alexametrics
20.5 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Dispendukcapil Kekurangan Belasan Ribu Blangko E-KTP

PAMEKASAN – Sampai saat ini sudah ada 35 ribu e-KTP warga yang siap cetak. Sayangnya, dokumen kependudukan itu belum bisa dicetak secara keseluruhan dalam waktu dekat ini. Sebab, persediaan blangko hanya 16 ribu lembar. Dengan demikian, dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) masih kekurangan 19 ribu blangko.

”Sebanyak 35 ribu blangko siap dicetak atau sudah penunggalan NIK dari pusat. Namun masyarakat masih banyak yang belum memprosesnya,” kata Kepala Dispendukcapil Pamekasan Herman Kusnadi Rabu (24/1).

Menurut Herman, ketersediaan blangko tidak bisa mencukupi kebutuhan 35 ribu e-KTP. Sebab, persediaan blangko hanya 16 ribu blanko.

”Kalau masalah blangko, kami memiliki 16 ribu. Jadi siapa yang cepat untuk mencetak, maka kebagian,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelayanan Datuk Duda Tak Maksimal

Herman berjanji akan melapor ke pemerintah pusat agar blangko segera terpenuhi. Dia memprediksi, blangko itu hanya akan mencukupi hingga Februari mendatang. Sebab  masyarakat yang mencetak setiap harinya banyak.

”Sebagian memang sudah ada warga yang mencetak. Tapi belum banyak,” terangnya.

Dia berharap masyarakat segera mengurus e-KTP. Persyaratan yang perlu dipenuhi fotokopi KK dan pengantar dari kepala desa. ”Kami akan koordinasi dengan camat dan kepala desa. Masyarakat bisa datang langsung untuk menanyakan kepada kami apakah sudah bisa dicetak atau belum,” pungkasnya.

PAMEKASAN – Sampai saat ini sudah ada 35 ribu e-KTP warga yang siap cetak. Sayangnya, dokumen kependudukan itu belum bisa dicetak secara keseluruhan dalam waktu dekat ini. Sebab, persediaan blangko hanya 16 ribu lembar. Dengan demikian, dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) masih kekurangan 19 ribu blangko.

”Sebanyak 35 ribu blangko siap dicetak atau sudah penunggalan NIK dari pusat. Namun masyarakat masih banyak yang belum memprosesnya,” kata Kepala Dispendukcapil Pamekasan Herman Kusnadi Rabu (24/1).

Menurut Herman, ketersediaan blangko tidak bisa mencukupi kebutuhan 35 ribu e-KTP. Sebab, persediaan blangko hanya 16 ribu blanko.


”Kalau masalah blangko, kami memiliki 16 ribu. Jadi siapa yang cepat untuk mencetak, maka kebagian,” ujarnya.

Baca Juga :  Sebelas Ribu Warga Belum Rekam E-KTP

Herman berjanji akan melapor ke pemerintah pusat agar blangko segera terpenuhi. Dia memprediksi, blangko itu hanya akan mencukupi hingga Februari mendatang. Sebab  masyarakat yang mencetak setiap harinya banyak.

”Sebagian memang sudah ada warga yang mencetak. Tapi belum banyak,” terangnya.

Dia berharap masyarakat segera mengurus e-KTP. Persyaratan yang perlu dipenuhi fotokopi KK dan pengantar dari kepala desa. ”Kami akan koordinasi dengan camat dan kepala desa. Masyarakat bisa datang langsung untuk menanyakan kepada kami apakah sudah bisa dicetak atau belum,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/