alexametrics
21.7 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Dewan Pendidikian Ingatkan KBM Harus tetap Berlangsung

PAMEKASAN – Aksi penolakan wali murid terhadap Kepala SDN Larangan Luar 3 Akhmad Hidayat juga menjadi perhatian Dewan Pendidikan (DP) Pamekasan. Instansi tersebut berjanji segera mengeluarkan rekomendasi mengenai masalah tersebut.

Penasihat DP Pamekasan Yusuf Suhartono menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menggali informasi dan data mengenai masalah yang terjadi di sekolah tersebut. Dari informasi itu, DP akan menggelar rapat pleno untuk memberikan saran kepada pemerintah.

”Kita masih menggali informasi mengenai duduk masalah yang terjadi. Kemudian, nanti kita akan memberikan rekomendasi berkenaan dengan langkah apa yang perlu dilakukan pemerintah,” tegas mantan Kepala Disdik Pamekasan tersebut.

Kemungkinan semua pihak akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Sebab, terkait pengangkatan kepala sekolah (Kasek) baru menuai prokontra. Ada pihak yang menolak dan menerima.

Baca Juga :  Kejari Komitmen Beri Pendampingan Hukum kepada Pemkab

Namun, mayoritas guru dan wali murid menolak. ”Peran kami akan memberikan saran dan menjadi mediator jika ada masalah. Makanya, kita akan ikut membahas untuk memberikan solusi,” terangnya.

Meski sedang ada masalah, lanjut Yusuf, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut harus tetap berjalan dengan normal. Jangan sampai masalah itu mengorbankan siswa.

”Kami berharap jangan melibatkan siswa. Kalau dilibatkan dalam masalah itu, akan mengganggu psikologi. Saya akan menyarankan kepada ketua DP agar satu-dua hari ini untuk menggelar rapat, ” jelasnya.

Kabid Dikdas Disdik Pamekasan Rusdiyadi membenarkan bahwa wali murid dan sejumlah guru dikembalikannya Akhmad Hidayat sebagai Kasek. Pihaknya mengaku masih mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara terbaik.

Baca Juga :  Disaksikan KPK, Pemkab Komitmen Cegah Korupsi

Dia juga sepakat bahwa KBM di sekolah tersebut harus tetap jalan. Dalam kasus itu siswa tidak boleh dikorbankan. ”Aktivitas belajar mengajar memang harus kembali berjalan secara normal. Kami masih musyawarahkan hal tersebut,” pungkasnya.

 

 

PAMEKASAN – Aksi penolakan wali murid terhadap Kepala SDN Larangan Luar 3 Akhmad Hidayat juga menjadi perhatian Dewan Pendidikan (DP) Pamekasan. Instansi tersebut berjanji segera mengeluarkan rekomendasi mengenai masalah tersebut.

Penasihat DP Pamekasan Yusuf Suhartono menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menggali informasi dan data mengenai masalah yang terjadi di sekolah tersebut. Dari informasi itu, DP akan menggelar rapat pleno untuk memberikan saran kepada pemerintah.

”Kita masih menggali informasi mengenai duduk masalah yang terjadi. Kemudian, nanti kita akan memberikan rekomendasi berkenaan dengan langkah apa yang perlu dilakukan pemerintah,” tegas mantan Kepala Disdik Pamekasan tersebut.

Kemungkinan semua pihak akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Sebab, terkait pengangkatan kepala sekolah (Kasek) baru menuai prokontra. Ada pihak yang menolak dan menerima.

Baca Juga :  Imigrasi Bagikan Takjil Gratis kepada Pengendara

Namun, mayoritas guru dan wali murid menolak. ”Peran kami akan memberikan saran dan menjadi mediator jika ada masalah. Makanya, kita akan ikut membahas untuk memberikan solusi,” terangnya.

Meski sedang ada masalah, lanjut Yusuf, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut harus tetap berjalan dengan normal. Jangan sampai masalah itu mengorbankan siswa.

”Kami berharap jangan melibatkan siswa. Kalau dilibatkan dalam masalah itu, akan mengganggu psikologi. Saya akan menyarankan kepada ketua DP agar satu-dua hari ini untuk menggelar rapat, ” jelasnya.

Kabid Dikdas Disdik Pamekasan Rusdiyadi membenarkan bahwa wali murid dan sejumlah guru dikembalikannya Akhmad Hidayat sebagai Kasek. Pihaknya mengaku masih mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara terbaik.

Baca Juga :  Tuding Normalisasi Sungai 2017 Fiktif

Dia juga sepakat bahwa KBM di sekolah tersebut harus tetap jalan. Dalam kasus itu siswa tidak boleh dikorbankan. ”Aktivitas belajar mengajar memang harus kembali berjalan secara normal. Kami masih musyawarahkan hal tersebut,” pungkasnya.

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/