alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Jika PBB Tidak Lolos, Suli Akhiri Karir Politik  

PAMEKASAN – Jabatan Wakil Ketua DPRD Pamekasan periode 2014–2019 bisa saja menjadi yang terakhir bagi Suli Faris. Itu menyusul belum adanya kepastian tentang status partai yang menaunginya, yakni Partai Bulan Bintang (PBB). Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menempatkan PBB dalam daftar partai yang tidak lolos verifikasi.

”Besar kemungkinan kalau hal terburuk yang terjadi, PBB tidak lolos, mungkin saya akan mengakhiri karir politik saya,” ujar Suli Faris saat ditemui di kantor kerjanya Selasa (24/10). Sebagai pimpinan partai, mengakhiri karir politik untuk sementara waktu merupakan pilihan terbaik.

Menurut Suli, hal itu juga yang rencana dilakukannya pada 2014 lalu. Saat itu KPU juga sempat mencoret PBB dari daftar partai peserta pemilu. ”Saya kira Pak Yusril Ihza Mahendra (Ketua Umum DPP PBB, Red) tidak akan pupus harapan. Mungkin di periode yang akan datang kita bergerak untuk membesarkan partai,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Pamekasan Amankan Lima Orang Gila

Suli menambahkan, status PBB saat ini memang akan berpengaruh ke tingkat bawah, terutama bagi para kader. Sampai saat ini, para pengurus dan kader masih menunggu kepastian dari KPU. Tentu sambil lalu menunggu proses hukum yang ditempuh oleh Yusril Ihza Mahendra beserta tim dari DPP PBB.

Jika PBB tidak lolos, tidak menutup kemungkinan para sebagian kader akan melirik partai lain. Tetapi, Suli meminta kadernya untuk tidak terburu-buru untuk pindah haluan. Sebab proses hukum masih berlanjut. Di samping itu, pelaksanaan pemilu legislatif juga masih akan digelar pada 2019 menatang.

Ditanya soal pengaruhnya terhadap Pilkada Pamekasan 2018? Suli memastikan tidak ada pengaruh. Sebab, verifikasi partai tidak ada kaitannya dengan pilkada. Pelaksanaan pilkada mengacu pada hasil pemilu legislatif 2014. ”Untuk pilkada tidak ada pengaruhnya,” tukasnya.

Baca Juga :  Pendaftar Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2019 Sedikit

PAMEKASAN – Jabatan Wakil Ketua DPRD Pamekasan periode 2014–2019 bisa saja menjadi yang terakhir bagi Suli Faris. Itu menyusul belum adanya kepastian tentang status partai yang menaunginya, yakni Partai Bulan Bintang (PBB). Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menempatkan PBB dalam daftar partai yang tidak lolos verifikasi.

”Besar kemungkinan kalau hal terburuk yang terjadi, PBB tidak lolos, mungkin saya akan mengakhiri karir politik saya,” ujar Suli Faris saat ditemui di kantor kerjanya Selasa (24/10). Sebagai pimpinan partai, mengakhiri karir politik untuk sementara waktu merupakan pilihan terbaik.

Menurut Suli, hal itu juga yang rencana dilakukannya pada 2014 lalu. Saat itu KPU juga sempat mencoret PBB dari daftar partai peserta pemilu. ”Saya kira Pak Yusril Ihza Mahendra (Ketua Umum DPP PBB, Red) tidak akan pupus harapan. Mungkin di periode yang akan datang kita bergerak untuk membesarkan partai,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Pamekasan Amankan Lima Orang Gila

Suli menambahkan, status PBB saat ini memang akan berpengaruh ke tingkat bawah, terutama bagi para kader. Sampai saat ini, para pengurus dan kader masih menunggu kepastian dari KPU. Tentu sambil lalu menunggu proses hukum yang ditempuh oleh Yusril Ihza Mahendra beserta tim dari DPP PBB.

Jika PBB tidak lolos, tidak menutup kemungkinan para sebagian kader akan melirik partai lain. Tetapi, Suli meminta kadernya untuk tidak terburu-buru untuk pindah haluan. Sebab proses hukum masih berlanjut. Di samping itu, pelaksanaan pemilu legislatif juga masih akan digelar pada 2019 menatang.

Ditanya soal pengaruhnya terhadap Pilkada Pamekasan 2018? Suli memastikan tidak ada pengaruh. Sebab, verifikasi partai tidak ada kaitannya dengan pilkada. Pelaksanaan pilkada mengacu pada hasil pemilu legislatif 2014. ”Untuk pilkada tidak ada pengaruhnya,” tukasnya.

Baca Juga :  Kemendikbud Bakal Dirikan SMK Garam di Madura

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/