alexametrics
25.8 C
Madura
Friday, August 12, 2022

Puskesmas Waru tanpa Dokter Umum dan Gigi

PAMEKASAN – Pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Waru, Pamekasan, dipastikan belum maksimal. Sebab, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di daerah ini belum dilengkapi dokter umum dan dokter gigi.

Fakta tersebut terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) Komisi IV DPRD Pamekasan Selasa (24/10). Sepuluh anggota dewan komisi bidang kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan ini turun ke wilayah pantai utara (pantura). Sidak pada pukul 11.30 itu menemukan kejanggalan di Puskesmas Waru.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Sahur mengungkapkan, salah satu yang harus dipenuhi puskesmas adalah satu dokter umum dan dua dokter gigi. Itu sebagai salah satu syarat yang harus ada di tempat pelayanan kesehatan dasar di kecamatan. Namun, di Puskesmas Waru hal itu tidak dipenuhi.

Baca Juga :  Pemeriksaan Laboratorium, Ratusan Warga Keracunan E-Coli

”Temuan kami, di Puskesmas Waru itu sudah hampir empat bulan tidak ada dokter umum dan dokter giginya. Itu sudah menyalahi aturan dan akan kami evaluasi di komisi dengan Dinas Kesehatan Pamekasan nanti,” katanya.

Pihaknya juga menegaskan sidak kali ini merupakan tindak lanjut sidak sebelumnya. Sebelumnya komisi IV menemukan banyak kelalaian pegawai di tiap puskesmas di wilayahpantura.

”Dulu, temuan kami adalah pegawai yang tidak disiplin. Hampir merata di seluruh puskesmas pantura pegawainya atau perawatnya pulang siang. Tapi sekarang sudah tidak, setelah kami lakukan sidak,” terangnya.

Sahur mengungkapkan, sebagai wakil rakyat pihaknya hanya ingin memastikan tenaga kesehatan di tempat pelayanan kesehatan benar-benar sudah memberikan layanan maksimal kepada pasien. Dengan begitu, masyarakat pantura terlayani dengan baik. ”Hanya dua puskesmas yang kami sidak, Waru dan Pasean. Di Waru kami tak bertemu dengan kepalanya karena sedang ada di luar, katanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Tunjangan Tenaga Honorer K2 Naik Rp 1 Juta

Kepala UPT Puskesmas Waru Edi Sujarwo mengungkapkan, dokter gigi pindah tugas sejak Juni 2017. Sementara dokter umum pindah tugas sejak Agustus 2017. ”Tidak ada kekosongan karena sejak 18–31 Agustus ada Dokter Fajar yang merangkap tugas di Puskesmas Batumarmar,” terangnya.

Setelah 31 Agustus, pihaknya mendapat dokter lagi dengan nota dari dinas yang ditempatkan di Puskesmas Waru. Dokter baru tersebut mengikuti tes spesialis dan diterima. ”Kemungkinan sampai Februari 2018 karena dia sudah aktif perkuliahannya,” ujarnya. Saat sidak komisi IV, dia mengaku sedang di luar puskesmas bersama 4 stafnya.

PAMEKASAN – Pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Waru, Pamekasan, dipastikan belum maksimal. Sebab, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di daerah ini belum dilengkapi dokter umum dan dokter gigi.

Fakta tersebut terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) Komisi IV DPRD Pamekasan Selasa (24/10). Sepuluh anggota dewan komisi bidang kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan ini turun ke wilayah pantai utara (pantura). Sidak pada pukul 11.30 itu menemukan kejanggalan di Puskesmas Waru.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Sahur mengungkapkan, salah satu yang harus dipenuhi puskesmas adalah satu dokter umum dan dua dokter gigi. Itu sebagai salah satu syarat yang harus ada di tempat pelayanan kesehatan dasar di kecamatan. Namun, di Puskesmas Waru hal itu tidak dipenuhi.

Baca Juga :  Pengamat-GTT Kecam Penganiayaan Guru

”Temuan kami, di Puskesmas Waru itu sudah hampir empat bulan tidak ada dokter umum dan dokter giginya. Itu sudah menyalahi aturan dan akan kami evaluasi di komisi dengan Dinas Kesehatan Pamekasan nanti,” katanya.

Pihaknya juga menegaskan sidak kali ini merupakan tindak lanjut sidak sebelumnya. Sebelumnya komisi IV menemukan banyak kelalaian pegawai di tiap puskesmas di wilayahpantura.

”Dulu, temuan kami adalah pegawai yang tidak disiplin. Hampir merata di seluruh puskesmas pantura pegawainya atau perawatnya pulang siang. Tapi sekarang sudah tidak, setelah kami lakukan sidak,” terangnya.

Sahur mengungkapkan, sebagai wakil rakyat pihaknya hanya ingin memastikan tenaga kesehatan di tempat pelayanan kesehatan benar-benar sudah memberikan layanan maksimal kepada pasien. Dengan begitu, masyarakat pantura terlayani dengan baik. ”Hanya dua puskesmas yang kami sidak, Waru dan Pasean. Di Waru kami tak bertemu dengan kepalanya karena sedang ada di luar, katanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Enam ABK Bulan Purnama Putus Kontak

Kepala UPT Puskesmas Waru Edi Sujarwo mengungkapkan, dokter gigi pindah tugas sejak Juni 2017. Sementara dokter umum pindah tugas sejak Agustus 2017. ”Tidak ada kekosongan karena sejak 18–31 Agustus ada Dokter Fajar yang merangkap tugas di Puskesmas Batumarmar,” terangnya.

Setelah 31 Agustus, pihaknya mendapat dokter lagi dengan nota dari dinas yang ditempatkan di Puskesmas Waru. Dokter baru tersebut mengikuti tes spesialis dan diterima. ”Kemungkinan sampai Februari 2018 karena dia sudah aktif perkuliahannya,” ujarnya. Saat sidak komisi IV, dia mengaku sedang di luar puskesmas bersama 4 stafnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/