademawu itu berpamitan ingin memotong ranting pohon Mangga. “Saya tidak menyangka dan masih belum percaya beliau pergi. Padahal, tiga bulan lagi almarhum akan pensiun,” ungkapnya.

Sementara Yuliani, kakak kandung Hj Zakiyah mengaku syok ketika mendengar kejadian yang menimpa adik iparnya. Semasa hidup almarhum dikenal sebagai orang yang sabar, tidak banyak bicara. Tidak pernah iri terhadap sesama. “Adik ipar saya itu orang yang baik. Hingga kini saya masih belum percaya. Tapi, keluarga harus ikhlas menerima,” ungkap wanita berusia 57 tahun itu. (rm4)

Baca Juga :  Setahun, Malaysia Deportasi 35 PMIB asal Pamekasan
- Advertisement -

PAMEKASAN – Sampai saat ini, keluarga besar seakan tidak percaya H Muhammad Fadil pergi selama-lamanya. Apalagi, niat memotong ranting pohon mangga menjadi jalan pria berusia 59 tahun itu menghadap Sang Kuasa. Setelah jenazah dikebumikan tadi (25/11) pukul 09.30 di pemakaman setempat, kerabat dan tetangga hilir mudik bertakziyah ke rumah duka.

Informasi yang dihimpun Radarmadura.id menyebutkan, H. Muhammad Fadil meninggalkan seorang istri yaitu Hj Zakiyah dan tiga orang anak. Anak sulungnya bernama Arie Purwanto dan anak kedua Betie Febriana. Arie Purwanto dan Betie Febriana kebetulan sama-sama berprofesi sebagai dosen. Sementara anak bungsunya yakni Danisyahru Ramadhani tercatat sebagai anggota Polri dan berdinas di Papua.

Baca Juga :  Hari Jadi Pamekasan, Sambung Air PDAM Cuma Rp 350 Ribu. Kok Bisa?

Hj Zakiyah saat ditemui Radarmadura.id mengaku tidak memiliki firasat apapun tentang kepergian mendiang suaminya. Sebelum kejadian, korban yang bekerja sebagai guru di salah satu SD di Pademawu itu berpamitan ingin memotong ranting pohon Mangga. “Saya tidak menyangka dan masih belum percaya beliau pergi. Padahal, tiga bulan lagi almarhum akan pensiun,” ungkapnya.


Sementara Yuliani, kakak kandung Hj Zakiyah mengaku syok ketika mendengar kejadian yang menimpa adik iparnya. Semasa hidup almarhum dikenal sebagai orang yang sabar, tidak banyak bicara. Tidak pernah iri terhadap sesama. “Adik ipar saya itu orang yang baik. Hingga kini saya masih belum percaya. Tapi, keluarga harus ikhlas menerima,” ungkap wanita berusia 57 tahun itu. (rm4)

Baca Juga :  Puluhan Ribu Ton Tak Terserap
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/