alexametrics
28.9 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

KPU Pamekasan Diduga Lantik Kader Partai Jadi PPK

PAMEKASAN – Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mendapat sorotan. Rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) dituding tidak dilakukan dengan benar. Terbukti, salah satu anggota PPK yang dilantik tiga hari lalu diduga kuat kader partai politik (parpol).

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Oposisi (Araop) menggelar aksi turun jalan Kamis (23/11). Korlap Aksi Zainullah menganggap proses rekrutmen panitia pemilihan tidak beres. Rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS) juga tidak dilakukan sesuai prosedur.

Zain mengaku mengantongi bukti konkret. Salah satunya, adanya anggota PPK di Kecamatan Kadur yang diduga kader partai. Dugaan itu sangat kuat karena ada foto dokumentasi orang itu mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) salah satu parpol.

Baca Juga :  Produk Peserta SAE Diapresiasi Masyarakat

Di Kecamatan Proppo ditemukan mantan anggota parpol yang belum genap lima tahun lolos sebagai anggota PPK. Beruntung, orang tersebut kemudian mundur. ”Kok bisa kader partai lolos PPK?” katanya.

Zain juga menemukan pasangan suami istri lolos menjadi anggota PPS. Temuan terakhir adalah seorang TKI yang sekarang masih berada di luar negeri juga lolos sebagai anggota PPS. Temuan itu akan dilaporkan ke Panwaslu Pamekasan dan Bawaslu Jatim agar ditindaklanjuti.

”Komisioner KPU harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata mantan aktivis PMII itu.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah yang menemui massa menyampaikan terima kasih atas koreksi Araop. Temuan itu bakal ditindaklanjuti dengan mengkroscek ulang nama-nama yang dinyatakan lolos sebagai anggota PPK dan PPS. Jika benar ada kader partai lolos, pasti dicoret dan diganti.

Baca Juga :  Saiful Hadi, Alumnus yang Jadi Rektor IAIN Madura

Sementara untuk anggota PPS suami istri, Hamzah mengaku sudah diperbaiki sebelum pelantikan. Terkait TKI yang juga diduga lolos PPS, KPU akan segera mengkroscek. ”Temuan teman-teman Araop akan kami tindak lanjuti,” ujarnya. 

PAMEKASAN – Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mendapat sorotan. Rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) dituding tidak dilakukan dengan benar. Terbukti, salah satu anggota PPK yang dilantik tiga hari lalu diduga kuat kader partai politik (parpol).

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Oposisi (Araop) menggelar aksi turun jalan Kamis (23/11). Korlap Aksi Zainullah menganggap proses rekrutmen panitia pemilihan tidak beres. Rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS) juga tidak dilakukan sesuai prosedur.

Zain mengaku mengantongi bukti konkret. Salah satunya, adanya anggota PPK di Kecamatan Kadur yang diduga kader partai. Dugaan itu sangat kuat karena ada foto dokumentasi orang itu mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) salah satu parpol.

Baca Juga :  Terlambat, Calon Pegawai Negeri Sipil Langsung Didiskualifikasi

Di Kecamatan Proppo ditemukan mantan anggota parpol yang belum genap lima tahun lolos sebagai anggota PPK. Beruntung, orang tersebut kemudian mundur. ”Kok bisa kader partai lolos PPK?” katanya.

Zain juga menemukan pasangan suami istri lolos menjadi anggota PPS. Temuan terakhir adalah seorang TKI yang sekarang masih berada di luar negeri juga lolos sebagai anggota PPS. Temuan itu akan dilaporkan ke Panwaslu Pamekasan dan Bawaslu Jatim agar ditindaklanjuti.

”Komisioner KPU harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata mantan aktivis PMII itu.

Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah yang menemui massa menyampaikan terima kasih atas koreksi Araop. Temuan itu bakal ditindaklanjuti dengan mengkroscek ulang nama-nama yang dinyatakan lolos sebagai anggota PPK dan PPS. Jika benar ada kader partai lolos, pasti dicoret dan diganti.

Baca Juga :  Surat Suara Masih Kurang, Bawaslu Terus Awasi KPU

Sementara untuk anggota PPS suami istri, Hamzah mengaku sudah diperbaiki sebelum pelantikan. Terkait TKI yang juga diduga lolos PPS, KPU akan segera mengkroscek. ”Temuan teman-teman Araop akan kami tindak lanjuti,” ujarnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/