alexametrics
21.6 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Tak Alami Kendala Saat Berobat, Bukti KIS Sangat Bermanfaat

PAMEKASAN – Selama beberapa hari, Ach. Rifai harus menjalani perawatan di ppuskesmas karena sakit tipes. Beruntung, peternak kambing itu terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS). Sehingga, bisa berobat dengan mudah dan nyaman tanpa kendala yang berarti.

“Awalnya pusing dan panas seperti masuk angin. Tapi saya tetap bekerja di kebun. Karena tidak sembuh, akhirnya saya ke puskesmas,” ujar Rifai, warga Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur itu.

Menurut Rifai, dokter menyarankan menjalani rawat inap. Karena ingin segera pulih, Rifai mengikuti rekomendasi dokter. untuk segera beraktivitas seperti biasa. Apalagi, segala biaya pelayanan kesehatan dijamin oleh BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS.

Baca Juga :  Tunggakan BPJSKes ke RSUD Smart Rp 9,9 Miliar

“Waktu dibilang harus ngamar (rawat inap, Red), saya manut saja. Kata pak dokter, nanti biayanya sudah ditanggung BPJS (JKN–KIS). Alhamdulillah, setelah dirawat badan lebih baik dan tiga hari berikutnya sudah boleh pulang,” imbuhnya.

Pria berusia 44 tahun itu menuturkan, KIS sangat bermanfaat. Karena punya KIS, dia tidak perlu memikirkan biaya pelayanan kesehatan saat sakit. Terlebih, dirinya mendapatkan pelayanan yang baik dan tanpa kendala.

“Saya tahunya kalau berobat pakai KIS di puskesmas atau di rumah sakit sudah gratis. Tempo hari setelah berobat di puskesmas alhamdulillah lancar tanpa kendala. KIS sangat bermanfaat. Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS,” pungkasnya. (*/par)

Baca Juga :  Rp 400 Juta untuk Pengembangan Produksi Pokdakan

- Advertisement -

PAMEKASAN – Selama beberapa hari, Ach. Rifai harus menjalani perawatan di ppuskesmas karena sakit tipes. Beruntung, peternak kambing itu terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS). Sehingga, bisa berobat dengan mudah dan nyaman tanpa kendala yang berarti.

“Awalnya pusing dan panas seperti masuk angin. Tapi saya tetap bekerja di kebun. Karena tidak sembuh, akhirnya saya ke puskesmas,” ujar Rifai, warga Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur itu.

Menurut Rifai, dokter menyarankan menjalani rawat inap. Karena ingin segera pulih, Rifai mengikuti rekomendasi dokter. untuk segera beraktivitas seperti biasa. Apalagi, segala biaya pelayanan kesehatan dijamin oleh BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS.

Baca Juga :  Gelar Operasi Zebra 6 Hari, Polisi Tilang 329 Pelanggar di Pamekasan


“Waktu dibilang harus ngamar (rawat inap, Red), saya manut saja. Kata pak dokter, nanti biayanya sudah ditanggung BPJS (JKN–KIS). Alhamdulillah, setelah dirawat badan lebih baik dan tiga hari berikutnya sudah boleh pulang,” imbuhnya.

Pria berusia 44 tahun itu menuturkan, KIS sangat bermanfaat. Karena punya KIS, dia tidak perlu memikirkan biaya pelayanan kesehatan saat sakit. Terlebih, dirinya mendapatkan pelayanan yang baik dan tanpa kendala.

“Saya tahunya kalau berobat pakai KIS di puskesmas atau di rumah sakit sudah gratis. Tempo hari setelah berobat di puskesmas alhamdulillah lancar tanpa kendala. KIS sangat bermanfaat. Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS,” pungkasnya. (*/par)

Baca Juga :  Nyai Hindun: Perempuan Boleh Berkarir asal Tidak Langgar Syariat Islam

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/