alexametrics
22 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Turun ke Lokasi Bencana Longsor

Pemkab Pamekasan memastikan akan membantu proses pembangunan ulang Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nidhamiyah. Pemkab juga akan membantu perawatan korban selamat.

 

KEPASTIAN itu ditegaskan Bupati Baddrut Tamam saat menyambangi lokasi longsor di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, kemarin (24/2). Baddrut berkunjung ke lokasi bersama Dandim 0826 Letkol Inf. Tedjo Baskoro, Kepala Pelaksana BPBD Amin Jabir, Kadinsos Mochammad Tarsun, Kepala Dinas PUPR Cahya Wibawa, Kapolsek Pasean Iptu Tugiman, dan sejumlah pihak terkait.

”Kita sangat berduka, duka yang begitu dalam kita rasakan. Bahkan bukan hanya bagi pemkab, tapi juga duka kemanusiaan,” terangnya. ”Semoga keluarga besar pesantren dan masyarakat sekitar diberikan kesabaran,” katanya.

Baddrut mengatakan, pemkab akan menelaah lebih dalam penyebab longsor yang mengakibatkan lima santriwati meninggal dunia. Setelah itu, pemkab akan menelaah masalah bantuan yang akan diberikan.

Baca Juga :  Terpilih Sebagai BUMD Leader, Bupati Pamekasan Apresiasi Kinerja PDAM

Baddrut memastikan korban selamat dan patah tulang yang dirawat di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan gratis. Pemkab yang akan membiayai. ”Ini musibah dan duka kita bersama. Mudah-mudahan musibah ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Baddrut mengatakan, forkopimda dan Forkopimka Pasean akan bersama-sama memikirkan langkah taktis untuk mengatasi musibah dan pascamusibah di Ponpes An-Nidhamiyah. Dengan begitu, bisa membantu pembangunan lebih lanjut ponpes ini.

Baddrut menginstruksikan forkopimda dan forkopimka bergerak mengeruk tanah longsor yang masih menumpuk di bangunan pesantren. Lalu, membuat tangkis sementara mengantisipasi longsor susulan. ”Sudah kami sampaikan, masyarakat dan santri untuk terus waspada,” kata politikus PKB itu.

Setelah meninjau lokasi longsor, Bupati Baddrut bertolak ke Jalan Raya Pasean, tepatnya di Desa Tlontoraja. Sebab, jalan akses utama masyarakat pantai utara (pantura) itu terbelah. Di lokasi dia mengatakan akan menangani rekontsruksi jalan dengan cepat.

Baca Juga :  Asah Kreativitas, Lapas Bekali WB Budi Daya Ikan Cupang

”Besok sudah harus mulai ditinjau karena akses ini sangat penting untuk mobilitas ekonomi warga Waru dan Pasean,” pungkasnya. (ky/par)

Pemkab Pamekasan memastikan akan membantu proses pembangunan ulang Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nidhamiyah. Pemkab juga akan membantu perawatan korban selamat.

 

KEPASTIAN itu ditegaskan Bupati Baddrut Tamam saat menyambangi lokasi longsor di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, kemarin (24/2). Baddrut berkunjung ke lokasi bersama Dandim 0826 Letkol Inf. Tedjo Baskoro, Kepala Pelaksana BPBD Amin Jabir, Kadinsos Mochammad Tarsun, Kepala Dinas PUPR Cahya Wibawa, Kapolsek Pasean Iptu Tugiman, dan sejumlah pihak terkait.


”Kita sangat berduka, duka yang begitu dalam kita rasakan. Bahkan bukan hanya bagi pemkab, tapi juga duka kemanusiaan,” terangnya. ”Semoga keluarga besar pesantren dan masyarakat sekitar diberikan kesabaran,” katanya.

Baddrut mengatakan, pemkab akan menelaah lebih dalam penyebab longsor yang mengakibatkan lima santriwati meninggal dunia. Setelah itu, pemkab akan menelaah masalah bantuan yang akan diberikan.

Baca Juga :  BRI Dukung Digitalisasi Pasar

Baddrut memastikan korban selamat dan patah tulang yang dirawat di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan gratis. Pemkab yang akan membiayai. ”Ini musibah dan duka kita bersama. Mudah-mudahan musibah ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Baddrut mengatakan, forkopimda dan Forkopimka Pasean akan bersama-sama memikirkan langkah taktis untuk mengatasi musibah dan pascamusibah di Ponpes An-Nidhamiyah. Dengan begitu, bisa membantu pembangunan lebih lanjut ponpes ini.

Baddrut menginstruksikan forkopimda dan forkopimka bergerak mengeruk tanah longsor yang masih menumpuk di bangunan pesantren. Lalu, membuat tangkis sementara mengantisipasi longsor susulan. ”Sudah kami sampaikan, masyarakat dan santri untuk terus waspada,” kata politikus PKB itu.

Setelah meninjau lokasi longsor, Bupati Baddrut bertolak ke Jalan Raya Pasean, tepatnya di Desa Tlontoraja. Sebab, jalan akses utama masyarakat pantai utara (pantura) itu terbelah. Di lokasi dia mengatakan akan menangani rekontsruksi jalan dengan cepat.

Baca Juga :  Ini Lima Alasan Pilih Baddrut Tamam di Pilkada 2018

”Besok sudah harus mulai ditinjau karena akses ini sangat penting untuk mobilitas ekonomi warga Waru dan Pasean,” pungkasnya. (ky/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/